Polisi Amerika Berlutut di Hadapan Demonstran

News | Selasa, 2 Juni 2020 13:01
Polisi Amerika Berlutut di Hadapan Demonstran

Reporter : Cynthia Amanda Male

Berlutut dan ikut parade bersama protestan.

Dream - Aksi protes terhadap kematian George Floyd tak hanya dilakukan oleh warga, tapi juga polisi di beberapa area di Amerika Serikat. 

Mereka pun merasa tindakan polisi Minneapolis yang menginjak leher Floyd selama lebih dari 8 menit, tidak dapat diterima.

Kepala polisi di Houston, tempat Floyd berasal, Art Acevedo mengatakan pelaku harus dihukum seadil-adilnya. 

Ia pun ikut serta dalam pawai yang bertujuan untuk menegakkan keadilan pada Floyd di hari Sabtu.

Keesokan harinya, Acevedo berpidato menyatakan opininya yang setuju dengan protes tersebut, serta marah pada orang Amerika yang tidak masalah dengan kematian Floyd.

2 dari 2 halaman

Mengawal pengiriman jasad dan aksi polisi lainnya

Dilansir dari NBC News, Acevedo juga meminta persetujuan keluarga untuk mengawal proses pengiriman jasad Floyd kembali ke Houston. Seorang polisi di Michigan, Chris Swanson juga ikut serta dalam pawai tersebut.

“ Saya ingin menjadikan ini parade, bukan protes,” tutur Swanson. Kepala Polisi di Central Coast California, Andy Mills bersama Walikota, Justin Cummings pun berlutut saat protestan berkumpul pada akhir pekan kemarin. 

Aksi tersebut menunjukkan solidaritas terhadap protestans dan respon negatif seputar kekerasan polisi pada orang kulit hitam. Selanjutnya, kepala polisi di sekitar Miami berlutut dan berdoa bersama protestan sabtu kemarin.

“ Ini adalah langkah awal yang baik dan benar,” tutur perwakilan polisi Miami-Dade.

Sersan polisi, Howard Banks menentang kejahatan pada Floyd dan mengatakan, “ Ini adalah perlawanan kita pada orang dan polisi jahat. Kami ingin mereka dikeluarkan dari tugas dan pekerjaan polisi karena membuat kita semua terlihat buruk" .

Sejumlah polisi di beberapa wilayah dilaporkan menghadapi demonstran dengan damai. Para anggota polisi berlutut di hadapan demonstran. Pemandangan ini membuat demonstran kagum dan saling memeluk satu sama lain. 

(Sumber: NBC News)

Terkait
Join Dream.co.id