Mengetahui Manfaat Proposal, Pengertian, Jenis dan Sistematika Pembuatannya

News | Jumat, 8 April 2022 16:00

Reporter : Arini Saadah

Proposal adalah rancangan usulan suatu kegiatan atau projek tertentu yang tertuang dalam bentuk tulisan secara sistematis dan rinci.

Dream - Bagi sebagian pekerja kantor atau orang-orang yang terlibat dalam suau lembaga organisasi, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah proposal. Apalagi orang yang bekerja atau bertugas sebagai sekretaris, sepertinya prosoposal adalah makanan sehari-harinya.

Proposal merupakan rancangan usulan suatu kegiatan atau projek tertentu yang tertuang dalam bentuk tulisan secara sistematis dan rinci.

Sementara itu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proposal adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Kata proposal sendiri berasal dari bahasa Inggris to propose yang artinya mengajukan.

Manfaat proposal adalah untuk menjelaskan rencana dan tujuan suatu kegiatan secara rinci dan jelas. Manfaat proposal juga untuk merinci estimasi dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu kegiatan.

Manfaat proposal ini tentu sangat dibutuhkan bagi orang-orang yang bergelut di dunia Pendidikan, organisasi masyarakat, dan dunia kerja. Dikutip Dream dari berbagai sumber, berikut manfaat proposal yang perlu diketahui lengkap dengan pengertian, jenis, dan sistematika pembuatannya.

Mengetahui Manfaat Proposal, Pengertian, Jenis dan Sistematika Pembuatannya
Ilustrasi Sekelompok Orang Membuat Proposal. (foto: Pexels.com)
2 dari 7 halaman

Pengertian Proposal

 Ilustrasi© Pexels.com

Manfaat proposal memang sangat dibutuhkan bagi banyak sektor kehidupan, baik pendidikan dan pekerjaan. Alangkah baiknya sebelum melangkah jauh ke pembahasan soal manfaat proposal, ketahui dahulu pengertiannya menurut para ahli.

Pengertian proposal menurut Rieefky adalah suatu bentuk rancangan kegiatan yang dibuat dalam bentuk formal dan standar.

Sementara itu, menurut Hasnun Anwar pengertian proposal adalah rencana yang disusun untuk kegiatan tertentu.

Kemudian menurut Hadi, proposal adalah suatu usulan terstruktur untuk agenda kerja sama bisnis antarlembaga, perusahaan, usulan kegiatan sampai pada pemecahan masalah.

Terakhir menurut Keraf, pengertian proposal adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan.

3 dari 7 halaman

Jenis-jenis Proposal

Proposal memiliki berbagai macam jenis sesuai dengan kebutuhan. Berikut jenis-jenis proposal yang perlu diketahui agar kamu semakin memahami fungsi dan tujuannya:

1. Proposal Berdasarkan Tujuan Dibuatnya

Terdapat 4 jenis proposal berdasarkan tujuan dibuatnya, yaitu:

Proposal Penelitian

Proposal ini seringkali digunakan bagi orang-orang di lingkungan pendidikan seperti pelajar, mahasiswa dan dosen. Dalam kategori ini, proposal bisa dirinci lagi menjadi proposal penelitian untuk disertasi, tesis, skripsi, dan lain sebagainya.

Jenis proposal yang satu ini merupakan gerbang utama bagi seseorang untuk mengawali sebuah penelitian. Di dalamnya berisi tentang objek, prosedur, dan teori yang dipakai dalam penelitian.

Proposal Proyek

Berbeda dari proposal penelitian, proposal proyek digunakan dalam proyek tertentu yang isinya tentang serangkaian rencana kegiatan pembangunan yang akan dilakukan. Mulai dari tujuan proyek dilaksanakan, orang-orang yang terlibat, dan estimasi dana yang dibutuhkan dalam proyek tersebut.

Proposal Kegiatan

Hampir sama dengan proposal proyek, proposal kegiatan dibuat untuk suatu kegiatan. Proposal ini berisi rencana kegiatan oleh perorangan maupun kelompok.

