Tok! PN Surabaya Setujui Permohonan Ganti Kelamin

News | Rabu, 19 Februari 2020 15:03
Tok! PN Surabaya Setujui Permohonan Ganti Kelamin

Reporter : Maulana Kautsar

Tidak pernah menjalani operasi ganti kelamin.

Dream - Permohonan pergantian kelamin warga Bulak Rukem, Surabaya, Putri Natasya disetujui Pengadilan Negeri Surabaya. Putri kini resmi berstatus berkelamin pria dan berganti nama menjadi Ahmad Putra Adinata.

Hakim tunggal R Anton Widyopriyono mengatakan, penetapan pergantian kelamin ini ditetapkan karena sejumlah fakta yang menunjukkan bahwa Putri merupakan seorang pria.

Hingga umur 19 tahun dia tidak pernah mengalami menstruasi sebagaimana perempuan umum. Ahli dokter kandungan juga menyebut, Putri dinyatakan tidak memiliki kandungan dan sel telur.

" Hasil pemeriksaan USG menurut ahli dokter kandungan menyatakan, pemohon tidak memiliki kandungan, tidak memiliki sel telur, dan tidak pernah mengalami haid atau menstruasi," kata Anton, Rabu, 19 Februari 2020.

 

2 dari 7 halaman

Melaporkan ke Dinas Terkait

Dari fakta-fakta itu lah, hakim pun mengabulkan permohonan Putri untuk mengubah statusnya menjadi laki-laki.

" Mengabulkan permohonan pemohon. Menetapkan pemohon berubah status jenis kelamin, dari semula jenis kelamin perempuan menjadi jenis kelamin laki-laki. Menetapkan pergantian nama pemohon yang semula bernama Putri Natasya menjadi Ahmad Putra Adinata," kata dia.

Selain itu, dalam penetapannya, hakim juga memerintahkan kepaga pemohon agar segera melaporkan perubahan status jenis kelamin ini pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya, paling lambat 30 hari sejak diterimanya salinan penetapan tersebut.

Usai permohonan diterima, Ahmad Putra Adinata mengaku bersyukur. Tidak banyak kata yang diucapkan pemuda bertubuh gempal tersebut. " Alhamdulillah," kata Putra.

 

3 dari 7 halaman

Kelainan Medis

Sementara itu, kuasa hukum Putra, Martin Suryana mengatakan, penetapan hakim ini menegaskan Putra sejak lahir memang berjenis kelamin laki-laki meski diakuinya dia mengalami kelainan medis.

Dia kembali menegaskan, jika dalam kasus ini tidak pernah ada operasi ganti kelamin. Tetapi, dia menyebut Putra hanya mengalami penyempurnaan kelamin.

" Perhari ini, dalam hukum secara administrasi, dalam catatan negara bahwa status Putra bukan lagi perempuan tapi laki-laki, bukan karena ganti kelamin. Tetapi, karena memang dari lahir, putra terlahir sebagai seorang laki-laki," ucap dia.


Sumber:

4 dari 7 halaman

Jalani Operasi Plastik Diam-Diam, Wanita Ini Tak Dikenali Saat Pulang ke Rumah

Dream - Memiliki penampilan cantik tentunya menjadi dambaan setiap wanita. Pada beberapa orang, menjadi cantik bahkan sudah sampai tahap obsesi. Apapun akan mereka lakukan demi mendapat predikat tersebut.

Praktik mempercantik diri yang lazim kita ketahui adalah melalui prosedur operasi plastik. Beberapa wanita bahkan rela merogoh uang jutaan bahkan sampai miliaran rupiah demi mengubah bentuk tubuh lewat operasi tersebut. 

Tindakan serupa dilakukan seorang wanita asal Vietnam bernama Tran Vu Van Anh.

Wanita muda yang baru berusia 22 tahun ini kerap merasa wajah aslinya tak cantik.

Tran sering kali malu dan tidak percaya diri lantaran memiliki hidung yang besar dan bentuk dagu yang tak ideal.

5 dari 7 halaman

Kerja Siang Malam Kumpulkan Uang

Dilansir dari laman asiaone.com, demi mewujudkan impiannya untuk memiliki wajah cantik, wanita ini pun rela bekerja keras siang dan malam.

Ia bekerja sebagai resepsionis dan pelayan restoran di dua tempat yang berbeda untuk mengumpulkan unag demi biaya operasi pastik.

Di usianya yang ke 19 tahun, Tran Vu Van Anh berhasil mengumpulkan uang untuk melakukan prosedur pertama, yaitu operasi perubahan hidung.

Setelah itu, ia kembali ke meja operasi untuk membesarkan payudara, kelopak mata dan filler wajah.

Satu hal yang membuatnya berbeda dari orang-orang adalah dirinya yang melakukan operasi plastik tanpa diketahui satupun anggota keluarganya.

 Operasi Plastik© dream.co.id

Foto: facebook/Tran Vu Van Anh

6 dari 7 halaman

Takut Bilang ke Orang Tua

" Aku paling takut ketika menjalani operasi pertama. Keluargaku saat itu tidak tahu. Hanya ada teman dekat yang menemaniku. Di meja operasi, aku hanya bisa mempercayakan pada dokter dan berharap semuanya berjalan lancar," ceritanya.

Tran memang sengaja tidak memberitahu keluarganya tentang operasi plastik yang dijalaninya. Dia menganggap keluarganya masih terlalu konservatif.

Ia takut jika keputusanya memiliki wajah impian mendapat larangan keras dari keluarganya, terutama sang ibu.

Nyatanya apa yang ditakutkannya itu benar-benar dialami. Saat pulang kerumah untuk pertama kalinya setelah melakukan operasi plastik, keluarganya tidak mengenali wajahnya sama sekali.

 Operasi Plastik© dream.co.id

7 dari 7 halaman

Tak Ada yang Mengenali

Reaksi penolakan paling kuat datang dari sang ibu. Ibunya menolak bicara dengannya selama sebulan penuh. Setelah sebulan berlalu, akhirnya sang ibu luluh juga.

Ia mengatakan bahwa sang ibu sudah menerima kondisi dirinya dengan wajah baru.

Beruntung, setelah tiga tahun melewati prosedur operasi plastik, ia merasa sangat puas dengan hasilnya. Ia mengaku memutuskan operasi plastik untuk mengubah hidupnya.

" Untungnya semua prosedur berjalan sukses. Dengan beberapa kali operasi, akhirnya aku bisa lebih percaya diri setelah bertahun-tahun merasa minder," jelasnya.

Diketahui sekarang ia sedang bekerja di industri kecantikan karena obsesinya dengan dunia tersebut.

Terkait
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id