Stop Sekarang Juga! Prank Pocong di Jalan Akan Ditindak Polisi

News | Rabu, 6 November 2019 07:00
Stop Sekarang Juga! Prank Pocong di Jalan Akan Ditindak Polisi

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Bisa sebabkan pengendara terluka.

Dream - Peringatan bagi kamu yang suka membuat content sosial media bertema pocong. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal menegaskan polisi akan menindak orang-orang yang melakukan kejahilan atau prank pocong di jalan.

" Bisa terjadi kecelakaan saat dia terkejut dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

Kebijakan tersebut akan dikoordinasikan Mabes Polri dengan sejumlah kepolisian di daerah untuk senantiasa menggelar patroli. Upaya itu agar prank yang bertujuan menakut-nakuti masyarakat tidak lagi dilakukan.

" Yang jelas, seluruh kepolisian di wilayah melakukan patroli polisi tugasnya menjamin keamanan," ucap dia.

Mantan Kapolrestabes Surabaya ini mengimbau, para pembuat konten Youtube tidak membuat tidak membahayakan orang lain.

" Membuat konten-konten silakan, tapi prinsipnya tidak jangan menganggu ketertiban umum. Kita larang," kata dia.

2 dari 7 halaman

Bocah Nge-Prank Tuyul di Depok, Apes `Penampakannya` Kepergok Polisi

Dream - Aksi prank yang dilakukan para youtuber lambat laun mulai banyak ditiru masyarakat. Tak hanya orang dewasa, anak-anak kecil juga mulai melakukan aksi menjahili orang lain ini.

Sayangnya mereka sering kali kelewatan dalam melakukan aksi prank tersebut. Seperti dilakukan seorang bocah ini.

Mengutip akun Instagram @the_jags_team, seorang bocah baru saja diamankan anggota reserse Polres Depok yang terkenal sebagai tim Jaguar saat melakukan aksi prank.

Ditilik dari akun tersebut, si bocah sedang melakukan aksi prank dengan berpura-pura menjadi tuyul. Hanya mengenakan celana berwarna putih, wajah bocah tersebut dibaluri serbuk berwarna putih.

Bocah itu tampak sedang duduk bersama seorang anggota tim Jaguar di sebuah pendopo.

" Eh ada lagi guys... prank tuyul... jika bertemu tuyul jangan di kasih dompet ya guys... tapi kasih daun aja," tulis akun tersebut.

 Prank tuyul di depok© Instagram

3 dari 7 halaman

Sebelumnya Prank Pocong

Penangkapan ini menambah kasus aksi prank menggunakan sosok hantu yang dilakukan para remaja di Depok.

Pada akhir Mei lalu, Kepala Team Jaguar Inspektur Satu Winam Agus sempat mengunggah sebuah foto seorang remaja yang diamankan karena melakukan aksi prank di pinggir jalan.

Dalam unggahannya, Winam Agus mengatakan jika anak tersebut sedang membuat sebuah video prank di kawasan Jalan Juanda, Depok. Aksinya sempat membuat warga sekitar ketakutan.

 Prank tuyul di depok© Instagram

" Anak ini bikin vidio " PRANK " di jalan Juanda...namun justru nakutin orang...bubar aja. Bikin dipekarangan rumahmu aja..," tulis Winam dalam unggahannya.

4 dari 7 halaman

Netizen Geger, Sosok Tuyul Keliaran di Parkiran

Dream - Sebelumnya, sosok manusia kerdil yang tertangkap kamera di hutan Aceh menghebohkan dunia maya. Video rekaman itu menjadi viral.

Kali ini, sosok lain dengan bentuk hampir mirip tertangkap kamera CCTV. Sosok tersebut tengah berlarian di lapangan parkir, di lokasi yang tidak disebutkan namanya.

Dalam video yang diunggah halaman Facebook Wujud (Team Paranormal), sosok misterius itu kemudian masuk di bawah sebuah mobil warna putih.

Jika dilihat dari bentuknya, sosok botak dan telanjang itu memiliki kemiripan dengan makhluk Gollum dari film Lord of the Rings.

Video itu telah dilihat lebih dari 14.000 kali sejak di-posting pada Sabtu 25 Maret 2017.

Namun sebagian netizen berkomentar bahwa makhluk itu kemungkinan adalah tuyul. Ya, Anda tentu boleh percaya atau tidak.

(Sumber: stomp.com.sg)

5 dari 7 halaman

Warga Resah Setelah Tuyul Teror Kampung, Setelah Dicek...

Dream - Kejadian aneh menghantui penduduk desa Talak di Kelantan, Malaysia sejak setahun lalu. Meski jumlahnya kecil, penduduk desa itu kesal karena sering kehilangan uang. Mereka tak kunjung bisa menemukan si pencuri uang tersebut.

Kesalahan pun akhirnya dilimpahkan kepada makhluk gaib tuyul. Jika kebanyakan orang menganggap itu adalah takhayul, namun tidak demikian dengan penduduk desa di distrik Tumpat tersebut.

Karena beberapa warga mengaku melihat jelmaan tuyul sedang beraksi malam kemarin.

Bagaimana penduduk bisa menduga pelakunya tuyul? baca halaman berikutnya

6 dari 7 halaman

10 Jadi Korban, Pencuri Misterius

Aksi tuyul di desa itu memang semakin menjadi-jadi dalam beberapa bulan ini. Apalagi hampir 10 penduduk desa telah menjadi korban kejadian aneh ini.

Awalnya disangka pencuri namun karena sering mengalami kondisi sama, penduduk mulai ramai mengatakan pelakunya tuyul.

Jumlah uang yang dicuri pun beragam, mulai dari terkecil 10 ringgit (sekitar Rp 31 ribu) hingga yang terbesar 500 ringgit (sekitar Rp 1,5 juta).

Kejadian tersebut menimbulkan trauma kepada penduduk dan menjadi perbincangan hangat di kedai kopi setempat.

Penduduk setempat, Halim Ismail (46) mengatakan, dia awalnya tidak percaya ketika banyak orang bercerita tuyul yang mengacau di kampung itu.

" Tapi ketika bertemu sendiri dengan makhluk halus yang berwarna hijau itu, saya jadi merasa seram," katanya.

7 dari 7 halaman

Iseng Nge-Prank Kantor Polisi, Pria Ini Terancam 3 Tahun Bui

Dream - Pria berusia 36 tahun diamankan polisi. Dia diduga kerap iseng menelepon polisi dan Angkatan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) antara Juni dan Juli.

Dilaporkan Stomp, polisi menyebut, mereka menerima setidaknya empat telepon antara 11 Juni dan 20 Juli.

Telepon dari seseorang yang melaporkan kebakaran sampai ancaman bunuh diri di Chai Chee Road dan Chai Chee Avenue, Singapura.

Petugas dari Divisi Kepolisian Bedok dan SCDF menanggapi insiden ini. Tapi, hasil pengecekan lokasi, tidak ada kebakaran atau orang yang dalam kesulitan mental.

Investigasi awal mengungkapkan penelepon telah melakukan panggilan ini dari telepon umum.

Petugas dari Divisi Kepolisian Bedok menetapkan identitas pria iseng tersebut. Polisi menangkapnya pada 23 Juli 2019.

Investasi mengenai kasus ini sedang berlangsung. Tetapi, di Singapura, siapa pun yang terbukti bersalah mengirimkan pesan palsu akan dihukum dengan denda hingga US$10.000, setara Rp139 juta, dan dipenjara hingga tiga tahun, atau menjalani keduanya.

Join Dream.co.id