Merinding, Lantunan Takbiran Terakhir Narapidana Sebelum Dihukum Mati

News | Sabtu, 8 Juni 2019 13:15
Merinding, Lantunan Takbiran Terakhir Narapidana Sebelum Dihukum Mati

Reporter : Syahid Latif

Dia tetap melantunkan takbir di saat pengunggah video ini menangis tiada henti.

Dream - Kisah menyedihkan datang dari sebuah penjara di Malaysia. Di hari terakhir Ramadan 1440 Hijirah kemarin, lantunan takbir di rumah para tahanan itu membuat air mata seorang pesohor negeri jiran itu tak berhenti menetes.

Mengintip akun @alifsatar, Sabtu, 8 Juni 2019, terlihat sebuah video pendek yang memperlihatan seorang pria tampak khusyu mendengarkan lantunan takbir di malam Idul Fitri. Air mata terus menetes dari pria itu.

Dalam keterangan fotonya, pria itu berdoa agar bisa bertemu kembali dengan Ramadan tahun depan. Namun satu hal yang membuatnya menangis.

Lantunan takbir itu didengarnya dari penghuni rumah tahanan yang tengah menanti akhir hidupnya. Dijelaskan jika pelantun takbir itu adalah narapidana yang tengah menunggu hukuman mati.

" Semoga kita bertemu ramadhan lagi....alif kongsi takbir raya bersama ‘ banduan akhir’," tulis pemilik akun tersebut.

Diketahui pula jika sebutan banduan akhir diberikan untuk narapidan yang tengah menunggu hukuman mati.

" Banduan akhir adalah banduan yg akan ke tali gantung. Hanya pengampunan agung dpat tlg jika ditakdirkn tuhan. Kolar merah sudah dekat. Kolar putih masih pnjangkan sedikit waktunya. :(," ujar pemilik akun @fazrayyy_.

 

2 dari 9 halaman

Terharu dan Berderai Air Mata

Unggahan ini membuat banyak follower akun instagramya ikut terharu. Mereka merasa bisa merasakan perasaan orang yang tengah menanti ajal menjemput.

" Feel you bro... Airmata berjurai walaupun sekuat mana kita keraskan hati kita.. Nothing beats when you are in that sombre situation... Apalagi dengan bergemanya takbir... Seribu perasaan didalam hati.. Seribu pertanyaan yang ingin dilontarkan... Siapalah kita ni selain seorang manusia yang selalu melakukan kesilapan... Hanya pada Allah kita memohon ampun. You are a good and sincere man bro... May Allah bless you...," komentar @babyumairahaz.

Sementara akun @shukri_azaman mencoba melihat sisi positif dari nasib narapidana yang dianggapnya memiliki nasib lebih baik.

Netizen ini menilai banduan akhir ini beruntung karena sudah bisa mengetahui kapan maut akan memanggilnya. Setidaknya narapidana itu bisa bertaubat disela waktu-waktu terakhirnya menghadap sang pencipta.

" Kdg kita xthu sbenarnye nsib diorg diakhirat nnti mngkin lbih baik dri kita yg pendosa ni..atleast diorg thu jangka hayat diorng dan diorg sempat brtaubat brsnguh2 minta ampun kepada Allah dri kita ni bila2 je Allah blh tarik nyawa..klau mati dlm keadaan sdg bramal soleh Alhamdulillah klau sebaliknye? Nauzubillahhiminzalik..Ya Allah matikn kami hamba Mu ini smua dlm husnul khotimah..aminn," tulis akun @shukri_azaman.

3 dari 9 halaman

Dengar dan Lihat Lantunan Takbiran Sang Napi

Lihat video unggahannya yang juga diposting di Youtube:

4 dari 9 halaman

Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan Makam

Dream - Sebagian orang masih membayangkan bahwa karier sebagai fotografer adalah profesi yang mudah. Cukup tekan tombol kamera dan dapatkan bayaran.

Namun kenyataannya tidak semudah itu. Keterampilan fotografi tidak dapat dimiliki dalam waktu singkat.

Selain pengetahuan dan teknik fotografi, seorang fotografer harus pandai menangkap momen yang tepat untuk menghasilkan foto yang bisa 'berbicara'.

Baru-baru ini, karya terbaru seorang fotografer Malaysia menjadi viral di Facebook. Setelah dibagikan lebih dari 19.000 kali dan mendapat 11.000 tanda Likes.

Karya fotografi Atan Mukris memperlihatkan seorang bocah yang sedang berdoa dengan khusyuk di depan sebuah makam.

Foto-foto itu mengandung jalan cerita yang begitu menyentuh hati. Siapa saja yang melihat pasti akan merasakan kesedihan yang dirasakan sang bocah.

5 dari 9 halaman

Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan Makam

Di awal 'kisah' memperlihatkan seorang anak lelaki berjalan sambil membawa kendi berisi air. Raut wajahnya tampak suram dan sedih.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris

Langkah kecil kaki bocah itu akhirnya berhenti di sebuah pemakaman.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris
6 dari 9 halaman

Sambil Baca Yaasin, Sesekali Menyeka Air Mata

Dia kemudian berjongkok di sebuah makam. Setelah meletakkan kendi dia mulai membuka buku Yassin.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris

Lembar demi lembar buku Yassin dibuka dan dibacanya, sesekali bocah itu terlihat menyeka air matanya.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris
7 dari 9 halaman

Segenggam Bunga Untuk Pusara

Selesai membaca Yassin, tangannya menengadah ke atas. Berdoa memohon kepada-Nya untuk 'seseorang di atas sana'. Tangannya diusapkan di wajah, pertanda dia selesai berdoa.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris

Setelah itu dia meraba-raba saku bajunya.

Ternyata, bocah itu mengambil segenggam bunga yang kemudian ditaburkan di atas makam.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris

Tak lupa, dia juga menyiramkan air dari dalam kendi yang dibawanya.

8 dari 9 halaman

Menatap ke Pusara Sebelum Beranjak Pergi

Matanya menatap sejenak ke atas pusara sebelum beranjak meninggalkan makam.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris

Namun, baru beberapa langkah, dia berbalik dan tangannya menggapai sesuatu dari dalam sakunya.

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris
9 dari 9 halaman

Pesan Moral Tentang Kehilangan Seorang Ibu

Ternyata itu adalah selembar kertas yang bertuliskan " Ibu Sayang Kamu, Jaga Diri Baik-baik" .

 Kisah Bocah Berdoa Sambil Menangis di Depan MakamFoto: Atan Mukris

Kumpulan foto Atan Mukris seolah memberikan pesan moral tentang arti kehilangan seorang ibu.

Hanya mereka yang pernah kehilangan saja yang bisa merasakan kepiluan dan kesendirian ditinggal ibu yang sangat disayangi.

(ism, Sumber: Siakapkeli.my)

ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen
Join Dream.co.id