Fakta-Fakta Teror di Rumah Dua Pimpinan KPK

News | Kamis, 10 Januari 2019 16:00
Fakta-Fakta Teror di Rumah Dua Pimpinan KPK

Reporter : Eko Huda S

Tidak ada bahan yang bisa menyebabkan ledakan.

Dream - Puslabfor Mabes Polri telah memeriksa benda mencurigakan yang diletakkan di depan rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, di Graha Indah, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat. Benda itu dipastikan sebagai bom palsu.

" Yang di Bekasi di rumah pimpinan KPK Pak Agus itu fake bomb, bom palsu. Memang ada sejenis paralon ada juga kabel-kabel ada baterai, tetapi tidak merupakan satu rangkaian firing device, yang selayaknya bom, detonator tidak ada sama sekali," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal, di kantornya, Jakarta, Kamis 10 Januari 2019.

Iqbal menjelaskan, paralon tersebut juga diisi oleh semen putih. Dalam analisa Puslabfor Polri, serbuk itu bukan termasuk black powder yang bisa meledak. " Maka dari itu, pagi ini Polri simpulkan bahwa yang ditemukan di lokasi kediaman Ketua KPK adalah bom palsu," ucap dia.

Sementara, lanjut Iqbal, untuk benda yang ditemukan di kediaman Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief, Kalibata Selatan, Jakarta Selatan, diduga bom molotov. " Memang ada dua botol di rumah Pak Laode. Satu tidak pecah tidak meledak, yang satu meledak. Sementara diduga itu molotov, tapi kami sedang analisa," kata dia.

Iqbal mengimbau masyarakat agar tidak membuat opini terkait dengan kasus ini. " Saya imbau masyarakat harus juga diberikan edukasi bahwa ini sebuah kriminalitas yang domainnya adalah polisi. Tidak usah mem-framming macam-macam dulu," ujar dia.

Join Dream.co.id