Pengacara Tomy Winata yang Serang Hakim Ditetapkan Jadi Tersangka

News | Jumat, 19 Juli 2019 19:47
Pengacara Tomy Winata yang Serang Hakim Ditetapkan Jadi Tersangka

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

Dream - Desrizal, pengacara, yang menyerang hakim saat sidang putusan perkara perdata di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sudah ditetapkan sebagai tersangka.

" Statusnya sudah sekarang sudah tersangka. Sekarang masih dalam pemeriksaan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 19 Juli 2019.

Polisi menetapkan status tersangka berdasarkan keterangan saksi, visum korban, dan barang bukti.

Selain itu, polisi juga telah melakukan gelar perkara untuk menetapkannya sebagai tersangka.

Saat ini, lanjut Argo, Desrizal masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Pusat.

" Pemeriksaan masih berlanjut, belum selesai diperiksa sebagai tersangka," kata dia.

2 dari 6 halaman

Pengacara Tomy Winata Serang Majelis Hakim di PN Jakarta Pusat

Dream - Pengacara Tomy Winata, berinisial D, menyeran majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) saat persidangan tengah berlangsung.

Majelis hakim yang menjadi korban penyerangan diketahui tengah menangani perkara perdata nomor 223/pdt.G/2018/JKT Pst antara Tommy Winata selaku penggugat melawan PT PWG

Humas PN Jakarta Pusat, Makmur, menjelaskan aksi penyerangan sekitar pukul 16.00 WIB itu terjadi ketika majelis hakim sedang membacakan putusan. Dalam salah satu putusannya, majelis hakim pada bagian pertimbangan mengurangi petitum digugat.

" Sehingga kuasa pihak TW selaku Penggugat inisial D berdiri dari kursi kemudian melangkah ke depan majelis hakim," ujar Makmur di PN Jakpus, Kamis, 18 Juli 2019.

Makmur, mengatakan, D kemudian melepas ikat pinggang untuk menyerang majelis hakim. Ikat pinggang itu sempat mengenai dua hakim yang sedang membacakan putusan.

" Mengenai Ketua Majelis Hakim HS pada bagian jidat dan sempat mengenai hakim anggota 1, DB," kata dia.

Pengacara tersebut langsung diamankan pihak keamanan PN Jakpus. Pelaku itu kemudian dibawa ke Polsek Kemayoran untuk proses hukum lebih lanjut.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

3 dari 6 halaman

Sebelum Serang Hakim, Ini yang Dilakukan Pengacara Tomy Winata

Dream - Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Andi Samsan Nganro, mengaku mendapat laporan fakta penyerangan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh pengacara pengusaha Tomy Winata, Desrizal.

Menurut Andi, sebelum menjalankan aksinya, Desrizal tertangkap kamera sering memegangi ikat pinggang.

" Itu sementara majelis hakim membaca putusan, dia (Desrizal) sudah pegang-pegang ikat pinggang," ujar Andi di gedung MA, Jakarta, Jumat 19 Juli 2019.

Menurut Andi, tindakan yang dilakukan Desrizal telah melecehkan lembaga peradilan. Dia berharap Desrizal dapat diproses secara pidana karena telah menyerang hakim yang sedang bertugas.

" Dalam forum pengadilan, siapapun dia harus hormat dengan persidangan," ucap dia.

Andi juga mengimbau pihak-pihak yang merasa kecewa dengan putusan dapat menempuh jalur yang berlaku. " Kalau memang tidak puas, tentu ada upaya hukum," kata dia.

Akibat peristiwa itu, Sunarso menderita luka di dahinya. Selain itu, hakim anggota lain berinisial DB juga turut mengalami karena terkena sabetan ikat pinggang yang dilakukan Desrizal.

4 dari 6 halaman

Pengacara Pukul Hakim, MA: Melecehken Badan Peradilan

Dream - Mahkamah Agung (MA) menyesalkan peristiwa pemukulan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat oleh pengacara yang terjadi pada Kamis, 18 Juli 2019.

" Kami, MA, sangat menyesalkan dan merasa prihatin atas kejadian penyerangan dan tindak kekerasan yang dilakukan di persidangan pembacaan putusan perkara perdata, apalagi dilakukan oleh pengacara," ujar Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro, di kantornya, Jumat 19 Juli 2019.

Diketahui, peristiwa pemukulan itu terjadi saat sidang putusan dengan nomor perkara 223/Pdt/G/2018/PNJkt. Pengacara penggugat, Desrizal, langsung menyerang hakim Sunarso yang sedang membacakan amar putusan menggunakan ikat pinggang.

Andi menyatakan peristiwa tersebut sudah masuk ke ranah pidana. Perlu adanya proses hukum agar tidak terulang.

Ikahi Kecam Pelaku

Pada kesempatan yang sama, Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) menyatakan peristiwa tersebut telah merendahkan marwah lembaga peradilan.

" Itu merupakan tindakan contempt of court (pembangkangan terhadap pengadilan) yang melecehkan dan merendahkan badan peradilan," kata Ketua Ikahi, Suhadi.

Akibat peristiwa tersebut, Hakim Sunarso menderita luka pada dahi. Sabetan ikat pinggang Desrizal juga mengenai hakim lain berinisial DB.

Kedua hakim telah mendapat perawatan medis. Kasus ini kini tengah dalam penanganan kepolisian.

5 dari 6 halaman

Tommy Winata Terkejut

Sementara itu, pengusaha Tomy Winata (TW) menyampaikan tindakan yang dilakukan pengacaranya dengan memukul hakim di ruang pengadilan tidak seharusnya terjadi.

Lewat juru bicaranya, Hanna Lilies, TW mengaku sempat terkejut saat diberitahu tentang peristiwa pemukulan yang dilakukan kuasa hukumnya.

" Kami sangat menyesalkan. Padahal, selama ini yang kami tahu DA bukan termasuk orang yang temperamental," jelas Hanna.

Sepanjang mengenal DA, Hanna mengatakan, pengacara tersebut bukan termasuk orang yang memiliki sifat temperamental.

Namun demikian, pihaknya meminta maaf atas kejadian tersebut terlebih kepada korban. (ism, sumber: Liputan6.com)

 

6 dari 6 halaman

Tomy Winata Minta Maaf

" Oleh karena itu, TW minta maaf kepada semua pihak, khususnya pihak yang menjadi korban atas terjadinya hal tersebut. Kami pun heran apa yang menyebabkan dia gelap mata,” tutur Hanna.

Dia juga mengimbau agar DA taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku. Atas kejadian ini, Tomy Winata pun mempercepat kepulangannya ke Tanah Air.

" TW (Tomy Winata) juga mengimbau kepada DA agar taat dan patuh terhadap aturan hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Sehubungan dengan peristiwa tersebut, TW sedang berusaha untuk mempercepat kepulangannya ke Tanah Air," pungkasnya seperti dikutip dari Liputan6.com

 

Terkait
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone
Join Dream.co.id