Pentingnya Mengenalkan Transportasi Sungai dan Laut Antar Pulau Kepada Anak

News | Minggu, 24 Januari 2021 11:28
Pentingnya Mengenalkan Transportasi Sungai dan Laut Antar Pulau Kepada Anak

Reporter : Iwan Tantomi

Pelajaran tersebut dihadirkan Kemendikbud lewat program belajar dari rumah melalui TVRI.

Pernahkah anak bertanya kenapa kapal bisa terapung? Bagaimana penduduk antar pulau bisa menjangkau satu sama lain? Sekali dua kali, anak-anak mungkin akan menanyakannya. Lebih-lebih jika sudah masuk usia sekolah SD, karena hal tersebut juga kerap dijumpai pada mata pelajaran. Kabar baiknya, pelajaran tentang transportasi sungai, dan transportasi laut antar pulau ini diberikan oleh Kemendikbud lewat program belajar dari rumah melalui TVRI.

2 dari 3 halaman

Mengenal Transportasi Sungai di Daerah untuk Anak Kelas 4

Kemendikbud© Kemendikbud

Mengangkat tema ‘Transportasi Sungai di Daerah’, di episode 3 yang dipandu oleh Kak Kafi dan Angel, anak-anak dijelaskan tentang pentingnya transportasi sungai di beberapa daerah, seperti pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Dengan menggunakan perahu, mereka dapat berpindah tempat dari satu daerah ke daerah lainnya. Bahkan, di kota Banjarmasin dapat dijumpai pasar apung yang seluruh aktivitasnya di lakukan di atas sungai.

Kak Kafi dan Angel juga menjelaskan jika ada banyak perahu, seperti perahu rakit, perahu motor, serta perahu kayu yang biasa digunakan nelayan mencari ikan. Angel pun bertanya kenapa perahu sampai bisa mengapung dan batu tidak? Kak Kafi menjawab jika perahu memiliki rongga udara, sehingga mengapung. Sementara, batu sangat padat, jadi tak bisa mengapung.

Kemendikbud© Kemendikbud

Di episode kali ini, anak kelas 4 juga diminta menuliskan tentang transportasi sungai di daerah masing-masing yang masih ada. Mereka juga belajar mengenal kata depan ‘di-‘ yang penulisannya dipisah, seperti ‘di laut’, ‘di bawah’, dan sebagainya. Anak-anak juga diberi tahu jika penulisan nama kapal, seperti Samudera Indonesia, sebagaimana awal kalimat, harus ditulis kapital.

Hanya itu? Tentu saja tidak, karena anak-anak juga diminta mengukur dan menggambar sudut pada layar perahu yang berbentuk segitiga. Sudut segitiga jumlahnya hanya 180 derajat dan bisa diukur dengan busur derajat. Beragam keseruan pun didapatkan anak kelas 4 dari episode tiga tersebut.

3 dari 3 halaman

Pentingnya Transportasi Laut Antar Pulau Bagi Masyarakat

Kemendikbud© Kemendikbud

Sementara untuk anak kelas 5 SD dan sederajat dipandu Kak Kinan untuk mempelajari transportasi laut antar pulau. Sebagai Negara Kepulauan, masyarakat Indonesia di beberapa daerah sangat bergantung pada transportasi laut antar pulau ini. Sebut saja, Kapal Feri banyak digunakan untuk penyeberangan oleh masyarakat di Pulau Sumba ke Pulau Rote, maupun sebaliknya. Selain mudah dan murah, Kapal Feri juga bisa mengangkut kendaraan dan barang dagangan.

Di segmen lainnya, Kak Kinan juga mengajak untuk menulis beragam kosakata baru yang berkaitan dengan lingkungan laut dan alat transportasi, seperti selat, laut lepas, kepulauan dan feri. Anak-anak juga belajar memahami huruf kapital yang diterapkan di awal kalimat, nama orang dan geografi, serta huruf pertama nama bangsa, suku dan bahasa.

Kak Kinan juga membagikan keseruan dengan mengajari  intuisi bilangan. Selain itu, anak-anak juga diajak mengenal alat transportasi yang menyerupai balok di sekitar dan menemukan jaring-jaring balok.

Tentunya masih ada banyak keseruan yang bisa didapatkan oleh anak-anak dengan mengikuti program belajar dari rumah melalui TVRI. Saksikan selalu episode terbarunya setiap hari Senin-Jumat pada jam 10.00 – 10.30 WIB untuk kelas 4 SD dan sederajat. Sedangkan, untuk anak kelas 5 SD dan sederajat, pada jam 10.30 – 11.00 WIB. Jangan sampai ketinggalan ya.

Terkait
Join Dream.co.id