Selebgram Rachel Vennya Divonis 4 Bulan Penjara dan Denda Rp50 Juta

News | Jumat, 10 Desember 2021 19:39

Reporter : Ahmad Baiquni

Rachel Vennay berkesempatan tak peru menjalani vonis penjara jika dalam masa percobaan 8 bulan tak melakukan pelanggaran pidana.

Dream - Selebgram Rachel Vennya dinyatakan terbukti bersalah melakukan pelanggaran aturan karantina. Demikian pula dengan sang kekasih, Salim Nauderer dan sang manager, Maulida Khairunnisa.

Atas pelanggaran tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menjatuhkan pidana penjara kepada setiap terdakwa masing-masing empat bulan. Tetapi, vonis tersebut tidak perlu dijalani lantaran hakim menetapkan masa percobaan kepada ketiganya selama delapan bulan.

" Menjatuhkan pidana kepada para terdakwa dengan pidana masing-masing empat bulan (penjara), dengan ketentuan hukuman tersebut tidak perlu dijalani kecuali dengan putusan hakim diberikan perintah lain," demikian amar putusan yang dibacakan pada persidangan di PN Tangerang.

Selain penjara, majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda. Masing-masing terdakwa dikenai denda sebesar Rp50 juta. Jika tidak dapat memenuhi denda, para terdakwa harus menjalani penjara 1 bulan.

 

 

Selebgram Rachel Vennya Divonis 4 Bulan Penjara dan Denda Rp50 Juta
Rachel Vennya
2 dari 6 halaman

Pertimbangan Hakim

Dalam menjatuhkan putusan, majelis hakim mempertimbangkan hal yang memberatkan. Pertimbangan tersebut yaitu Rachel merupakan public figure dianggap memberikan contoh buruk dengan melanggar aturan kekarantinaan kesehatan.

Sedangkan hal meringankan, Rachel membuat pengakuan terbuka atas kesalahannya dan tidak berbelit-belit memberikan keterangan dalam persidangan. Selain itu, Rachel dinyatakan negatif Covid-19, demikian pula dengan dua terdakwa lain.

" Hasil tes para terdakwa pada saat kejadian negatif sehingga kecil kemungkinan akan menularkan penyakit kepada masyarakat lainnya," demikian amar putusan hakim.

Vonis yang dijatuhkan hakim ini sesuai dengan tuntutan jaksa. Sedangkan vonis dibacakan dalam persidangan cepat usai Jaksa Penuntut Umum membacakan nota penuntutan, dikutip dari Merdeka.com.

3 dari 6 halaman

Polisi Bergerak Cepat Lengkapi Berkas Perkara Pelanggaran Karantina Rachel Vennya

Dream - Direktur Kriminal Umum (Dikrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mempercepat penyelesaian berkas perkara pelanggaran karantina kesehatan yang dilakukan selebgram Rachel Vennya. Pemeriksaan tersangka dilakukan di Polda Metro Jaya pada Senin, 8 November 2021.

Kombes Tubagus Ade Hidayat menerangkan, hingga hari ini penyidik masih mendalami kaburnya tersangka dari RSDC Wisma Pademangan. Hasil pemeriksaan yang berlangsung hari ini akan dituangkan ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

" Yang digali masalah itu aja, kan sudah tahu. Berkaitan permasalahannya Undang-Undang kekarantinaan dan Undang-Undang Wabah Penyakit," kata Ade Hidayat dikutip dari Merdeka.com, Senin 8 November 2021.

Ade menerangkan, kepolisian kini terus melengkapi berkas administrasi agar bisa segera dikirim ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

" Sekarang kelengkapan berkasnya sebagai tersangka. Iya agar segera dikirim dulu ke kejaksaan," ucap dia.

 

4 dari 6 halaman

Rachel Vennya Masih Bungkam

Dilansir dari Merdeka.com, Rachel Vennya bersama sang kekasih, Salim Nauderer, tiba di Polda Metro Jaya pada Senin, 8 November 2021 sekira pukul 14.20 WIB. Ia dan kekasih menerobos barikade wartawan yang sudah menunggu sejak pagi.

Ketegangan sempat terjadi antara rombongan Rachel Vennya dan wartawan saat mencoba meminta penjelasan terkait materi pemeriksaan hari ini. Namun ia bungkam dan berujung pada aksi dorong-dorongan.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengadakan gelar perkara kaburnya Rachel Vennya dari Amerika Serikat.

Hasilnya, empat orang ditetapkan menjadi tersangka yaitu Rachel Vennya, Salim Nauderer dan Maulida Khairunnisa serta satu orang seorang tersangka insial OP yang bekerja sebagai protokoler di Bandara Soekarno-Hatta.

Sumber: merdeka.com

5 dari 6 halaman

Alasan Rachel Vennya Ogah Jalani Karantina: 'Terlalu Berpikir Pendek'

Dream - Rachel Vennya ungkap alasan tak menjalani karantina usai pulang dari Amerika Serikat pada 17 September 2021.Ternyata karena rindu dengan kedua anak-anaknya.

" Alasan aku emang nggak bisa diterima dan alasan aku karena aku ingin ketemu sama anak-anak, tapi itu bukan alasan tepat," ujar Rachel Vennya di kanal YouTube Boy William.

Rachel menyesali perbuatannya tersebut dan seharusnya tidak bersikap seperti itu. Karena bisa membahayakan keselamatan orang yang ada disekitarnya.

" Iya terlalu berpikir pendek juga sih, harusnya emang nggak kaya gitu (Tidak karantina). Aku minta maaf apapun itu alasannya, mau alasan aku bilang kangen sama anak-anak aku," imbuh dia.

 

6 dari 6 halaman

Bukan karena Ulang Tahun di Bali

Mantan istri Nikon Al Hakim tersebut juga menepis kabar soal mendapatkan keistimewaan karena seorang selebgram, sehingga bisa lolos dari karantina.

" Aku nggak merasa itu privilese aku, nggak ada yang bilang kalau aku bisa skip karantina nggak ada. Emang aku lalai melakukan kewajban aku sebagai warga negara Indonesia," tuturnya.

Ia juga menjawab isu tak menjalani karantina karena ingin mengadakan pesta ulang tahun di Bali. Ibu dua anak tersebut menepisnya.

" Harusnya karantina 17 September sampai 25 September. 25 September sore aku baru ke Bali, kalau narasinya aku kabur karantina untuk merayakan karantina di Bali nggak seperti itu," tutur dia.

Join Dream.co.id