Pengakuan Mahasiswi Samarinda Jual Foto Syur di Media Sosial

News | Senin, 23 Mei 2016 18:42
Pengakuan Mahasiswi Samarinda Jual Foto Syur di Media Sosial

Reporter : Sandy Mahaputra

Mahasiswi cantik itu menjual fotonya syur dirinya tengah berada di tempat umum. Setiap foto dihargai...

Dream - Mahasiswi Samarinda berinisial KK (23) menyerahkan diri ke Polresta Samarinda, Kalimatan Tengah, Sabtu kemarin. KK merupakan tersangka pornografi.

Diketahui sejak Juni 2015 lalu, tersangka menjual foto-foto syur dirinya tengah berada di tempat umum, kemudian disebar oleh si pembeli ke sosial media.

Dikutip Dream dari akun Facebook Polda Kaltim, Senin 23 Mei 2016, KK meraup keuntungan lebih dari Rp 20 juta dari hasil penjualan foto itu.

KK menjual fotonya seharga Rp 100 ribu per foto pada seseorang yang memesan. Foto baru dikirimkan setelah uang ditransfer terlebih dahulu ke rekening tersangka.

Hingga saat ini polisi masih mendalami motif lain di balik tersebarnya foto mahasiswi cantik itu.

" Saat ini tersangka KK masih menjalani pemeriksaan atas perkara yang disangkakan kepadanya oleh unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak)" .

2 dari 5 halaman

6 Mahasiswi Layani Tamu di Hotel, Pingsan Saat...

Dream - Aparat kepolisian Polda Jambi menggerebek sejumlah hotel dan penginapan yang dihuni pasangan mesum. Sebagian dari pasangan mesum itu ternyata mahasiswi.

Dikutip dari laman Jambiindependent.com, operasi yang berlangsung Rabu pekan kemarin itu, berhasil menjaring 11 pasangan mesum. Enam di antaranya masih berstatus mahasiswi.

Petugas gabungan menyasar salah satu hotel di kawasan Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Hotel ini berada di kawasan yang dianggap sepi dan jauh dari pantauan petugas.

Salah seorang penghuni kamar berusaha menghalangi petugas dengan tidak membukakan pintu kamar. Ketika polisi mengancam akan mendobrak pintu, akhirnya pintu kamar dibuka.

Di dalam kamar itu polisi mendapatkan pasangan mesum berinisial RR (22) dengan seorang pria dengan inisal ER.

Wanita yang belakangan diketahui seorang mahasiswi, langsung terkulai lemas dan jatuh pingsan setelah mendapati banyak petugas. Setelah dicek oleh anggota, ternyata RR hanya berpura-pura pingsan.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan 6 orang mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang berada di Jambi. Keenam 'ayam kampus' tersebut berinisial DW. Dia kedapatan sekamar dengan DN.

Lalu, AL ditemukan sedang berdua dengan Sy, dan pasangan terakhir adalah EV dan ER.

DW (18) adalah mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Jambi, mengatakan, dia baru sampai di lokasi tersebut. Dia mengaku tidak berbuat yang apa-apa dengan teman lelakinya.

Para pasangan yang tertangkap mesum itu digelandang ke Mako Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan. Mereka diminta membuat surat perjanjian tidak akan mengulangi perbuatan.

(Sumber: Jambiindependent.compojoksatu.id)

3 dari 5 halaman

Pura-Pura Pakai Mukena Saat Digerebek, Ternyata Lupa...

Dream - Berpura-pura memakai mukena seakan-akan baru selesai menunaikan salat Subuh.

Itulah akting seorang remaja perempuan ketika membuka pintu kamar hotel untuk mengelabui aparat yang sedang menjalankan operasi penyakit masyarakat. Peristiwa ini terjadi di sebuah hotel murah, Jalan Sekilau, Kuantan, Pahang, Malaysia, belum lama ini.

Namun taktik itu gagal memperdaya petugas Jabatan Agama Islam Pahang (JAIP). Karena remaja perempuan itu ditemukan lupa memakai kain sarung.

Sementara pasangannya yang bukan mahram, ditemukan bersembunyi di atas lemari dalam kondisi tanpa pakaian.

Remaja perempuan berusia 21 tahun itu kemudian ditahan bersama pasangannya yang berusia 20-an karena diyakini berkhalwat (berduaan dengan lain jenis yang bukan mahram) di dalam kamar hotel tersebut.

Dalam penggebrekan pada pukul 6.30 pagi yang menyertakan wartawan itu, para petugas JAIP menolak alasan pasangan pria perempuan tersebut yang memasuki kamar hotel untuk mengirim setrika.

