Jokowi Buka Kemungkinan Koruptor Dihukum Mati

News | Selasa, 10 Desember 2019 07:00
Jokowi Buka Kemungkinan Koruptor Dihukum Mati

Reporter : Maulana Kautsar

Menunggu usulan dari masyarakat.

Dream - Presiden Joko Widodo membuka peluang revisi undang-undang yang mengatur hukuman mati bagi koruptor. Dia berharap, ada usulan dari rakyat mengenai undang-undang tersebut.

" Itu yang pertama, kehendak masyarakat," kata Jokowi dilaporkan Merdeka.com, Senin, 9 Desember 2019.

Jokowi mengatakan, aturan mengenai hukuman koruptor bisa masuk dalam Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi atau Tipikor.

" Itu dimasukkan (ke RUU Tipikor) tapi sekali lagi juga tergantung yang ada di legislatifnya," kata dia.

Menurut Jokowi, hukuman untuk para koruptor selama in masih terbilang ringan. Hukuman mati bagi koruptor, kata Jokowi, hanya menyasar untuk koruptor dana bantuan bencana alam nasional.

" Kalau korupsi bencana alam dimungkinkan (dihukum mati). Misalnya, ada bencana tsunami di Aceh atau di NTB, kita ada anggaran untuk penanggulangan bencana, duit itu dikorupsi, bisa," kata Jokowi.

(Sah, Sumber: Merdeka.com/Supriatin)

2 dari 7 halaman

3 Menteri Main Drama Anti Korupsi, Lihat Peran yang Didapat Erick Thohir

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pentas di SMKN 57 Jakarta untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. Drama yang disaksikan berkisah tentang pelajar dan penjual bakso.

Jokowi menjelaskan, drama ini bercerita tentang seorang anak yang ingin menggunakan uang pentas untuk jajan semangkok bakso. Saat ingin membelanjakan uangnya, dia bertemu dengan penjual bakso yang bijak.

“ Anak sekolah dinasehati untuk tak menyalahgunakan uang bersama kepentingan pribadi,” tulis Jokowi di akun Instagramnya @jokowi, dikutip Dream, Senin 9 Desember 2019.

Diketahui dreama itu bertajuk “ Prestasi Tanpa Korupsi”. Drama ini membawa pesan bahwa korupsi dilarang, sekecil apa pun bentuknya.

“ Drama bertajuk Prestasi Tanpa Korupsi itu membawa pesan sederhana bahwa perilaku korupsi, sekecil apa pun bentuknya – korupsi uang, waktu, nepotisme, dan lain-lain -- tidak diperbolehkan,” tulis dia.

Drama ini menjadi perhatian presiden karena para pemainnya ternyata bukan orang biasa. Ada tiga pembantunya di kabinet yang turut bermain di lakon tersebut. Pertunjukan drama ini juga dimeriahkan oleh Bedu dan Soji.

Para menteri yang bermain di drama itu adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama. Dua menteri ini tampil dengan menggunakan pakaian anak SMA berupa seragam putih dan celana abu-abu. 

Satu menteri lagi yang bermain di drama itu adalah Menteri BUMN, Erick Thohir. 

“ Oh ya, para pemeran drama singkat tadi sungguh istimewa. Tahukah Anda siapa penjual bakso dan anak-anak sekolah di pentas itu?” tulis Jokowi.

Penampilan Erick memang tak terlihat jelas dibandingkan dua rekannya sesama menteri, Nadiem dan Wishnutama. Namun coba kamu zoom foto tukang bakso tersebut. 

Ternyata Erick Thohir mendapat lakon sebagai abag tukang bakso di drama tersebut. 

" Kang baso paling tajir sedunia itu mah.." komentar akun @chrysantono,

Ada juga yang mengomentari penampilan Nadiem Makariem. " Pak nadiem pasti anak ipa nih," tulis akun @karentaniaa

3 dari 7 halaman

Warganet: Nadiem Masih Cocok Pakai Seragam SMA

Warganet takjub melihat sebagian besar aktornya adalah para menteri Jokowi.Malah, ada yang menyebut Nadiem masih cocok memerankan pelajar SMA.

