Pengajian Para Artis

News | Senin, 26 Maret 2018 20:20
Pengajian Para Artis

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Tak lagi soal ingar-bingar dunia hiburan. Para artis ini mencari penyejuk rohani dengan mengikuti pengajian.

Dream - Riuh. Rumah megah itu penuh tamu. Seratus orang lebih. Mereka meriung di ruangan besar. Bercengkerama. Sebagian lagi menyantap hidangan yang menghampar di meja panjang. Malam yang masih muda itu benar-benar meriah.

Wajah-wajah itu tak asing. Mereka kerap menghias layar kaca, mengisi berbagai program televisi. Jadi pemandu, juga bintang tamu. Orang-orang itu memang pesohor. Selebriti negeri ini.

Tapi kali ini mereka tampil beda. Tak ada kostum panggung. Tidak juga makeup tebal. Para pria berbaju koko. Sebagian mengenakan peci. Tamu perempuan lain lagi. Seluruhnya berhijab, menutup aurat rapat-rapat.

Mereka memang bukan sedang menunggu konser. Tidak pula syuting film atau sinetron. Apalagi pesta arisan. Para artis itu berkumpul untuk urusan rohani. Mereka sedang pengajian. Menyegarkan jiwa dengan ilmu agama.

Di atas lantai ruangan itu, terbentang permadani. Di sanalah mereka duduk. Lesehan. Berderet. Berhimpit. Tak ada jarak satu dengan lainnya. Canda tawa mereka terhenti sejenak. Mata mereka terpaut ke mulut lorong. Pintu masuk ruangan itu.

Di sanalah muncul orang yang dinanti. Seorang ustaz kondang. Artis-artis itu semua berdiri. Menyambut pria berbaju putih yang baru datang itu. Bila saban hari mereka diburu, diajak selfie, tidak malam itu. Ganti mereka yang antre. Berebut salaman dengan guru yang muncul dari pintu. Dialah, Ustaz Abdul Somad.

Hiruk-pikuk itu segera padam. Abdul Somad mengambil alih suasana. Dia duduk di kursi. Pengajian pun dimulai. Ustaz asal Pekanbaru itu menjabarkan perjalanan hidup manusia. Detail. Mulai terbentuk hingga kematian. Lengkap dengan dalil. Menukil hadis dan Alquran.

Tak ada lagi artis. Mereka lebih terlihat seperti guru dan murid. Para selebriti itu tetap duduk di lantai. Mereka khusyuk. Sesekali tergelak penjelasan lucu si tuan guru. Jika Anda pernah ikut ngaji di surau atau langgar desa, begitulah suasananya. Riang.

Itulah suasana pengajian yang digelar di rumah pasangan selebriti Primus Yustisio dan Jihan Fahira pada Minggu 25 Februari 2018. Sederet artis beken hadir dalam ajang itu.

Tak hanya sekali. Para artis sudah berulang kali menggelar pengajian bersama. “Ada kenikmatan sendiri ketika datang ke pengajian,” tutur Arie Untung.

***
Arie memang kerap ikut ngaji bareng. Dua tahun sudah dia mengaji ke para ustaz. Berguru, mencecap ilmu-ilmu agama. Bagi dia, masa hura-hura sudah lewat. Pengajian jauh lebih penting dari tempat hiburan.

Sudah bukan rahasia, dunia artis identik dengan kehidupan glamor. Bila tidak hati-hati, mudah terjerumus. Tentu kita masih ingat deretan artis yang beruntun dibekuk karena kasus narkoba. Dan pengajian-pengajian seperti inilah yang dibutuhkan untuk mempertebal pengetahuan dan iman.

Dulu Arie memang selalu berburu tiket konser. Tapi sekarang, mengejar ustaz jauh lebih keren. “Kalau kajian pulangnya kayak setelah refill, fresh, terus bisa sharing ke yang lain,” ujar dia.

Petualangan Arie ikut pengajian bermula dari coba-coba. Semula dia mengajak sang asisten ikut pengajian di sekitar Blok M. Dari sanalah dia tertarik. “Karena memang setiap keluar dari kajian kayak dapat ilmu baru. Kayak habis recharge, fresh lagi.”

Arie beruntung. Dia dipertemukan dengan para artis yang tergabung dalam Komunitas Musawarah. Grup pengajian para artis yang berdomisili di Bintaro. Meski jauh dari rumah, dia berusaha ikut pengajian itu. Kini, Arie ikut beberapa grup pengajian.

“Saya juga ikut di grup komedian hijrah, pengusaha hijrah, masyarakat ekonomi syariah. Macam-macam deh, kumpulan itu semuanya memberikan manfaat,” tambah suami Fenita itu.

Sebagai artis, jadwal mereka memang padat. Tapi bukan berarti tak punya waktu untuk mengaji. Sesibuk apapun, mereka selalu berusaha datang. Apalagi ustaz yang mengisi pengajian sulit didatangkan karena punya jadwal lebih sibuk dari band kondang.

Alhamdulillah, Allah masih memberikan waktu untuk ikut kajian. Itu uniknya Allah, sesibuk apapun kita bisa ikut mengaji,” kata dia.

Coba putar ulang video tadi. Pasti Anda akan menemukan nama-nama tenar macam Dewi Sandra. Ada juga pasangan Dimas Seto dan Dini Aminarti. Dude Herlino bersama Alyssa Soebandono. Tommy Kurniawan. Teuku Wisnu bersama Shireen Sungkar. Sahrul Gunawan hingga Hengky Kurniawan. Masih banyak lagi.

