Pemerintah Hentikan Sementara Penerbitan Visa WNA dari India

News | Jumat, 23 April 2021 19:01
Pemerintah Hentikan Sementara Penerbitan Visa WNA dari India

Reporter : Ahmad Baiquni

WNI dari India masih diizinkan pulang.

Dream - Pemerintah segera mengambil langkah mengantisipasi masuknya Covid-19 dari India. Salah satu upaya preventif dilakukan dengan menghentikan sementara penerbitan visa asing dari India.

" Peraturan bersifat sementara dan akan terus dikaji ulang," ujar Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto.

Kebijakan ini diberlakukan kepada Warga Negara Asing (WNA) yang pernah tinggal di India ataupun mengunjungi negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

Langkat ketat pemerintah ini dilakukan mengingat terjadi lonjakan kasus Covid-19 sangat tinggi di India. Pemicu ledakan kasus baru di Negeri Bollywood itu diduga akibat pelonggaran mobilitas dan munculnya varian baru yang diklaim lebih mematikan.

" Berdasarkan hasil pencermatan tersebut, pemerintah memutuskan menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi India dalam kurun waktu 14 hari," kata Airlangga.

 

2 dari 4 halaman

Tsunami Covid-19 India

Penambahan kasus harian Covid-19 di India kini telah mencapai lebih dari 300 ribu, yang oleh para pakar disebut dengan 'Tsunami Covid-19'. Sejumlah negara mulai menutup perbatasannya untuk warga India.

Negara tersebut antara lain Hong Kong, Selandia Baru, Pakistan, Arab Saudi, Inggris. Menyusul kemudian Singapura dan Kanada.

Khusus untuk WNI dari India, kata Airlangga, masih dibolehkan masuk. Tetapi, protokol pencegahan Covid-19 dijalankan secara lebih ketat.

" Ketentuannya akan dilanjutkan dengan surat edaran DIrjen Imigrasi Kumham juga lembaga terkait, mulai berlaku Minggu, 25 April 2021," kata Airlangga.

Sumber: Merdeka.com

3 dari 4 halaman

Heboh 127 Warga India Masuk Indonesia Saat `Tsunami` Covid-19 di Negeri Asalnya

Dream - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendapati data sebanyak 127 warga India masuk ke Indonesia. Kedatangan warga dari negeri Bollywood itu cukup mencemaskan karena India tengah menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang sangat tinggi saat terjadi penambahan 300 ribu kasus dalam sehari.

Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Benget Saragih, mengatakan seluruh warga India tersebut masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mereka tiba di Indonesia menggunakan pesawat charter langsung dari India.

" (Total) penumpangnya sebanyak 132 orang, 127 itu adalah WNA India. Nah, 5 Warga Negara Indonesia. Semua (warga India) masuk ke Indonesa dengan ada KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas)," ujar Benget.

KITAS memungkinkan warga asing untuk masuk Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Pemerintah sendiri masih membolehkan pemegang KITAS untuk melakukan mobilitas menuju Indonesia.

 

4 dari 4 halaman

Diawasi Secara Ketat

Benget memastikan seluruh warga India tersebut juga membawa hasil negatif RT-PCR valid dari negara asalnya. Meski demikian, 127 warga India ini tetap perlu diwaspadai.

Ini karena India mencatat lonjakan kasus sangat tinggi akibat pelonggaran aturan berkerumun serta munculnya varian baru B1617. Sementara Pemerintah tengah memberlakukan pembatasan mobilitas jelang larangan mudik Lebaran 2021.

" Ini menjadi perhatian kami, sehingga kami kemarin memberlakukan semua warga negara yang datang dari India mendapat pengawasan tanda gejala dan pengukuran suhu dengan ketat di bandara, termasuk mengisi kartu kewaspadaan kesehatan," kata dia.

Benget melanjutnya para warga India tersebut saat ini menjalani karantina di 23 hotel di Jakarta sesuai prosedur perjalanan luar negeri yang ditetapkan Pemerintah. Selain itu, mereka juga telah menjalani tes RT-PCR pada Kamis, 22 April 2021.

" Jika hasil tes PCR kedua negatif, mereka diperbolehkan melanjutkan perjalanan," kata Benget.

Sumber: Liputan6.com

Join Dream.co.id