Prediksi LAPAN, Awal Puasa 1440 H Bakal Serempak

News | Senin, 22 April 2019 20:00
Prediksi LAPAN, Awal Puasa 1440 H Bakal Serempak

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Berdasarkan perhitungan pergerakan bulan, 1 Ramadan jatuh pada Senin, 6 Mei 2019.

Dream - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memprediksi tidak akan ada perbedaan di antara umat Islam dalam penetapan awal Ramadan 1440 H. Berdasarkan perhitungan LAPAN, pada 5 Mei 2019 waktu Maghrib, hilal bakal berada di titik yang memenuhi semua kriteria yang dipakai di Indonesia.

" Semua kriteria yang berlaku di Indonesia, Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah dan ketinggian bulan 2 derajat yang digunakan Nahdlatul Ulama, semuanya menunjukkan pada saat Maghrib 5 Mei 2019 posisi bulan telah memenuhi kriteria," ujar Kepala LAPAN, T. Djamaluddin saat dikonfirmasi pada Senin 22 April 2019.

Namun Djamal mengimbau masyarakat tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama. Dalam penentuan awal puasa tersebut, Lapan juga akan turun bersama Tim Hisab dan Rukyat Kemenag untuk melakukan pemantauan langsung posisi hilal.

Selain awal Ramadan 1440 H yang berjalan bersamaan, Djamal juga memperkirakan masyarakat Indonesia akan merayakan Lebaran di hari yang sama.

Dari perkiraan LAPAN, 1 Syawal 1440 H akan jatuh pada Rabu, 5 Juni 2019.

2 dari 2 halaman

Muhammadiyah dan NU Bareng

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan Muhammadiyah akan melaksanakan puasa pada Senin, 6 Mei 2019. Hal ini didasarkan pada metode hisab hakiki Wujudul Hilal yang sudah menjadi pedoman Muhammadiyah.

" Dalam maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah dijelaskan mengenai awal puasa dan hari-hari besar lain, di antaranya 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah jatuh pada 5 Juni 2019," ucap Haedar.

Sementara, Wakil Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF-PBNU), Hendro Setyanto, menyatakan hal senada. Lembaganya memprediksi 1 Ramadan 1440 H jatuh secara serempak.

" Insya Allah tahun ini awal Ramadan akan serempak dan tidak ada perbedaan, berdasarkan perhitungan rukyat, jadi posisi hilalnya kemungkinan tidak akan menyebabkan perbedaan," kata Hendro.

Namun begitu, LF PBNU masih akan melakukan pemantauan hilal di 41 titik pada 5 Mei 2019.(Sah)

Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida
Join Dream.co.id