Cari Meteran Jatuh, Cerita di Balik Pria Terjun ke Lumpur Ini Bikin Sedih

News | Senin, 19 Agustus 2019 10:01
Cari Meteran Jatuh, Cerita di Balik Pria Terjun ke Lumpur Ini Bikin Sedih

Reporter : Sugiono

Tanpa memikirkan keselamatan dirinya, dia melompat dari atas jembatan untuk mengambil meteran atau pita ukur.

Dream - Sebagian benda mungkin terlihat biasa dan tidak berharga bagi kita, tapi sangat bernilai bagi orang lain. Itu semua karena memori atau kenangan khusus yang melekat pada benda-benda tersebut.

Seseorang akan melakukan apapun saat mengetahui benda kenangan yang dimilikinya hilang. Pemiliknya tak ingin kehilangan benda itu meski harus bertaruh nyawa.

Tindakan itulah yang ditunjukan seorang pria Thailand yang bekerja sebagai pandai besi di Chonburi.

Tanpa memikirkan keselamatan dirinya, pria 41 tahun itu melompat dari atas jembatan untuk mengambil meteran atau pita ukur.

2 dari 4 halaman

Berawal dari Jalan-jalan di Atas Jembatan

Pita ukur yang jatuh ke dalam lumpur laut itu merupakan hadiah dari istrinya yang sudah meninggal dunia.

Dilaporkan bahwa pria itu sedang berjalan-jalan di jembatan baru di atas laut. Karena sedang surut, laut di bawah jembatan itu penuh lumpur.

Dia kemudian mengeluarkan pita ukur dari celananya. Sial, pita ukur itu tiba-tiba terlepas dari genggaman dan jatuh ke dalam lumpur di bawah jembatan.

 Berkorban demi pita ukur yang harganya tak seberapa.

Bagi sebagian orang, pasti akan meninggalkan pita ukur yang harganya tak seberapa itu. Tapi tidak bagi pria Thailand tersebut.

3 dari 4 halaman

Terjun dari Jembatan

Tanpa pikir panjang, pria itu langsung melompat dan terjun dari jembatan ke dalam lumpur untuk mengambil pita ukur itu.

Ternyata lumpur laut tersebut sangat dalam bagi pria itu untuk naik ke permukaan. Beruntung, ada orang yang lewat dan melihat topi dan sepatu pria itu di atas jembatan.

 Pria ini langsung terjun dari atas jembatan demi pita ukur.

Setelah menengok ke bawah, dia melihat tangan pandai besi itu menggapai-gapai untuk keluar dari lumpur. Orang itu segera melapor ke pihak berwajib, memberitahu ada orang yang jatuh ke laut.

Polisi memberi pertolongan dengan tali hingga akhirnya pria itu bisa keluar dari lumpur. Proses penyelamatan pandai besi itu memakan waktu hingga 40 menit.

4 dari 4 halaman

Pita Ukur Kenangan dari Mendiang Istri

Ketika ditanya mengapa rela berkorban nyawa demi sebuah pita ukur, pria itu memberi jawaban yang mengharukan.

Pandai besi itu mengatakan bahwa pita ukur itu sangat penting baginya. Karena itu hadiah dari istrinya sebelum dia meninggal dunia.

 Akhirnya dia berhasil diselamatkan dari lumpur

" Dia bilang untuk menjaga pita ukur itu, dan saya hanya ingin memenuhi pesannya meski dia sudah tidak ada lagi," katanya.

Setelah membersihkan diri dan mendapat pertolongan medis, pria itu pulang tanpa mengalami luka sama sekali meski melompat dari atas jembatan.

(Sah, Sumber: World of Buzz)

Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Join Dream.co.id