Otak Balita Ini Tumbuh di Hidung

News | Selasa, 15 Desember 2015 14:29
Otak Balita Ini Tumbuh di Hidung

Reporter : Eko Huda S

Sebagian otak ini keluar dari rongga tengkorak yang belum menutup dengan sempurna. Benjolan di hidung itu terus tumbuh. Membesar hingga menutup saluran pernapasan.

Dream - Ollie Trezise. Inilah bayi yang lahir dengan kondisi sangat langka. Terdapat benjolan pada hidung balita berusia 21 tahun ini. Sehingga orang-orang menyebutnya mirip dengan Pinokio, karakter kartun yang punya hidung panjang.

Balita asal Maesteg, Wales, ini lahir dengan kondisi encephalocele, yaitu benjolan yang terjadi pada wajah dan kepala karena gangguan penutupan tabung saraf. Tulang tengkoraknya belum menutup dengan sempurna.

Sehingga sebagian otaknya keluar melalui celah tengkorak dan tumbuh pada hidung tersebut. Ollie harus menjalani beberapa kali olerasi agar bisa tetap bernapas. Sebab, benjolan itu telah menyebabkan lubang hidungnya tertutup.

“ Pada awalnya saya tidak yakin bagaimana saya akan mengatasinya. Tapi saya tahu bahwa saya akan mencintainya, tidak peduli dia terlihat seperti apa,” kata ibu Ollie, Amy Poole, sebagaimana dikutip Dream dari Mirror.co.uk, Selasa 15 Desember 2015.

Kondisi ini diketahui saat Ollie masih berada di dalam kandungan. Saat itu usia kandungan sekitar 20 minggu. Dokter yang melakukan USG melihat adanya jaringan yang tumbuh di bagian hidung janin. Dan Amy benar-benar terkejut saat melihat bayi yang dilahirkannya di Rumah Sakit Universitas Cardiff pada 2014 itu.

“ Saat mereka memberikan Ollie untuk saya gendong, saya terkejut dan hampir tak dapat bicara,” tambah Amy.

Dokter kemudian melakukan scan MRI untuk mengetahui kondisi Ollie setelah dilahirkan itu. Dari pemeriksaan itu diketahui Ollie mengalami encephalocele. Dalam kasus Ollie, sebagian otak keluar melalui celah tengkorak, dan tumbuh di hidung.

Benjolan itu terus membesar seiring dengan pertumbuhan Ollie. Lubang hidungnya juga semakin tertutup. Saat usia 9 bulan, Ollie menjalani operasi untuk membuatnya bisa bernapas. Semula Amy sangat takut jika putranya itu menjalani operasi. Namun dokter memberi tahu sejumlah risiko jika tak dioperasi. “ Jadi saya setuju untuk dilakukan operasi,” katanya.

Pada November 2014 itu, Ollie menjalani operasi selama dua jam di Rumah Sakit Anak Birmingham. Operasi itu berjalan sukses. Operasi yang dilakukan termasuk memotong tengkorak terbuka Ollie untuk menghilangkan kantung yang mengandung kelebihan cairan otak dan membuat lubang hidungnya.

Karena kondisi yang langka, perawatan hanya bisa dilakukan di Birmingham dan tiga spesialis pusat kesehatan lain di Inggris, yaitu Great Ormond Street, Alder Hey Childrend’s Hospital di Liverpool, dan Rumah Sakit John Radcliffe di Oxford.

“ Setelah operasi, Ollie memiliki bekas luka zig-zag besar di kepalanya. Dia pasti merasakan sakit, tapi dia terus tersenyum dan tertawa,” ucap Amy.

Dokter menyatakan Ollie masih butuh banyak operasi. Namun dokter masih melihat pertumbuhan tengkorak Ollie sebelum melakukan operasi. “ Kami melakukan pemeriksaan rutin ke rumah sakit, dan semuanya berjalan baik,” kata Ollie.

Dan kini Ollie sudah bisa bermain dengan kakak perempuannya yang berusia 4 tahun. “ Ollie merupakan anak yang unik, cerdas, lucu, dan mengagumkan saya setiap hari. Dia Pinokio kecil saya yang luar biasa, dan saya tak akan pernah berhenti mencintainya,” tutur Amy.

5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin
Join Dream.co.id