5 Poin Penjelasan Ustaz Abdul Somad Soal Materi Ceramah Salib

News | Rabu, 21 Agustus 2019 18:27
5 Poin Penjelasan Ustaz Abdul Somad Soal Materi Ceramah Salib

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Ustaz Somad menyatakan materi tersebut bukan tema utama dalam pengajian.

Dream - Ustaz Abdul Somad (UAS) telah memberikan penjelasan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengenai materi ceramahnya menyinggung salib. Terdapat lima poin yang dia sampaikan kepada MUI.

" Pertama, saya sebagai anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau, datang bersilahturahim ke Majelis Ulama Indonesia Pusat," ujar Ustaz Somad di gedung MUI, Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019.

Poin kedua, Ustaz Somad menyatakan video viral terkait ceramah salib yang dia sampaikan bukanlah tema utama dalam pengajian. Tetapi menjawab pertanyaan salah satu jemaahnya di Masjid Agung An Nur Pekanbaru Riau

" Karena saya punya kajian di Masjid Agung An Nur Pekanbaru, Riau setiap Subuh Sabtu, satu jam materi setelah itu tanya jawab. Ketika itulah ada masyarakat yang bertanya, lalu saya menjawab, maka video itu adalah menjawab pertanyaan," ucap Ustaz Somad.

Poin ketiga, Ustaz Somad mengatakan, ceramah disampaikan lingkungan internal. Tidak disiarkan di televisi atau dalam pengajian di lapangan terbuka.

 Ustaz Abdul Somad

" Bukan di Damai Indonesiaku tvOne, bukan tabligh akbar di tanah lapang, stadion sepak bola, bukan di waktu ramai sampai 100 ribu orang, tapi pengajian," terang Ustaz Somad.

Poin keempat, Ustaz Somad menegaskan materi soal salib merupakan jawaban dari pertanyaan jemaah yang meminta penjelasan, mengapa ketika melihat salib selalu menggigil.

" Bagaimana dalam Islam diajarkan innal malaikata, sesungguhnya malaikat, la tadhulul buyut, tidak masuk ke dalam rumah, fiha tamassil, kalau di dalam rumah itu ada patung," kata dia.

" Mengapa malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah yang ada patung? Karena di antara tempat-tempat tinggal jin adalah patung. Oleh sebab itu penjelasan itu saya jelaskan untuk menjaga akidah umat Islam, saya tidak sedang kapasitas perbandingan agama," sambung dia.

Poin terakhir, Ustaz Somad mengaku sudah tidak lagi mengisi pengajian di Masjid An Nur sejak tiga tahun lalu. Sebab, dia punya jadwal tabligh akbar yang begitu padat.

2 dari 6 halaman

Soal Ceramah Salib, Ustaz Abdul Somad: Saya Mesti Minta Maaf?

Dream - Ustaz Abdul Somad memenuhi undangan Majelis Ulama Indonesia untuk menjelaskan ceramah salib yang tengah viral di media sosial. Di kesempatan itu, Ustaz Somad mengaku tidak ada kewajiban untuk meminta maaf kepada siapapun yang merasa tersinggung.

" Saya menjelaskan tentang akidah agama saya di tengah komunitas umat Islam, di dalam rumah ibadah saya. Bahwa kemudian ada yang tersinggung dengan penjelasan saya, apakah saya mesti meminta maaf?" ujar Ustaz Somad di Gedung MUI, Jakarta, Rabu 21 Agustus 2019.

Ustaz Somad kemudian memberikan penjelasan dengan mengutip Surat Al Maidah ayat 73.

 Ustaz Abdul Somad

" Dalam Islam mengatakan, sesungguhnya, maaf, kafirlah orang yang mengatakan bahwa Allah salah satu dari yang tiga. Saya jelaskan itu di tengah umat Islam, lalu orang yang mendengar itu tersinggung atau tidak? Tersinggung. Apakah perlu saya minta maaf? Kalau saya minta maaf, berarti ayat itu musti dibuang, naudzubillah," kata Ustaz Somad.

Terkait dengan video ceramah yang beredar dalam lingkup internal, UAS mengaku tidak bisa membatasi jemaah agar tidak merekam.

" Saya di mana-mana ceramah tak mungkin saya tanya matikan HP satu-satu. Tak mungkin juga saya buat perjanjian, semua yang mau masuk tanda tangan materai 6 ribu, tidak boleh disebarkan," kata dia.

