Riuh Video Gus Yaqut Ucapkan Selamat Hari Raya kepada Penganut Baha'i

News | Jumat, 30 Juli 2021 12:00

Reporter : Ahmad Baiquni

Baha'i terkesan asing bagi masyarakat Indonesia namun sebenarnya sudah ada sejak lama.

Dream - Sebuah video menayangkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tengah menjadi sorotan. Dalam video tersebut, Gus Yaqut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Naw Ruz.

" Kepada saudaraku masyarakat Baha'i di manapun berada, saya mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Naw Ruz 178 EB," ujar Gus Yaqut dalam video itu.

Video tersebut diunggah pada kanal YouTube Bahai Indonesia. Sedangkan format tampilannya tampak resmi, dengan menunjukkan lambang Kementerian Agama.

" Suatu hari pembaharuan yang menandakan musim semi spiritual dan jasmani setelah umat Baha'i menjalankan ibadah puasa selama 19 hari," kata dia.

Tetapi, video tersebut tidak ditemukan dalam kanal YouTube maupun akun media sosial resmi Kemenag. Demikian pula, dengan akun pribadi Gus Yaqut.

Dream berusaha mengonfirmasi video itu ke Kemeneterian Agama. Namun, tidak ada respons soal video tersebut.

Riuh Video Gus Yaqut Ucapkan Selamat Hari Raya kepada Penganut Bahai
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
2 dari 3 halaman

Dibolehkan Berkembang

Bagi masyarakat Indonesia, Baha'i mungkin asih asing. Agama ini sebenarnya sudah lama ada, namun keberadaannya memang jarang terbuka.

Di Indonesia sendiri, Baha'i belum diakui sebagai agama resmi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Baru ada enam agama yang secara resmi dianut masyarakat Indonesia dan diakui Negara yaitu Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Namun demikian, Pemerintah pernah membolehkan Baha'i hidup di Indonesia. Hak mereka sebagai warga negara tidak dicabut, artinya mereka tetap bisa memiliki dokumen resmi kependudukan.

Pada 2014, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mempersilakan Baha'i berkembang di Indonesia. Tetapi, agama ini tidak bisa dicantumkan dalam Kartu Tanda Kependudukan.

" Yang di-record (direkam) di KTP itu enam agama itu," kata Gamawan kala itu.

3 dari 3 halaman

Bukan Agama Baru

Gamawan mendasarkan pernyataannya pada surat Menteri Agama kala itu yang dijabat oleh Lukman Hakim Saifuddin. Dalam surat tersebut, Lukman menyatakan Baha'i terdaftar dalam Undang-undang 1 PNPS Tahun 1965 yang mengakui agama di luar enam agama resmi.

Lukman pun menyatakan Baha'i sebenarnya bukan agama baru. Namun pihaknya tidak meresmikan Baha'i sebagai agama baru di Indonesia.

" Baha'i sudah ada sejak lama, itu ada sejak abad 17, abad 18 sekian sudah ada," kata Lukman, dikutip dari Liputan6.com.

Join Dream.co.id