Lagi, Murid Kelas 2 SD Positif Corona Sehari Setelah Masuk Sekolah

News | Jumat, 7 Agustus 2020 07:00
Lagi, Murid Kelas 2 SD Positif Corona Sehari Setelah Masuk Sekolah

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Siswa tersebut diketahui tidak menunjukkan gejala.

Dream - Seorang siswa kelas dua sekolah dassar di Georgia, Amerika Serikat, dinyatakan positif terpapar virus corona setelah hari pertama sekolah. Pemimpin distrik langsung meminta 20 siswa lainnya dan para guru untuk melakukan karantina mandiri selama dua minggu.

Distrik Cherokee mengumumkan penemuan itu pada Selasa, 4 Agustus 2020. Siswa tersebut adalah seorang murid di Sixes Elementary School di Canton, Atlanta Utara. Siswa tersebut diketahui tidak menunjukkan gejala.

“ Orang tua siswa mencari bantuan medis dan tes menunjukkan diagnosis positif (Covid-19),” kata pernyataan perwakilan distrik dilansir NBC News, Kamis 6 Agustus 2020.

2 dari 4 halaman

Pihak distrik langsung melakukan pelacakan kontak dan langsung meminta 20 siswa serta seorang guru melakukan karantina mandiri. Ruang kelas siswa tersebut ditutup sementara untuk dilakukan distrelisasi secara menyeluruh.

Dalam sebuah surat kepada orang tua, kepala sekolah, Ashley Kennerly, mengatakan bahwa pembelajaran akan dilaksanakan secara virtual saat kelompok tersebut melakukan karantina mandiri.

Distrik Georgia tidak mewajibkan siswa atau guru memakai masker wajah.

Dalam pedoman pembukaan kembali, dikatakan bahwa penggunaan masker hanya sebuah anjuran bukan keharusan.

Sumber: NBC News

3 dari 4 halaman

SD Dibuka Lagi Saat Masa New Normal, Siswa Satu Kelas Positif Corona

Dream - Dengan pelonggaran kebijakan Lockdown yang mulai diterapkan berbagai negara, masyarakat bisa kembali beraktivitas di luar rumah. Tak seperti di Indonesia yang masih menjalani pembelajaran jarak jarak, Malaysia sudah mulai membuka kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Namun keputusan tersebut membuat petaka bagi sebuah sekolah di Inanam, Kinabalu, Malaysia, Dilaporkan siswa satu kelas dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan di klinik setempat.

Menurut laporan Astro AWANI, kabar yang cukup mengejutkan ini disampaikan oleh Datuk Christina Rundi, Direktur Departemen Kesehatan Negara Sabah.

Christina menambahkan bahwa para siswa SD yang terjangkit Covid-19 diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

 

 

4 dari 4 halaman

Yang Melakukan Kontak Dekat Diminta Isolasi Mandiri

Menurut Christina, bukan hanya para siswa yang diminta melakukan isolasi, tetapi siapa saja yang melakukan kontak dekat dengan mereka.

" Orangtua, teman sekelas, dan 8 guru mereka diketahui telah melakukan kontak dekat dengan 37 siswa itu," tambah Christina.

Departemen Kesehatan Sabah sebelumnya sudah menghimbau para orangtua untuk tidak mengizinkan anak-anak mereka ke sekolah.

Terutama bagi para siswa yang menunjukkan gejala seperti demam, batuk atau flu untuk menghindari pembentukan klaster baru.

Christina mengatakan pengelola sekolah ikut berperan dalam menegakkan aturan social distancing di antara para siswa sambil memastikan mereka rajin mencuci tangan dengan air dan sabun, serta mengenakan masker.

Sumber: World of Buzz

Join Dream.co.id