Pasien Covid-19 di Malaysia Meninggal, Sempat Liburan ke Indonesia

News | Jumat, 27 Maret 2020 19:01
Pasien Covid-19 di Malaysia Meninggal, Sempat Liburan ke Indonesia

Reporter : Maulana Kautsar

Sebanyak 2.031 orang mengidap Covid-19 di Malaysia.

Dream - Seorang pasien Covid-19 asal Malaysia, 35 tahun, meninggal dunia. Dengan kematian ini, total kematian di Malaysia menjadi 24 orang.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah pasien Covid-19 itu sebelum dinyatakan positif, sempat berlibur ke Indonesia. Perjalanan itu digelar pada awal Maret 2020.

" Orang itu mulai menunjukkan gejala lima hari sebelum dirawat di Rumah Sakit Kuala Lumpur pada 18 Maret," ucap Noor, Jumat, 27 Maret 2020.

" Hasil Covid-19 ditemukan positif pada 20 Maret," kata dia, dilaporkan The Star.

Noor mengatakan, kesehatan pasien tersebut memburuk dari hari ke hari. Dia dinyatakan meninggal dunia, 26 Maret pukul 21.30.

Kementerian Kesehatan memberikan belasungkawa kepada keluarga pasien, yang merupakan kasus ke-1.056 di Malaysia. Saat ini, di Malaysia, terdapat 2.031 kasus pasien positif Covid-19. Sementara itu, pasien yang sembuh tercatat 215 orang.

2 dari 6 halaman

Raja dan Ratu Malaysia Dikarantina

Dream - Raja dan Ratu Malaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah dan Permaisuri Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah menjalani masa karantina selama 14 hari. Ini menyusul sejumlah staf kerajaan dinyatakan positif terjangkit virus corona. 

Kepala Urusan Rumah Tangga Kerajaan, Ahmad Fadil Shamsuddin, mengatakan Raja dan Ratu sudah menjalani tes Covid-19 dan dinyatakan negatif.

Tetapi, dengan alasan keamanan dan keselamatan, Sultan Abdullah dan Permaisuri Azizah diharuskan menjalani karantina.

Menurut Fadil, ada tujuh staf Istana Negara yang dinyatakan positif kini dalam keadaan stabil dan dirawat di Rumah Sakit Kuala Lumpur.

Dia juga mengatakan siapa saja yang telah melakukan kontak dekat dengan tujuh staf tersebut diperintahkan untuk menjalani pemindaian Covid-19.

3 dari 6 halaman

Imbau PM Tunda Rapat Pra-Kabinet

Selanjutnya, Fadil menjelaskan Sultan Abdullah juga mengimbau agar Perdana Menteri Muhyiddin Yassin menunda rapat pra-Kabinet hingga krisis virus corona berakhir.

" Sembari mendukung pengumuman Pemerintah tentang perpanjangan periode kendali pergerakan hingga 14 April, Yang Mulia juga menyatakan harapan semua orang Malaysia akan tetap kuat dalam menghadapi masa sulit ini dan terus memberikan dukungan dan kerja sama mereka kepada petugas kesehatan dan personel keamanan," ucap Fadil.

Malaysia tercatat memiliki kasus infeksi virus corona terkonfirmasi cukup tinggi, dengan 1.769 pasien positif. Sedangkan angka kematian mencapai 16 orang.

Pada Rabu, PM Muhyiddin menetapkan perpanjangan masa penutupan wilayah Malaysia hingga 14 April 2020. Masyarakat diminta untuk berada di rumah.

Bagi mereka yang melanggar, dikenakan sanksi denda sebesar 1.000 ringgit, setara Rp3,7 juta. Juga diancam dengan hukuman penjara selama enam bulan.

Sumber: Free Malaysia Today

4 dari 6 halaman

Wabah Covid-19 Melonjak, Malaysia Lockdown Mulai 18 Maret

Dream - Malaysia memutuskan untuk mengunci wilayahnya sejak 18 Maret hingga 31 Maret 2020. Keputusan itu dibuat karena lonjakan pasien yang positif virus corona.

" Kerajaan memandang serius situasi ancaman virus berbahaya ini terutama perkembangan gelombang kedua. Kerajaan berupaya mencegah penularan baru wabah ini yang dikhawatirkan menjangkiti masyarakat ramai," tulis Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, diakses Selasa, 17 Maret 2020.

Yassin mengatakan, terjadi lonjakan pesat pasien yang positif virus corona. Pada Minggu, jumlah pasien positif mencapai 190 orang, sementara pada Senin, 125 orang dinyatakan positif.

Dengan penambahan itu, sejak Senin, 16 Maret 2020, pasien dengan Covid-19 mencapai 553 orang, dengan 42 diantaranya dinyatakan pulih.

Selain lockdown, Malaysia juga melarang pergerakan dan berkumpul di keramaian. Termasuk aktivitas keagamaan, hiburan dan sosial, dan budaya.

" Untuk menguatkan larangan ini semua rumah peribadahan dan pusat bisnis harus tutup, kecuali mal, pasar, kedai, dan toko kelontong yang menjual barang kebutuhan sehari-hari," tulis dia.

5 dari 6 halaman

Kantor Pelayanan Publik Tetap Buka

Yassin juga meminta umat Islam menangguhkan aktivitas keagamaan di masjid dan surau, termasuk sholat Jumat.

Imbauan kedua yaitu, membatasi seluruh perjalanan warga Malaysia ke luar negeri. Selain itu, bagi warga yang baru saja pulang dari luar negeri, diminta untuk menjalani karantina mandiri.

Malaysia juga membatasi masuknya wisatawan mancanegara ke wilayahnya. 

Selain menutup akses, Malaysia juga menutup seluruh akses lembaga pendidikan dari tingkat dasar, madrasah hingga perguruan tinggi.

Meski begitu, beberapa kantor pelayanan penting negara masih dibuka. Kantor tersebut terutama mengurusi, kebutuhan air, listrik, telekomunikasi, keamanan, perbankan, kesehatan, penjara, pelabuhan, bandar udara, hingga konsumsi.

" Saya sadar bahwa saudara-saudara mungkin merasakan bahwa tindakan yang diambil oleh kerajaan ini menimbulkan kesulitan dan kesukaran untuk saudara-saudari menjalani kehidupan harian. Tetapi, tindakan ini harus diambil untuk membendung penularan wabah Covid-19 yang mungkin merenggut nyawa warga negara ini," kata dia.

6 dari 6 halaman

Potret Saat Warga Dunia Membuat Jarak untuk Cegah Virus Corona

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan imbauan ke masyarakat agar bekerja dari rumah dan menghindari kerumunan. Aktivitas yang melibatkan banyak orang diminta untuk ditunda ataupun ditiadakan.

Di media sosial, merebak beberapa praktik social distancing. Praktik ini dikenalkan di Korea Selatan.

Praktik ini didasarkan pada jarak droplet (percikan cairan) yang keluar dari seseorang. Droplet disebut-sebut dapat menularkan virus kepada orang lain.

Teknik social distancing, diduga menjadi cara Korea Selatan untuk menghindari lockdown untuk menekan penyebaran virus corona. Kondisi itu membuat ekonomi di negara itu relatif stabil ketimbang negara lain yang terdampak virus corona.

Seorang pengguna Twitter, @jesicatedja, mengunggah beberapa foto social distancing di China, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Join Dream.co.id