Puti Guntur dan 'Jas Merah' Bung Karno

News | Selasa, 30 Januari 2018 13:13
Puti Guntur dan 'Jas Merah' Bung Karno

Reporter : Sandy Mahaputra

Kunjungan itu sebagai bukti bahwa cucu Bung Karno itu tidak melupakan apa yang dipesankan kakeknya yaitu Jas Merah.

Dream - Puti Guntur Soekarno, putri tunggal pasangan Guntur Soekarno dan Henny Emilia Hendayani benar-benar konsisten dengan apa yang diajarkan dan dipesankan kakeknya, Soekarno.

Untuk tidak sekali-kali melupakan sejarah atau yang mashur dengan 'Jas Merah' dalam kehidupan ini.

Semboyan yang diucapkan oleh Bung Karno dalam pidato pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966 kini diaplikasikan oleh cucunya, Puti Pramathana Puspa Seruni Paundrianagari Guntur Soekarno Putri.

Sejak terjun di Jawa Timur, pendamping Cagub Saifullah Yusuf atau Gus Ipul itu mulai mewujudkan semboyan pidato terakhir Bung Karno dengan berziarah ke sejumlah makam ulama, waliyullah, tokoh bangsa dan para pejuang yang ikut mendirikan Bangsa Indonesia ini di wilayah Jawa Timur.

Istri Joy Kameron itu mengawali ziarah ke makam kakeknya, Soekarno yang berada di Kota Blitar. Di pusara Bapak Proklamator yang juga Presiden pertama RI itu, Puti sangat khusyuk berdoa. Ziarah itu dilakukan pasca mendaftar di KPU Provinsi Jatim.

Ziarah kemudian dilanjut ke berziarah ke makam Syaichona Cholil yang terletak di kompleks Masjid Syaichona Cholil, Desa Martajasah, Kabupaten Bangkalan. Ibu dua anak itu juga berziarah ke Makam Ki Ageng Bungkul dan makam Sunan Ampel di Surabaya.

Kemudian, safari religi itu dilanjut ke makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, menteri agama pertama KH Wahid Hasyim, dan Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di kompleks Ponpes Tebu Ireng, Kabupaten Jombang. Serta ziarah ke makam pengasuh Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang.

Puti menyatakan, dalam sejarah berdirinya republik bangsa Indonesia tidak terlepas dari pendahulu kita yang berjuang dengan pertumpahan darah dan nyawa sekalipun sebagai taruhannya.

" Kita semua tahu bahwa beliau-beliau adalah ulama besar yang menyebarkan spirit keindonesiaan dalam balutan ajaran agama yang teduh dan mengayomi," ujar Puti kepada merdeka.com dikutip Dream, Selasa 30 Januari 2018.

" Bangsa ini berutang budi kepada beliau-beliau. Indonesia ada bukan dari satu kelompok saja, tetapi memang dari kerjasama berbagai kelompok kebangsaan," tambahnya.

Selain berziarah, Puti jugabersilaturahmi ke sejumlah ulama, kiai dan sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur, serta mengunjungi tempat bersejarah. Kunjungan itu sebagai bukti bahwa cucu Bung Karno itu tidak melupakan apa yang dipesankan kakeknya yaitu Jas Merah.

Join Dream.co.id