" Mas Nadiem masih cocok pakai baju SMA," tulis _gofygoober.

" Wow, Pak Nadiem Makarim,' tulis @bella_putriput.

" Kocak juga nih para menterinya pakde," tulis @melsaproject.

" Pak Erick Thohir *Sepeda Pak Sepedaaaa," tulis @ekoirwannn.

4 dari 7 halaman

Jokowi Respons Aksi Peselancar Filipina yang Bantu Atlet Indonesia di SEA Games

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi apresiasi ke peselancar Filipina, Roger Casugay, yang menolong atlet Indonesia, Arip Nurhidayat, saat tergulung ombak dalam ajang SEA Games.

"Memenangkan kompetisi itu penting sportivitas olah raga juga harus dijunjung tinggi, tapi kemanusiaan di atas segalanya," tulis Jokowi pada unggahan Instagram, Senin 9 Desember 2019.

Insiden yang dianggap heroik ini terjadi saat ketatnya pertarungan cabang selancar SEA Games 2019 di Provinsi La Union.

Kala itu, Roger berpeluang besar menyabet medali emas, namun dia rela menghentikana lomba untuk menolong Arip yang jatuh dari papan selancar.

      View this post on Instagram

Memenangkan kompetisi itu penting, sportivitas olahraga juga harus dijunjung tinggi, tapi kemanusiaan di atas segalanya. Apresiasi saya untuk peselancar Filipina, Roger Casugay, yang merelakan kesempatan meraih medali emas demi menolong pesaingnya, atlet Indonesia Arip Nurhidayat yang terjatuh dalam lomba. Salam hormat dari Indonesia.

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

5 dari 7 halaman

Meski begitu, peristiwa ini dikabarkan tak seheboh yang dibicarakan. Seorang warganet menyebut sesungguhnya kondisi Arip baik-baik saja.

" Bener itu hehe saya dpt info di grup veteran’s surfer klo arip sebenrnya kasi sinyal ???????? tapi judger tower salah tangkap maksud dan nyuruh Roger ke arah Arip utk bantu, anyway salut buat Roger," tulis seorang warganet.

Dream mencoba menghubungi Arip, namun belum mendapat jawaban. Tapi, di Instagram Stories miliknya dia hanya membantah berita yang dibuat portal online yang menyebut Roger melepas emas demi menyelematkan Arip.

" Ga gituh juga mas beritanya," kata Arip sembari membubuhi emoji tertawa.

6 dari 7 halaman

Aksi Peselancar Filipina Lepas Emas Demi Selamatkan Atlet Indonesia

Dream - Dalam sebuah kompetisi atau pertandingan, tidak ada kamus tolong menolong meski lawan dalam kondisi susah.

Jika perlu, lawan harus dikalahkan apa pun risikonya. Namun tidak demikian dengan yang terjadi di Filipina ini.

Sebuah insiden heroik dan mengharukan terjadi di tengah kompetisi ketat cabang selancar SEA Games 2019 yang digelar di Provinsi La Union.

Peselancar Filipina, Roger Casugay, memilih untuk menyelamatkan saingannya dari Indonesia, Arip Nurhidayat.

Casugay benar-benar membuang peluangnya untuk memenangkan medali emas di cabang olahraga tersebut.

7 dari 7 halaman

Dapat Pujian

 Dapat Pujian app-facebook 2019 SEA Games on Friday

In the midst of the men’s longboard open competition for surfing, Indonesia’s Arip Nurhidayat broke his leash and was swept away by the waves. The Philippines’ Roger Casugay came to the rescue, setting aside the ongoing battle for the gold. This is how #WeWinAsOne#2019SEAGames #PHforOne

????: Jefferson Ganuelas

 Image may contain: water, ocean, sky, outdoor and nature  Image may contain: ocean, water, sky, outdoor and nature  Image may contain: ocean, water, sky, outdoor and nature Jefferson Ganuelas

· 636 followers · 5 December at 20:29 · Instagram ·  Dapat Pujian

The #seagames2019 surfing is on hold. Indonesian longboard sensation @mencosss broke his leash and swept away and being pounded by triple overhead bomb waves a...

See more

 

4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian
Join Dream.co.id