Riyadh Bank dan Pengusaha Saudi Tawarkan Bantuan Perbaikan Masjid di Sulteng

News | Selasa, 23 Oktober 2018 13:08
Riyadh Bank dan Pengusaha Saudi Tawarkan Bantuan Perbaikan Masjid di Sulteng

Reporter : Syahid Latif

Dewan Masjid Indonesia mencatat ada 195 masjid yang rusak akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah

Dream - Bank asal Arab Saudi, Riyadh Bank, menawarkan bantuan untuk memperbaiki sejumlah masjid yang rusak akibat gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah.

Tawaran bantuan itu disampaikan Riyadh Bank melalui utusannya, Branch Manajer Riyadh Bank Mamdouh Bin Mahmood Abdouh saat menemui Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), H Syafruddin, di Kantor Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, di Jakarta, kemarin, (Senin, 22 Oktober 2018).

" Riyadh Bank memberikan perhatian kepada umat Islam yang terkena bencana gempa dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah," kata manajemen Riyadh Bank dalam keterangan tertulis DMI yang diterima Dream.

Menurut Mamdouh Bin Mahmood Abdouh, rencana ini merupakan niat baik dari perusahaan untuk memberikan bantuan untuk perbaikan masjid-masjid yang mengalami kerusakan akibat gempa dan tsunami.

Sementara besaran biaya bantuan yang akan diberikan masih harus menunggu proposal dari Dewan Masjid Indonesia.

Selain Riyadh Bank, DMI juga melaporkan ada sejumlah pengusaha dari Arab Saudi yang telah menyampaikan komitmennya untuk membantu membangun kembali Masjid yang rusak berat, atau roboh akibat gempa bumi, tsunami dan likuifaksi yang terjadi 28 september 2018 lalu di Palu, Sigi dan Donggala.

Dari data yang dihimpun DMI tercatat ada 195 masjid yang rusak akibat bencana alam ini. Sekitar 50 masjid mengalami rusat berat, bahkan diantaranya ada yang rubuh dan menelan korban jiwa.

Salah satu masjid yang rubuh dan menelan korban jiwa itu terletak di desa Bulubete kecamatan Dolo Selatan Kanuoaten Sigi. Di masjd ini, sebanyak 9 orang jemaah meninggal dunia tertimpa kubah masjid saat melaksanakan salat magrib. " Salah seorang di antaranya imam masjid tersebut," ungkap DMI dalam keterangannya.

Melihat banyaknya masjid yang rubuh, Syafruddin mengajak para Muzakki, atau donator yang ingin beramal jariyah menyumbangkan sebagian hartanya untuk membangun kembali masjid yang rusak akibat bencana alam di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary
Join Dream.co.id