Ribuan Ikan Mati Misterius di Pantai Ambon, Warga Geger

News | Selasa, 17 September 2019 07:00
Ribuan Ikan Mati Misterius di Pantai Ambon, Warga Geger

Reporter : Maulana Kautsar

Dugaan sementara karena getaran yang kuat.

Dream - Ribuan ikan ditemukan dalam kondisi mati dan terdampar di pantai wilayah Kecamatan Litimur Selatan, Kota Ambon, Provinsi Maluku, sejak Sabtu 14 September 2019.

Warga Desa Laehari, Vin Maitimu, merasa khawatir dan menduga fenomena ini sebagai pertanda bakal terjadi tsunami. Sehingga pada Sabtu malam, mereka bersiap menyelamatkan barang berharga dan dokumen penting.

" Bahkan saat malam hari senantiasa berjaga-jaga sehingga terganggu waktu tidur karena mengkhawatirkan kemungkinan tsunami melanda secara tiba-tiba," ujar Vin, dilaporkan Liputan6.com, Senin 16 September 2019.

Menurut Vin, belum ada penjelasan resmi dari Pejabat Kepala Desa Leahari, Jhon Sitanala, dan perangkat desa terkait. " Saya konfirmasi ke Pejabat Kepala Desa diberitahu bahwa staf Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ambon bersama Balai Karantina Ikan Ambon dan UPTD terkait telah mengambil sampel ikan yang mati untuk diteliti," ujar dia.

2 dari 7 halaman

Laporan Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ambon, Steven Patty, mengatakan, dinas bersama Balai Karantina Ikan Ambon dan Unit Pelaksana Teknis Daerah masih meneliti penyebab ribuan ikan di pantai Desa Leahari dan Rutong.

" Dugaan sementara karena ledakan getaran yang kuat, sehingga ikan-ikan mati dengan kondisi tulang retak, dan mata copot," ujar Steven.

Dia menambahkan, masyarakat setempat mengaku mengonsumsi ikan-ikan tersebut. Namun belum ada laporan adanya warga yang keracunan. " Sehingga kami masih terus melakukan analisa kematian ikan ini," kata dia.

Sementara itu, akun Facebook, Glen Kailuhu Leiwakabessy mengunggah foto ikan-ikan yang mati di pantai.

" Sudah dua hari ikan mati terdampar di Pantai Rutong dan Leahari, belum tahu penyebabnya," tulis Glen.

3 dari 7 halaman

Misteri Ratusan Paus Terdampar di Pantai, Pertanda Apa?

Dream - Ratusan paus pilot sirip pendek terdampar di Hamelin Bay, Australia Barat, Jumat 23 Maret 2018. Dari 150 paus yang terdampar, hanya 15 yang selamat dan dilepas kembali ke laut lepas.

Evakuasi pemindahan binatang bernama latin Globicephala macrochynchus itu sempat mengalami kendala ketika angin dan badai tropis melanda. Hingga pukul 00.00 malam waktu setempat, sebagian besar paus pilot sirip yang terdampar mati.

" Sayangnya, sebagian besar paus yang terdampar tidak selamat," kata salah satu relawan, Jeremy Chick, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari ABC Perth, Jumat 23 Maret 2018.

Untuk sementara waktu, pihak berwenang telah menutup Hamelin Bay. Mereka juga memperingatkan adanya hiu di area perairan itu.

Menurut WA Parks and Wildlife Service, paus pilot sirip pendek memang sering mendamparkan diri secara massal.

 

4 dari 7 halaman

Berpindah-pindah

Insiden terdamparnya paus paling parah di Australia Barat terjadi pada 1996. Ketika itu sebanyak 320 paus pilot sirip panjang (Globicephala melas) ditemukan terdampar di barat daya Dunsborough, sebelah barat daya Australia Barat.

Kejadian serupa terjadi di Farewell Spit, Selandia Baru, pada Februari 2017. Waktu itu, 416 paus pilot sirip panjang ditemukan terdampar. Fenomena terakhir itu disebut insiden terburuk sepanjang sejarah negara itu.

