Tak Tahan Ingin Makan Mie, Pasien Kabur dari Pusat Karantina Corona

News | Rabu, 27 Mei 2020 11:00
Tak Tahan Ingin Makan Mie, Pasien Kabur dari Pusat Karantina Corona

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Pria ini malah melepaskan gelang dan melarikan diri dari hotel untuk pergi ke kedai kopi dan makan mie.

Dream - Pandemi Covid-19 mengharuskan negara memperketat pengawasan terhadap pasien yang telah terinfeksi. Para pasien yang membawa virus corona ini diharuskan menjalani karantina atau isolasi agar tidak menulari orang lain. Tindakan ini juga untuk membantu mereka sembuh dari penyakit tersebut.

Namun sangat disayangkan ada beberapa para pasien ini yang kurang sabar dan tak tahan dengan karantina. Mereka berusaha mencari cara agak bisa kabur dari pusat karantina. Salah satunya dilakukan seorang pria asal Malaysia ini.

Seorang pria di Sibu, Serawak diketahui ditempatkan di sebuah hotel untuk melakukan karantina selama 14 hari. Tak diketahui dengan jelas apakah pria ini positif terinfeksi virus corona atau tidak. Namun faktanya dia dimasukan ke isolasi kelas pertama dan berstatus pasien dalam pemantauan.

2 dari 3 halaman

Pakai Gelang QR Code

Pada hari ke-7 masa karantina, pria ini rupanya sudah tak tahan. Dia memutuskan melarikan diri.

Menurut laporan Sin Chew Daily, pria 27 tahun ini sudah dimasukan ke dalam karantina dan telah diberikan gelang dengan QR Code agar memudahkan pihak berwenang melakukan pemantauan.

Dalam peraturan, dijelaskan siapa yang mengenakan gelang berkode QR harus mematuhi karantina yang wajib dijalankan selama 14 hari. Mereka yang merusak gelang dianggap melanggar hukum.

3 dari 3 halaman

Sengaja Pamer di Facebook

Dilansir dari World of Buzz, pria ini melepaskan gelang tersebut dan melarikan diri dari hotel untuk pergi ke kedai kopi. Rupanya dia sudah tak tahan untuk menyantap mie di kedai tersebut.

Pria ini juga tak tahan untuk memamerkan aksinya dengan membagikan unggahan foto saat dia makan hidangan tersebut. Di akun Facebook dia menuliskan narasi " Hari Karantina 7" .

Banyak netizen yang mengkritik perilakunya yang melanggar hukum dan kemungkinan bisa menularkan virus corona ke orang lain. Tak sedikit pula dari netizen yang menyebut perbuatan pria ini sangat aneh karena berani melanggar hukum hanya untuk makan mie.

Setelah unggahannya di Facebook menjadi viral, ia langsung menyerahkan diri ke kantor polisi Sibu Jaya pada 25 Mei 2020. Pihak kepolisian tengah menangani kasus ini dan pria tersebut dibawa ke Kementerian Kesehatan.

Sumber: World of Buzz

Join Dream.co.id