" Kami tidak percaya kamu mengirim setrika, kalaupun kamu berbuat begitu mengapa harus berdua-duaan dan berada dalam kondisi tidak menutup aurat," kata salah seorang petugas JAIP di tempat kejadian.

Akibat gagal menjawab berbagai pertanyaan petugas JAIP, pasangan tersebut akhirnya 'menyerah' sebelum dibawa ke kantor JAIP Kuantan untuk konseling dan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Asisten Direktur Penegakan Hukum Syariah JAIP, Badaruddin Ahmad Bustami mengatakan, pihaknya telah menangkap sebanyak 40 orang berusia 20-an yang diduga berkhalwat di dalam kamar hotel murah.

Menurutnya, operasi bertajuk Ambang Merdeka itu melibatkan pemeriksaan terhadap enam buah hotel selama dua jam dimulai sejak 6 pagi.

" Kami mendapati kebanyakan mereka yang ditangkap telah menginap di hotel setelah berjalan-jalan sampai pagi," katanya.

Dia menambahkan, semua yang ditangkap akan akan diambil keterangannya dan menjalani persidangan.

(Ism, Sumber: Mynewshub.cc)

4 dari 5 halaman

Digerebek di Kamar Hotel Ngaku Kakak Beradik, Ternyata...

Dream - Sepasang kekasih yang mengaku 'kakak beradik' diamankan polisi dari sebuah kamar penginapan di Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, Sabtu kemarin.

Petugas tak begitu saja percaya. Mereka bertanya dengan teknik penyelidikan, hingga akhirnya pasangan itu mengaku sepasang kekasih.

Di saat petugas mengurusi pasangan bukan muhrim ini, ada seorang pemuda yang keluar dari kamar lainnya, yang juga bersama teman perempuannya.

Entah mereka kompak dengan pasangan yang lain atau memang kebetulan. Pemuda itu juga mengaku bahwa perempuan yang bersamanya adalah adik kandungnya sendiri.

Lagi-lagi petugas tidak percaya. Apalagi saat diperiksa, wanita yang disebut sebagai adiknya itu justru buru-buru masuk ke kamar mandi untuk mengenakan celana.

" Kedua pasangan ini kami amankan ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolsek Tanjung Redeb, Ajun Komisaris Polisi Surya Irianto.

Peristiwa itu merupakan rangkaian razia operasi pekat yang dilakukan Polsek Tanjung Redeb, Berau. Ulasan selengkapnya klik di sini. (Ism) 

5 dari 5 halaman

Wanita Ajak Lelaki ke Kebun Pisang, Ternyata...

Dream - Nasib malang menimpa tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia. Lelaki yang bekerja di sebuah ladang sawit Pos Pulat, Gua Musang, putus kemaluannya setelah dipotong seorang wanita warga Thailand Minggu malam waktu setempat.

Kepala Polisi Daerah Gua Musang, Superintendan Saiful Bahri Abdullah mengatakan, kejadian terjadi jam 8.30 malam di kebun pisang di belakang surau Kampung Gua Air yang terletak sekitar delapan kilometer dari Pos Pulat.

Saiful Bahri mengatakan, sebelum kejadian, korban yang tinggal di mes pekerja perkebunan di Pos Pulat, pergi ke Kampung Gua Air dengan sepeda motor bersama seorang temannya.

" Korban tiba di desa itu untuk menunaikan salat Maghrib, sementara temannya duduk di toko terdekat sambil mengobrol melalui ponsel," kata Saiful Bahri kepada wartawan lokal.

Dia mengatakan, begitu keluar dari surau usai menjalankan salat Maghrib, korban yang berusia 36 tahun itu bertemu dengan seorang wanita yang dikenalnya. Wanita itu memaksa korban masuk ke kebun pisang bersamanya.

Tanpa banyak bicara, wanita itu langsung membuka celana korban dan memotong kemaluannya.

Korban baru menyadari kemaluannya dipotong setelah terasa sakit dan kemudian dia berteriak meminta tolong. Sementara tersangka sudah kabur dari tempat kejadian.

Imam surau yang mendengar teriakan korban, bergegas ke tempat kejadian dan menemukan kemaluan korban berlumuran darah.

" Korban kemudian dikirim ke Rumah Sakit Gua Musang sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II (HRPZII) di Kota Baharu untuk perawatan lebih lanjut. Polisi sedang melacak wanita berusia 19 tahun itu," katanya.

(Ism, Sumber: Mynewshub)

Terkait
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id