Mereka bukan hanya selebriti. Tak hanya sibuk di dunia hiburan. Para artis itu juga mengurusi bisnis. Ada juga yang bergulat dengan urusan politik tanah air. Tapi sesibuk apapun, mereka rela datang ke pengajian itu. Demi ilmu agama.

Pengajian ini memang tak sekadar kumpul-kumpul. Selain silaturahmi, mereka juga banyak mendapat ilmu baru. Tema pengajian itu memang bermacam-macam. Mulai kisah hijrah sampai masalah akhlak.

Mereka juga sering membahas sejarah Nabi dengan mengaji kitab Sirah Nabawiyah. “Nanti kami bahkan mau buat belajar Alquran dengan benar enam jam. Dari nol sampai bisa baca Alquran dengan benar,” tutur Arie.

 

ARTIS SERANG @ustadzabdulsomad (SLIDE KE KANAN) Hallo @instagram they are indonesian celebrities who have more than 45 millions of followers if all together were compiled, they were excited to meet @ustadzabdulsomad, having his account suspended the other day was really not a good idea, he is one of most-loved person in indonesia. Thanks @instagram for staying on a neutral Zone cheers ð�¤© *sengaja pake bhs londo biar akun2 baik ga di suspend2 lagið���, Alhamdulillah.. MAKIN BYK ARTIS CINTA ULAMA semalem private session brg @ustadzabdulsomad aja berjubelnya begini, waduh? bagaimana klo di open?. ngobrol curhat masalah keluarga, pribadi, mualaf, pekerjaan di entertainment dan macem2 santai tanpa ada barriers Masya Allah, jelas disini utamakan persatuan mungkin ada perbedaan tapi ambil persamaannya “Aswaja”, Setiap ikan gemuk ada tulangnya setiap ikan kurus ada dagingnya. Ambil baiknya buang buruknya sambil terus membekali diri dan menebarkan akhlak dan kebaikan ke seluruh mahluk tanpa memandang latar belakang yg berbeda. Teman2 di IG ku, saudara2ku ini pekerjaannya sibuk semua, tapi tetap datang ke kajian.. yuk semua ikutan ramaikan majelis2 ilmu dng ustadz2 kalian, mari bersatu rapatkan Shaff. Saling menjaga dan menyayangi ulama kita, terima kasih utk pasangan Primus Jihan thanks for the hospitality utk teman2 yg ketinggalan/ berhalangan nanti kita berkabar kembali #rapatkansaf #rapatkanshaff @marioirwinsyah @ipphoright @adhityaputri @tommykurniawann @umar_syarief @corrypamela @dude2harlino @ichasoebandono @kasifheer @rama_michael @ratnagalih @okisetianadewi @oryvitrio @ashasyara @ifanseventeen @muhammadirfan @dierabachir @hengkykurniawan @teukuwisnu @shireensungkar @virgoun_ @novan_rian @adrianmaulana @babecabiita @sahrulgunawanofficial @dimasseto_1 @rickyharun @dhiniaminarti @marinizumarnisreal @fenitarie @daffawardhana @desyratnasari @annisa_trihapsari @isabellafawzi @chikifawzi @tika_ramlan @cut_keke @yatioctaviapangky @herfiza @agoozerahman @dewisandra @ayupratiwi @sonyafatmala @teuku.rian @ayahkembar @mumtaz.futri @inararusli @ramita_nasution @intan_nuraini23 duh aku lupa siapa lagi nnti klo inget ditambain sendiri, yg mau repost n share lg monggo ya

A post shared by Arie Untung (@ariekuntung) on

***
Bukan bermaksud eksklusif. Mereka membuat pengajian para artis ini tidak untuk menutup diri. Melainkan karena kondisi. “Bukan karena kita tidak bergaul untuk umum, tapi karena kapasitas rumahnya enggak terlalu besar,” tutur Arie.

Banyak macam. Grup para artis ini juga bekerja sama dengan kelompok-kelompok pengajian lain. Mereka saling mendukung. Mengisi satu sama lain. “Semua saling menunjang, enggak ada yang saling bersaing, semuanya ingin sharing,” kata Arie.

Memang, kata Arie. Tak semua bisa menerima. Ada sebagian yang berkomentar miring. Menganggap mereka aneh. Ada pula yang mengidentikkan mereka dengan golongan ekstrem. Tapi tak masalah. Arie dan kawan-kawannya meyakini apa yang mereka lakukan itu benar.

“Apapun pendapat manusia kalau saya merasa menjalankan yang benar. Wallahu a'lam,” kata dia. Tapi, tak seikit pula yang mendoakan mereka.

Manfaat pengajian berjemaah ini juga dirasakan betul oleh Ricky Harun. Dia sangat senang bisa mendapat banyak ilmu baru. “Enak sama-sama, karena kita bisa dikasih tahu. Kalau belajar sendiri banyak yang kita enggak tahu, jadi enggak ada yang ngasih tahu,” kata dia.

Dengar pula pengakuan Dewi Sandra. Penyanyi R&B itu mengatakan bahwa komunitas pengajian sangat penting. Sebab, mereka bisa saling mendukung. Saling merangkul dan mendoakan. “Saya pikir itu yang membuat Islam kuat.” 

Terkait
Aneka Karakter Superhero hingga Ondel-ondel Warnai Sidang MK
Join Dream.co.id