Polisi Tangkap Perampok yang Durapaksa ABG Saat Main TikTok di Bintara Bekasi

News | Senin, 17 Mei 2021 15:32
Polisi Tangkap Perampok yang Durapaksa ABG Saat Main TikTok di Bintara Bekasi

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Pelaku tiga orang. Pelaku utama masih buron. Dalam foto yang dipamerkan polisi di bagian atas tertera tulisan DPO (daftar pencarian orang). Dalam deskripsinya disebutkan, pelaku berkulit sawo matang.

Dream - Polisi meringkus pelaku perampokan dan pemerkosaan yang terjadi di Jalan Bintara 1 RT 08 RW 02, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu 15 Mei 2021 sekitar pukul 05.00 WIB. Korban dirampok dan didurapaksa saat asyik bermain TikTok dirumahnya.

Dua pelaku yang sudah ditangkap, RP (28), dan AH (35). Sedangkan RTS yang merupakan pelaku utama masih diburu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan kasus itu pertama kali dilaporkan keluarga korban pada 15 Mei 2021 ke Polres Metro Kota Bekasi. Mereka melaporkan kasus pencurian disertai pemerkosaan.

" Ini adanya laporan polisi tanggal 15 Mei lalu di Polres Metro Bekasi Kota, ada seorang melaporkan pemerkosaan dan barang dicuri pelaku yang korbannya anak di bawah umur," kata Kombes Yusri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 17 Mei 2021.

2 dari 3 halaman

Kasus ini bermula pada malam sekitar pukul 20.00 WIB, tersangka RP dan DPO RTS mengendarai satu motor menuju kediaman korban. RTS memanjat tembok belakang rumah korban dan masuk dari ventilasi rumah, sedangkan RP bertugas memantau situasi dan menunggu RTS beraksi.

" Tersangka masuk dari ventilasi udara dan ada korban sedang tidur-tiduran di ruang keluarga pada saat itu. Tersangka kemudian melakukan penyekapan ke korban dan diancam akan dibunuh kalau berteriak dan tidak boleh menengok ke tersangka," kata Yusri.

Dari situ setelah diperkosa, tersangka sempat mengambil dua ponsel milik korban bahkan sempat bertanya pasword ponsel itu.

 

3 dari 3 halaman

" Pelaku kemudian keluar dari tempat masuk dan melarikan diri dan baru diketahui keluarganya ketika korban menangis," sambung Yusri.

Mengenai peran tersangka AH, polisi menyebut AH berperan sebagai penadah barang hasil curian. AH juga berperan meminjamkan sepeda motor kepada dua tersangka lainnya untuk melancarkan aksinya.

Para tersangka dikenakan Pasal 365 ayat 2, Pasal 285, kemudian dikenakan Pasal 76D UU Perlindungan anak dan Pasal 480 khusus AH dengan ancamanya ini lima tahun ke atas.

Join Dream.co.id