Perjuangan Diplomat Rusia Keluar dari Korut, Pakai Troli

News | Senin, 1 Maret 2021 08:00
Perjuangan Diplomat Rusia Keluar dari Korut, Pakai Troli

Reporter : Ahmad Baiquni

Lockdown yang diberlakukan Korut tidak memberi ruang untuk perjalanan keluar perbatasan.

Dream - Sekelompok diplomat Rusia bersama keluarga berusaha meninggalkan Korea Utara dengan cara tak lazim: naik troli pompa. Ini karena sulitnya akses transportasi akibat Korut memberlakukan lockdown untuk mencegah masuknya kasus Covid-19.

Mereka menghabiskan waktu 34 jam untuk keluar Korut. Awalnya, delapan orang diplomat Rusia dan keluarganya sempat naik kereta dan bus namun perjalanan terpaksa terhenti di dekat perbatasan Korut dengan Rusia.

Sementara jalan satu-satunya untuk bisa melewati perbatasan yaitu dengan troli tangan. Hanya satu orang diplomat bersama keluarganya yang akhirnya bisa menyeberang rel dan jembatan hingga masuk ke wilayah Rusia.

" Perjalanan labirin itu adalah satu-satunya cara para diplomat Rusia dan keluarga mereka dapat meninggalkan negara itu," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip dari CNN.

Lockdown yang diterapkan rezim Kim Jong-un benar-benar menutup rapat perbatasan. Alhasil, semua orang tidak bisa keluar, termasuk para diplomat negara asing.

Maskapai penerbangan milik Pemerintah Korut, Air Koryo, sebelumnya melayani rute Pyongyang Vladivostok. Sayangnya, operasional maskapai ini juga dilarang terbang.

2 dari 2 halaman

Perjalanan dimulai dengan kereta api. Rombongan diplomat tersebut menghabiskan 32 jam perjalanan lantaran kereta yang mereka tumpangi tak terawat dan berjalan lambat.

Mereka melanjutkan perjalanan menuju perbatasan dengan bus selama dua jam. Setelah sampai, hanya tersedia satu troli yang bisa disewa.

Troli tersebut menggunakan tuas penggerak yang sistem kerjanya seperti pompa manual. Troli bisa bergerak jika tuas ditekan seperti sedang memompa air.

Akhirnya, troli tersebut disewa Sekretaris Pertama Dubes Rusia, Vladislav Sorokin. Dia menaruh banyak koper lalu mengajak keluarganya naik dan menyururi rel kereta perbatasan.

Sorokin menggunakan troli tersebut sejauh 1 kilometer. Setiba di Stasiun Kereta Khasan, mereka disambut sejumlah petugas Kemenlu Rusia. Mereka kemudian diantarkan menuju Bandara Vladivostok.

 

Join Dream.co.id