Petugas dari WA Parks and Wildlife Service telah mengambil sampel DNA paus yang mati di Hamelin Bay untuk mencari petunjuk mengapa hewan-hewan laut itu terdampar.

Paus pilot sirip pendek agak sulit untuk dibedakan dengan kerabatnya, paus pilot sirip panjang. Keduanya banyak memiliki kesamaan fisik, hanya saja paus pilot sirip panjang cenderung lebih besar dan mempunyai ciri khas tertentu.

Paus pilot sirip pendek hidup secara berpindah-pindah tanpa pola migrasi yang diketahui secara pasti. Tetapi, pergerakan paus umumnya dipengaruhi oleh keberadaan makanan.

Mereka cenderung bergerak mendekati pantai ketika musim pemijahan cumi-cumi tiba.

Sumber: Liputan6.com/Afra Augesti

5 dari 7 halaman

Ikan Raksasa Misterius Terdampar, Sirip Dadanya Terlihat Aneh

Dream - Seekor ikan raksasa yang panjangnya hampir 2 meter dengan berat sekitar 150 kilogram ditemukan oleh pasangan suami istri yang sedang berjalan-jalan di Pantai Bundaberg di Queensland Selatan, Australia.

John dan Riley Lindholm menemukan hewan itu saat berjalan menyusuri Moore Park Beach pada hari Selasa siang waktu setempat.

Pasangan tersebut datang dari Hastings, Victoria dan berencana untuk pindah ke Queensland.

John yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya menjadi kapten kapal mengaku tidak tahu jenis ikan aneh itu.

" Aku telah melihat banyak jenis ikan, kecil atau besar. Tapi aku tidak pernah melihat yang seperti itu sebelumnya," kata John.

" Awalnya aku mengira itu adalah sejenis ikan kerapu jika melihat bentuk kepalanya. Tapi secara keseluruhan sepertinya bukan," tambahnya.

Menurut John, ukuran panjang ikan raksasa itu sama dengan tinggi badannya yang hampir mencapai 2 meter.

" Beratnya kemungkinan antara 150 sampai 170 kg. Itu adalah ikan yang sangat, sangat besar," kata John.

John mengunggah foto ikan raksasa tersebut di forum lokal untuk mencari orang yang bisa mengidentifikasi makhluk itu.

6 dari 7 halaman

Bagian Dadanya Terlihat Aneh

Dream - " Aku telah melihat banyak ikan. Tapi sirip dadanya yang tepat di dekat ekor tampak terlihat agak aneh. Seperti punya sendi," jelas John.

John menduga ikan aneh itu terdampar di pantai akibat ditabrak pukat atau sejenisnya. Namun John tidak melihat adanya bekas luka yang berarti di tubuh ikan tersebut.

" Aku kira makhluk itu mungkin telah mencapai akhir usianya dan kemudian mati secara alami," katanya.

John mengatakan dia kembali ke pantai tersebut keesokan harinya. Tapi makhluk itu sudah tidak ada di sana.

 

7 dari 7 halaman

Sulit Menentukan Jenisnya

Seorang juru bicara Queensland Boating and Fisheries Patrol (QBFP) mengatakan bahwa pihaknya telah berkonsultasi dengan para ahli di Museum Queensland untuk mengidentifikasi spesies ikan tersebut

QBFP menambahkan meskipun kondisinya membuat identifikasi definitif menjadi sulit, tapi ikan itu sepertinya adalah jenis ikan kerapu Queensland.

" Namun bagaimana ikan itu sampai terdampar di pantai dan penyebab kematiannya belum bisa ditentukan," kata juru bicara tersebut.

Ikan kerapu Queensland adalah spesies yang tidak boleh ditangkap. Siapa pun yang menangkap dan memiliki ikan ini akan berhadapan dengan hukum.

Menurut peraturan tersebut, jika ikan yang dilindungi secara tidak sengaja tertangkap, maka tidak boleh diambil. Ikan tersebut harus dikembalikan ke laut.


(Sumber: ABC News)

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham
Join Dream.co.id