Putri Raja Salman Hadapi Sidang Penganiayaan di Perancis

News | Sabtu, 15 Juni 2019 06:01
Putri Raja Salman Hadapi Sidang Penganiayaan di Perancis

Reporter : Ahmad Baiquni

Putri Hasna bin Salman dijerat kasus pemukulan terhadap pekerja renovasi.

Dream - Putri penguasa Arab Saudi Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud, Hassa bin Salman, dihadapkan ke Pengadilan Perancis bulan depan.

Dia terjerat kasus dugaan penganiayaan pekerja renovasi di apartemennya. Putri Hassa diduga menyuruh pengawalnya untuk memukuli fotografer yang memotret apartemennya.

Kejadian itu berlangsung pada September 2016 di apartemen mewah milik Putri Hassa di Avenue Foch di Paris barat, Perancis.

Dikutip dari Channel News Asia, sidang atas kasus ini dijadwalkan digelar pada 9 Juli nanti. '

Seseorang yang diduga sebagai korban mengaku disewa untuk merenovasi sebagian ruangan di apartemen mewah itu. Tetapi, Putri Hassa menuduhnya mengambil gambar ruangan apartemen dan menjualnya ke media.

Pria itu lantas menuding Putri Hassa menyuruh pengawalnya memukuli korban.

 

2 dari 2 halaman

Klaim Penyiksaan

Majalah Le Point melaporkan adik dari Putra Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman itu berteriak, " Bunuh dia, an*** dia tak pantas hidup."

Pekerja itu mengaku dipukul di wajah, tangannya diikat, dan dipaksa mencium kaki Putri Hasna selama dalam penyiksaan. Alat-alatnya disita sebelum dia dibolehkan pergi.

Laporan AFP menyebut luka yang dialami pekerja itu cukup parah. Sehingga dia diharuskan absen kerja selama delapan hari.

Pengawal Putri Hasna didakwa dengan kejahatan bersenjata, pencurian, ancaman pembunuhan, serta menyekap seseorang pada 1 Oktober 2016.

Sementara Putri Hasna diperkirakan tidak hadir dalam persidangan karena hingga saat ini belum ditahan. Padahal, surat perintah penahanan internasional sudah dikeluarkan pada 2017. (ism)

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham
Join Dream.co.id