Pintu Air Manggarai Siaga 3, Ini Titik Genangan Air di Jakarta

News | Sabtu, 18 Januari 2020 10:37
Pintu Air Manggarai Siaga 3, Ini Titik Genangan Air di Jakarta

Reporter : Syahid Latif

Sejumlah jalan di ibukota yang tergenang air masih bisa dilalui kendaraan.

Dream - Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan daerah sekitarnya pada sabtu, 18 Januari 2020 menyebabkan sejumlah kawasan di ibukota tergenang banjir.

Dari informasi yang disampaikan laman Twitter Traffic Management Center Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, sejumlah genangan dilaporkan terjadi di beberapa titik di ibukota.

Di Jakarta Selatan, genangan air akibat hujan deras tadi pagi menggenangi Jalan Jendral Sudirman (Kolong Semanggi) tepatnya di depan Universitas Atmajaya arah semanggi. Genangan air juga terlihat di Jalan Gatot Subroto setelah Traffic light Kuningan arah Semanggi.

Di kawasan Jakarta Barat, air juga menggenang di Jalan Tanjung Duren Raya depan kantor Pemadam Jakbar serta di sekitar Pos Pengumben. Namun, kendaraan masih bisa melintas di kawasan ini.

Genangan juga terlihat Jalan Cikini Raya Jakarta Pusat dan di Jalan Traffic light Millenuim Tanah Abang.

Demikian pula di depan Ramayana arah PGC Cililitan Jaktim, air tergenang dan membuat pengemudi kendaraan harus hati-hati.

Sementara genangan air di Jalan Arjuna Selatan depan sekolah Bina Bangsa 20 cm. Demikian pula genangan Air di wilayah Kelapa Gading saat ini masih bisa dilintasi kendaraan.

 

2 dari 2 halaman

Status Pintu Air di Wilayah Jakarta

Dari pintu air Manggarai, tinggi permukaan air dilaporkan mencapai 754 centimeter hingga pukul 08.30 WIB dengan status siaga tiga. Laman Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menerangkan Pintu Air Manggarai yang dialiri Sungai Ciliwung akan berstatus normal atau siaga empat jika ketinggian air di bawah 750 cm.

Pantauan televisi sirkuit tertutup (Closed Circuit Television/CCTV) di lokasi, tampak alat berat sedang membersihkan tumpukan sampah di pintu air.

Kenaikan status Pintu Air Manggarai turut mempengaruhi seluruh pintu air di aliran Sungai Ciliwung yakni pintu air Istiqlal berstatus siaga dua dengan tinggi air 335 cm. Adapun status normal pintu air Istiqlal di bawah 250 cm.

Status siaga satu diberlakukan untuk pintu air Jembatan Merah dengan ketinggian air 222 cm. Status normal atau siaga empat, ketinggian air di pintu air tersebut di bawah 100 cm.

Beberapa pintu air lainnya terpantau berstatus siaga tiga diantaranya pintu air Hek di Kali Baru Timur dengan tinggi air 157 cm, atau jauh di bawah status normal atau siaga empat di bawah 100 cm.

Pintu air Karet di Banjir Kanal Barat dengan tinggi air 540 cm (normal di bawah 450 cm).

Pintu air Pompa Kali Duri dengan tinggi air 239 cm(normal di bawah 220 cm).

Dua pintu air di Jakarta Utara yang mengukur masuknya air laut ke daratan berstatus siaga dua.

Pintu air Marina Ancol dengan tinggi air 205 cm (normal di bawah 170 cm.)

Pintu air Pasar Ikan dengan tinggi air 199 cm (normal di bawah 170 cm.)

Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya
Join Dream.co.id