Sidang Sengketa Pilpres 2019 Dimulai, Prabowo-Sandi Tak Hadir

News | Jumat, 14 Juni 2019 11:09
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Dimulai, Prabowo-Sandi Tak Hadir

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Sidang akan berjalan selama 14 hari dan diputus pada 28 Juni nanti.

Dream - Sengketa Pemilihan Umum 2019 resmi disidangkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini, Jumat, 14 Juni 2019. Sidang perdana ini digelar dengan agenda pemeriksaan permohonan sengketa pemilu.

" Sidang dibuka dan terbuka untuk umum," ujar Ketua Hakim Konstitusi, Anwar Usman, di ruang sidang MK, Jumat 14 Juni 2019.

Sidang ini dikawal oleh sembilan hakim konstitusi yang terdiri Anwar Usman selaku Ketua MK dan delapan hakim anggota yaitu Arief Hidayat, Wahiduddin Adams, I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Manahan M.P. Sitompul, Saldi Isra, dan Enny Nurbaningsih.

Sidang ini dihadiri pihak pemohon yaitu pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diwakili tim kuasa hukumnya. Terlihat anggota tim kuasa hukum Prabowo-Sandi yaitu Bambang Widjojanto, Denny Indrayana, Teuku Nasrullah hadir dalam sidang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta tim kuasa hukum selaku pihak termohon juga nampak sudah mengisi kursi. Terlihat beberapa Komisioner KPU seperti Pramono Ubaid, Hasyim As'yari, dan juga Ketua KPU RI Arief Budiman duduk di kursi termohon.

Sedangkan tim kuasa hukum dari Tim Kampanye Nasional (TKN) yakni Yusril Ihza Mahendra bersama 33 pengacara Jokowi-Ma'ruf juga hadir. Dalam sidang ini, TKN merupakan pihak terkait.

Sidang ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan ke depan. Sedangkan putusan akan dibacakan pada 28 Juni 2019.

2 dari 2 halaman

Ketua MK: Kami Tidak Tunduk Pada Siapapun, Hanya Konstitusi

Dalam sidang perdana ini, Ketua MK, Anwar Usman, menegaskan para hakim konstitusi patuh pada konstitusi. MK tidak bisa diintervensi oleh pihak manapun.

" Kami tidak tunduk pada siapapun dan kami tidak dapat diintervensi. Kami hanya tunduk pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan," ujar Anwar

Anwar menjelaskan hakim konstitusi berasal dari usulan Presiden, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Mahkamah Agung. Meski berasal dari usulan tiga lembaga, hakim MK tidak akan bisa dipengaruhi oleh siapapun.

" Sejak kami mengucapkan sumpah, kami terikat pada sumpah. Kami tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun, kami hanya takut pada Allah SWT," ucap dia.

Selanjutnya, Anwar mengatakan sidang tidak hanya disaksikan oleh masyarakat melalui televisi. Namun juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

" Yang lebih utama bahwa sidang ini disaksikan oleh Allah SWT," kata dia.

Sidang pemilu ini nantinya akan dilaksanakan selama dua pekan penuh. " Sidang untuk perkara ini sifatnya cepat, waktunya 14 hari," ucap Anwar.

Gus Miftah Ungkap Perubahan Besar Deddy Corbuzier
Join Dream.co.id