3 dari 6 halaman

Ustaz Abdul Somad Penuhi Undangan Tabayyun MUI Soal Isi Ceramahnya

Dream - Ustaz Abdul Somad memenuhi undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ustaz Somad akan memberikan keterangan mengenai video ceramahnya tentang salib dan jin kafir yang viral di media sosial.

Ustaz Somad tiba di Gedung MUI mengenakan baju koko putih. Dia langsung masuk ke dalam gedung dengan pengawalan sejumlah orang.

Saat ini, Ustaz Abdul Somad menjalani pertemuan tertutup dengan sejumlah pimpinan MUI. Pertemuan ini digelar dengan tujuan agar masalah yang timbul tidak semakin melebar.

 Ustaz Abdul Somad

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, mengatakan, tujuan MUI mengundang untuk bertabayyun terkait video ceramah Ustaz Abdul Somad.

" Kami perlu bertabayyun terlebih dulu dengan yang bersangkutan," kata Zaniut.

Dalam hal ini, ucap Zainut, MUI memposisikan diri sebagai mediator untuk mengetahui kebenaran isi ceramah yang disampaikan UAS.

" Kami berharap masalah ini cepat bisa diselesaikan sehingga tidak berlarut," ucap dia.

4 dari 6 halaman

Sore Ini, MUI Undang Ustaz Abdul Somad Tabayyun Ceramah Salib

Dream - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengundang Ustaz Abdul Somad untuk bertabayyun petang ini. Undangan ini terkait ceramah salib yang menjadi viral di sosial media

" Kami perlu bertabayyun terlebih dulu dengan yang bersangkutan dan Insya Allah beliau siap bertemu dengan kami hari ini jam 15.00 WIB di Kantor MUI," ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi, Rabu 21 Agustus 2019. 

Zainut menuturkan, undangan kepada Ustaz Abdul Somad ke kantor MUI berdasarkan rapat pimpinan harian MUI pada Selasa, 20 Agustus 2019.

Pertemuan itu nantinya akan membahas mengenai kronologi isi ceramah Ustaz Abdul Somad.

Setelah mengonfirmasi secara langsung,  MUI berharap tidak mengambil sikap yang salah dalam menangani masalah ini.

" MUI ingin memposisikan diri sebagai mediator atau penengah dalam menyelesaikan masalah ini. Kami berharap masalah ini cepat bisa diselesaikan, sehingga tidak berlarut," ucap dia.

MUI juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak terprovokasi dengan sebaran potongan video ceramah Abdul Somad. Menurut MUI, penyebar video hanya ingin menciptakan ketegangan antar umat beragama.

5 dari 6 halaman

Ceramah Salib Ustaz Abdul Somad, MUI: Jangan Terpancing

Dream - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi, meninta semua pihak tetap tenang menanggapi viralnya petikan video ceramah Ustaz Abdul Somad mengenai salib dan jin kafir.

Zainut menilai ada pihak yang berusaha mengadu domba masyarakat dengan video itu.

" MUI mengimbau kepada semua pihak untuk dapat menahan diri, tidak terpancing dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja ingin menciptakan keresahan di masyarakat dengan cara mengadu domba antarumat beragama," ujar Zainut dalam keterangan tertulisnya, Senin 19 Agustus 2019.

Zainut turut menyayangkan beredarnya petikan video itu di media sosial, hingga memicu polemik antarumat beragama. Dia pun meminta aparat kepolisian menyelidiki kasus ini.

" MUI meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut pengunggah pertama video, yang diduga mengandung konten SARA itu untuk mengetahui motif, maksud dan tujuan dari pelakunya," ucap dia.

 

6 dari 6 halaman

MUI: Keyakinan Agama Bersifat Sakral

Selanjutnya, Zainut mengatakan keyakinan terhadap agama bersifat sakral dan suci. Sehingga akan menjadi sensitif jika disinggung oleh pihak lain yang bukan dari golongan tersebut.

" Semua pihak menghormati dan menghargai keyakinan agama tersebut sebagai bentuk penghormatan dan toleransi dalam kehidupan beragama," kata dia.

Lebih lanjut, MUI mengajak seluruh tokoh agama untuk senantiasa menyampaikan isi ceramah yang arif, bijaksana dan menyejukkan.

" Terhadap masalah yang menimpa Ustadz Abdul Somad, MUI menyarankan agar para pihak menempuh jalur musyawarah dengan mengedepankan semangat kekeluargaan dan persaudaraan," kata dia.

Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-
Join Dream.co.id