Menolak Makan Daging Babi, 400 Siswa Muslim Dikurung di Ruang Pendingin

News | Senin, 24 Desember 2018 06:03
Menolak Makan Daging Babi, 400 Siswa Muslim Dikurung di Ruang Pendingin

Reporter : Sugiono

Banyak dari siswa miskin ini ditahan oleh pihak berwenang China setelah melakukan protes terhadap perintah yang mengharuskan mereka untuk makan daging babi.

Dream - Sebuah kejadian mengejutkan sekaligus memilukan menimpa 400 siswa Muslim etnis Kazakh di Habahe dan Burqin yang masuk wilayah Xinjiang, China.

Menurut Radio Free Asia (RFA), banyak dari siswa miskin ini ditahan oleh pihak berwenang China, setelah melakukan protes terhadap perintah yang mengharuskan mereka untuk makan daging babi.

Setelah disiksa, keberadaan mereka menjadi misteri karena kementerian pendidikan China tidak mengungkapkan di mana para siswa-siswa ini ditahan.

Kabar menyedihkan tersebut diungkapkan seorang juru bicara aktivis HAM Kazakhstan, Serikjan Bilash.

" Lebih dari 400 siswa etnis Kazakh telah menghilang selama seminggu, dan orang tua mereka tidak tahu keberadaan mereka. Menurut laporan, mereka ditahan karena menolak makan babi. Penolakan itu dianggap melanggar hukum di China," kata Serikjan, dikutip RFA.

2 dari 2 halaman
Pengakuan Saksi Kunci Kecelakaan Maut di Tol Cipali
Join Dream.co.id