Puan Maharani, Perempuan Pertama di Pucuk DPR

News | Rabu, 2 Oktober 2019 11:02
Puan Maharani, Perempuan Pertama di Pucuk DPR

Reporter : Mutia Nugraheni

Sang bunda, Megawati Soekarnoputri, merupakan Presiden perempuan pertama RI. Sang Kakek, Presiden RI pertama yang juga proklamator.

Dream - Nama Puan Maharani tak bisa dilepaskan dari sosok sang ibu, Megawati Soekarnoputri. Dulu, ibunya jadi Presiden RI perempuan pertama. Sementara Sang Kakek, Bung Karno, menjadi Presiden Pertama RI. 

Kini giliran Puan yang menjadi perempuan pertama yang memimpin Dewan Perwakilan Rakyat, DPR. Puan terpilih menjadi Ketua DPR periode 2019-2024.

Keputusan itu disepakati dalam rapat konsultasi di DPR. " Puan Maharani ketuanya," kata pimpinan sementara DPR Abdul Wahab Dalimunthe.

Puan bukanlah orang baru di dalam dunia politik. Sebelumnya ia juga berkiprah di DPR sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI periode 2009-2014.

Lalu, siapakah sosok Puan Maharani sang Ketua DPR yang baru saja dipilih? Berikut profilnya:

2 dari 6 halaman

Lulusan Universitas Indonesia

Puan Maharani adalah lulusan Sarjana Komunikasi dari Universitas Indonesia atau UI. Saat masih kuliah, Puan berkesempatan magang di majalah Forum Keadilan dan merasakan tantangan dunia jurnalistik, seperti mencari narasumber dan kesibukan di kantor jelang naik cetak.

 Begini Kecintaan Puan Maharani pada Kebaya© MEN

Terlahir dalam keluarga politisi membuat Puan sejak kecil sudah terbiasa dengan hingar bingar panggung politik. 

3 dari 6 halaman

Penerus Trah Soekarno

Ibunda Puan adalah Megawati Soekarnoputri, Presiden RI kelima sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan. Kini, ia semakin mantap terjun ke panggung politik bersiap diri menjadi penerus dinasti Soekarno.

 Megawati Soekarnoputri© MEN

Dalam kampanye di Jawa Timur beberapa tahun lalu, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara resmi memperkenalkan putri tunggalnya Puan Maharani sebagai penerusnya kepada publik.

4 dari 6 halaman

Aktif di Mega Center

Seiring dengan perjalanan waktu, Puan semakin terlibat dalam proses politik. Pada masa pemilihan presiden 2009, Puan terlibat aktif di Mega Center, lembaga yang menangani pemenangan Megawati jadi presiden, walaupun menurutnya posisinya itu hanya sebagai observer.

 Menko PMK Puan Maharani dan Pangeran Khalid© Istimewa

Wanita kelahiran Jakarta, 6 September 1973 ini merupakan anak ketiga Megawati Soekarnoputri atau anak pertama Megawati dari suaminya Taufiq Kiemas.

Saat ibunda Puan, Megawati menjadi Presiden RI pada periode 2001-2004, ia selalu berada di samping ibunya, baik saat melakukan kunjungan resmi ke daerah maupun ke luar negeri. Sehingga tanpa disadari, aktivitas itu telah memperkenalkan Puan Maharani ke panggung politik.

 

5 dari 6 halaman

Familiar di kalangan politisi

Dengan mendampingi sang bunda, Puan Maharani semakin familiar di kalangan masyarakat, teristimewa pada masyarakat politisi.

 Puan Maharani Jadi Ketua DPR Periode 2019-2024© MEN

Di samping melakukan kunjungan-kunjungan, istri dari Happy Hapsoro ini pun beberapa kali pernah dipercaya sang ibu melakukan kegiatan sosial. Dari situ, ia juga kemudian belajar banyak mendekati wong cilik.

 

6 dari 6 halaman

Visi Misi Puan

Nama besar orangtua memang tidak mungkin dipisahkan dari keberhasilan Puan di kancah politik nasional. Namun, Puan sendiri tampaknya memang ingin membuktikan, dirinya mampu dan layak menjadi politisi andal sekaligus jadi wakil rakyat yang bertanggung jawab. Tanpa melihat faktor dari nama besar kedua orangtuanya.

Puan menginginkan PDIP diisi dengan orang-orang yang kompeten dan mempunyai integritas tinggi.

Ia percaya PDIP bisa terus berkembang jika dikelola orang-orang profesional yang memiliki kesamaan visi, misi, dan ideologi.


Laporan Galih Setyo Pribadi/ Sumber: Merdeka.com

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id