Meringankan Beban Korban Tsunami Selat Sunda

News | Jumat, 18 Januari 2019 14:14
Meringankan Beban Korban Tsunami Selat Sunda

Reporter : Sandy Mahaputra

Pendistribusian bantuan itu diadakan dalam beberapa gelombang agar dapat terdistribusi dengan merata.

Dream - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) melalui program Japfa Peduli melakukan aksi cepat tanggap bencana dengan mengirimkan bantuan bagi korban tsunami Selat Sunda di wilayah Banten dan Lampung.

Bantuan dikirimkan dalam dua tahap, yakni 24-26 Desember 2018 dan 9-10 Januari 2019.

Tsunami yang menerjang Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 lalu, telah menelan ratusan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan pada ribuan rumah penduduk.

Selain korban jiwa dan kerugian material yang tidak sedikit, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 14.075 orang terluka dan 36.923 warga mengungsi.

Melalui unit pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia Unit Cikupa dan Cikande, juga bersama anak usahanya, PT Suri Tani Pemuka (STP), menggalang distribusi bantuan tahap I untuk Banten (24/12) melalui unit Cikupa, dan Lampung (26/12) melalui unit Lampung dan STP.

Adapun jenis bantuan yang diberikan pada tahap pertama ialah sembako, pakaian, perlengkapan perempuan dan anak, serta obat-obatan.

Menindaklanjuti upaya tanggap darurat yang telah dilakukan, bantuan logistik kembali diberangkatkan pada 9 dan 10 Januari 2019.

" Keadaan infrastruktur yang belum pulih, dan puluhan ribu penduduk yang masih mengungsi mendorong kami untuk tidak berhenti pada satu tahap saja," ujar Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs Japfa keterangan tertulis, Jumat 18 Januari 2019.

Pendistribusian bantuan itu diadakan dalam beberapa gelombang agar dapat terdistribusi dengan merata. Selain itu diikuti dengan pantauan lapangan untuk mendata bantuan apa saja yang dibutuhkan para pengungsi.

Pada bantuan tahap kedua tersebut, sebanyak 400 paket alat sekolah juga diberikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Serang dan 100 paket sembako untuk didistribusikan ke posko di Pandeglang.

Pemberian bantuan ini didasari survei lapangan yang menyatakan hampir 50% sekolah di Banten terkena dampak dari tsunami, dan jumlah korban terbanyak menurut data dari BNPB ialah di Pandeglang.

Komentar
Beri Komentar
Ma'ruf Amin Janjikan Perempuan Bisa Berkarier di Pemerintahan
Join Dream.co.id
Jokowi: Jangan Hanya Menyalahkan, Saya Mencari Solusi