Bangun Sinergi, 12 Perwira TNI-Polri Bertemu AMSI

News | Jumat, 19 Juli 2019 19:01
Bangun Sinergi, 12 Perwira TNI-Polri Bertemu AMSI

Reporter : Maulana Kautsar

Kedua pihak berencana menjalin kemitraan atau kerjasama meski dengan lingkup tugas yang berbeda.

Dream - Sebanyak 12 calon perwira tinggi Polri dan TNI mendengarkan paparan pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengenai perkembangan media siber.

Para perwira menengah ini tengah menjalani Kuliah Kerja Profesi (KKP). Pertemuan bermaksud menambah pengalaman dan pengetahuan para perwira. Diharapkan, AMSI menjadi lembaga yang terkait dan dibutuhkan para perwira saat bertugas nanti.

" Selain belajar menyerap informasi dan permasalahan, para peserta didik ini juga diharapkan bisa membangun sinergi polisional di tempat tugas baru nanti,” kata Pengajar dan pembina Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) Polri, Brigjen Pol Suryambodo di kantor redaksi KLY Youniverse, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juli 2019.

 Perwira Menengah TNI-Polri Belajar Serap Informasi dari AMSI

Sekjen AMSI Wahyu Dhyatmika. (Foto: Dokumen AMSI)


Rombongan perwira peserta Sespimti Polri ini diterima sejumlah pengurus AMSI, antara lain Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut, Sekjen AMSI Wahyu Dhyatmika, Dewan Penasehat AMSI Sapto Anggoro, Adi Prasetya (Ketua Bidang Usaha), Roni Kusuma (Anggota Bidang Usaha), dan Nuruddin Lazuardi (Ketua Bidang Advokasi).

 Brigjen Pol Suryambodo (Foto: Istimewa)

Brigjen Pol Suryambodo (Foto: Dokumen AMSI)

 

2 dari 6 halaman

Kerja Sama Media dan Polri-TNI

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut, menyambut baik pertemuan tersebut. Dia mengatakan, perlu kerja sama antara polisi dan TNI serta media.

“ Antara media, TNI dan apalagi polisi, adalah profesi yang saling membutuhkan kerjasama satu sama lainnya, dalam tugas sehari-hari,” kata Wenseslaus yang juga Direktur Konten Kapanlagi Youniverse (KLY).

 AMSI dan Polri

Sementara itu, Sekjen AMSI, Wahyu Dhyatmika memaparkan keanggotaan AMSI.

Saat ini, kata dia, anggota AMSI terdiri dari 250-an media siber yang tersebar di 18 Provinsi di Indonesia.

AMSI memiliki visi mengembangkan jurnalisme siber yang bertanggungjawab dan dapat dipercaya, serta memperkuat peran media siber dalam mendorong demokrasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“ Saat ini ada beberapa masalah besar yang harus kita selesaikan. Regulasi, teknologi, sumber daya manusia, skema bisnis, dan terutama sekali maraknya hoaks dan fake news,” kata Wahyu yang juga pemimpin redaksi Tempo.co.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak berencana menjalin kemitraan atau kerjasama meski dengan lingkup tugas yang berbeda.

Polisi di sisi penegakan hukum, dan media anggota AMSI sebagai lembaga yang dipercaya publik menyebarkan informasi dan berita terpercaya.

“ Tugas kita sepertinya ada kesamaan. Sama-sama menjaga peradaban masyarakat dan NKRI agar tidak terganggu oleh maraknya hoak, berita bohong dan disinformasi, yang merugikan kita semua,” kata Kombes Guritno, salah seorang perwira yang ikut dalam pertemuan.

3 dari 6 halaman

AMSI: Konsumsi Berita dari Sumber yang Terpercaya

Dream - Informasi beredar di masyarakat begitu cepat. Sayangnya, masyarakat banyak mengonsumsi informasi yang belum terkonfirmasi bahkan hoax.

Pasca pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan merebak.

Menanggapi hal ini, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengimbau agar masyarakat mengonsumsi berita dari sumber yang terpercaya.

" Ketika ragu apakah sebuah berita benar atau tidak, hoax atau bukan, kembalilah kepada sumber berita yang bisa dipercaya yaitu media massa," ujar Ketua Umum AMSI, Wens Manggut, di Jakarta, Rabu 22 Mei 2019.

 

4 dari 6 halaman

Jurnalis Profesional

Wens mengatakan media massa termasuk yang tergabung dalam AMSI memiliki tenaga jurnalis profesional dalam menulis berita.

" Juga memiliki standard dan prosedur yang baku dalam menelusuri kebenaran sebuah informasi sebelum dipublikasikan," kata dia.

Lebih lanjut, Wens juga mengimbau media massa menjalankan proses verifikasi sebelum mempublikasikan informasi. Sehingga berita yang tayang jauh dari kesan bohong.

" Tidak ikut menyebarkan informasi yang diragukan kebenarannya, hoax, dan bersama publik ikut menjaga keadaban bersama," ucap dia.(Sah)

5 dari 6 halaman

Buka Rakernas AMSI, Menkominfo Bicara Kualitas SDM Awak Media

Dream - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, membuka rapat kerja nasional Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Perpustakaan Nasional, Jakarta. Dalam sambutannya, Rudiantara mengingatkan pentingnya kualitas sumber daya manusia di industri media.

" Betul kita adalah pemilik pers, cetak, siber. Tapi suka tidak suka sumber manusianya siapa? Jurnalis, reporter, wartawan, redaksinya newsroom (ruang redaksi) itu yang core daripada bisnis atau industri ini," kata Rudiantara, dikutip dari , Jumat 1 Maret 2019.

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut, mengatakan, rakernas akan fokus menyusun agenda bisnis media digital sepanjang setahun mendatang. " Raker hingga besok itu lebih ke arah menyusun program supaya keanggotaan kita memahami DNA bisnis media online," ucap Wens.

Wens memberi gambaran perubahan media saat ini. Dari sisi konten, kata dia, begitu banyak medium yang memberikan pesan. " Bukan hanya kita yang menyampaikan berita kepada publik tapi begitu banyak juga tempat, begitu banyak orang menulis berita. Itu dari sisi konten," kata dia.

 

6 dari 6 halaman

Pengembangan Start Up

Dari sisi bisnis, Wens menyebut pola pendekatan merek perusahaan sudah berubah. Merek ternama tak lagi melibatkan media untuk mengenalkan diri ke masyarakat.

" Kalau dulu orang mungkin harus iklan di tv, iklan di koran untuk menyampaikan ke khalayak ramai. Hari ini banyak brand ketemu dengan konsumennya," ujar dia.

Rakersnas ini dihadiri anggota asosiasi media siber di seluruh Indonesia. Para pemilik media juga akan diberi ruang untuk berkomunikasi dengan pengusaha start up guna pengembangan bisnis.

" AMSI dalam beberapa program lebih fokus soal monetisasi perusahaan. AMSI pusat akan membantu mejadi penyambung lidah antara media daerah, Dewan Pers, dan pemangku kebijakan selevel kementerian," kata Wens.

Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id