Pejuang Perempuan Ini Paling Ditakuti ISIS

News | Rabu, 19 Agustus 2015 18:02
Pejuang Perempuan Ini Paling Ditakuti ISIS

Reporter : Reza

Bagaikan malaikat pencabut nyawa, pejuang perempuan Kurdi buat tentara ISIS takut dan lari tunggang langgang.

Dream - Pejuang perempuan Kurdi banyak dikagumi atas keberaniannya mempertahankan negara dan menjunjung kesetaraan dan hak-hak perempuan di tengah invasi kejam tentara Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Mereka bagaikan malaikat penyelamat bagi kaum perempuan. Dan bagaikan malaikat maut bagi tentara ISIS.

 Pejuang Perempuan Ini Paling Ditakuti ISIS© The Sun

Kekejaman tentara ISIS membuat amarah mereka terus berkobar. Tentara ISIS sering kali menjadikan perempuan sebagai objek perbudakan, dan pemerkosaan.

Pejuang perempuan Kurdi bagai mimpi buruk bagi tentara ISIS.

Bagaimana tidak, basis pertahanan tentara ISIS di beberapa daerah di Irak sudah habis mereka bombardir.

Berpakaian loreng gurun, rompi anti peluru, serta senapan AK47 di tangan, dua batalion pejuang perempuan Kurdi berkekuatan 500 personel ini, tanpa lelah terus melancarkan serangan kepada tentara ISIS.

Dipimpin oleh Kolonel Ahmad Nahida Rashid (49), pasukan yang berbasis di Sulaymaniyah, Kurdistan, Irak utara, berjuang memukul mundur tentara ISIS yang menguasai daerah mereka.

Dikutip dari The Sun, para tentara ISIS jeri menghadapi mereka. Pasalnya, mereka takut tidak mati syahid karena harus mati di tangan perempuan.

" Ini senjata bagi kami. Mereka tidak suka jika harus mati di tangan kami,” kata Kolonel Nahida kepada The Sun.

Ketakutan tentara ISIS tehadap para pejuang perrempuan Kurdi kian menjadi-jadi ketika ratusan lebih tentaranya mati ketika berhadapan dengan  pejuang perempuan Kurdi dalam pertempuran sengit di kota Kobane, di perbatasan Turki-Suriah, baru-baru ini.

Join Dream.co.id