Proposal kegiatan ini mencakup nama kegiatan, penjelasan rinci tentang kegiatan, orang yang terlibat, hinggsa dana yang dibutuhkan dalam acara. Proposal ini sering dipakai untuk kegiatan pameran, pentas seni, olahraga, perayaan hari nasional, dan lain-lain.

Proposal Bisnis

Kemudian jenis yang keempat adalah proposal bisnis. Proposal ini dipakai dalam kegiatan bisnis pribadi maupun kelompok. Misalnya dibuat untuk mendirikan sebuah usaha dan proposal kerjasama antar perusahaan.

Semua jenis proposal tersebut alangkah baiknya dibuat sebaik mungkin dengan perencanaan keuangan yang efektif. Agar proposal yang kamu ajukan bisa disetujui.

4 dari 7 halaman

2. Proposal Berdasarkan Formatnya

Jenis proposal juga dibedakan berdasarkan format penulisannya. Proposal dalam kategori ini terdapat 3 jenis yaitu sebagai berikut:

Proposal Formal

Proposal formal merupakan jenis proposal resmi atau baku yang memiliki struktur yang baku pula serta harus ada di setiap proposal.

Karena sebutannya baku, maka bahasa yang digunakan pun juga memakai bahasa Indonesia yang baku. Terdapat tiga bagian utama untuk menyusun proposal formal, yaitu pendahuluan, isi dan data pelengkap proposal.

Proposal Semi Formal

Proposal ini memiliki struktur yang tidak selengkap proposal formal. Akan tetapi penulisannya pun tetap memakai bahasa yang baku sesuai KBBI.

Proposal Non-Formal

Berbeda dari kedua jenis proposal di atas, proposal non-formal lebih fleksibel karena tidak menggunakan struktur resmi. Proposal ini seringkali dibuat dalam bentuk memorandum atau surat saja.

5 dari 7 halaman

Fungsi Proposal

Sebelum mengetahui manfaat proposal, ketahui juga fungsi proposal dari setiap kegiatan yang berbeda-beda berikut ini:

1. Proposal kegiatan berfungsi sebagai penekanan terhadap penyelenggaraan suatu acara. Misalnya proposal untuk kegiatan seminar, diskusi, lomba, tasyakuran, pelatihan, dan pentas seni. Dalam hal ini fungsi proposal sebagai pegangan demi terselenggaranya kegiatan tersebut.

2. Proposal usaha atau bisnis berfungsi sebagai gambaran mengenai usaha dan bisnis yang akan dijalankan. Proposal ini dibuat agar setiap pihak yang terlibat sudah mempunyai gambaran mengenai seluk beluk usaha yang hendak dijalankan, mulai dari segi kebutuhan hingga analisis keuntungan finansialnya.

3. Proposal proyek berfungsi sebagai bagian awal atau dasar bagi pemilik proyek untuk melakukan tender, baik dari perorangan maupun lembaga swasta dan pemerintah. Proposal ini juga menjadi gambaran untuk menilai bagaimana  proyek akan dilangsungkan. Proposal ini menjadi langkah awal melakukan riset dalam berbagai bidang mulai dari sosial, budaya, politik, sains, ekonomi, seni dan agama.

6 dari 7 halaman

Manfaat Proposal yang Perlu Diketahui

 Ilustrasi© Pexels.com

Manfaat proposal sangat dibutuhkan untuk setiap rencana kegiatan dan acara yang akan diselenggarakan. Manfaat proposal disesuaikan dengan fungsi dan tujuan dibuatnya. Secara lebih detail, simak manfaat proposal berikut ini:

  1. Menyampaikan rencana penyelenggaraan suatu kegiatan, proyek, bisnis, atau yang lainnya kepihak yang dituju.
  2. Menjelaskan secara langsung pihak-pihak yang terlibat pada suatu acara atau agenda yang akan dilakukan.
  3. Agar memeroleh izin sekaligus dukungan dari pihak terkait yang dibutuhkan dalam rencana suatu acara.
  4. Memberikan rincian kegiatan dan rencananya.
  5. Untuk meyakinan para donatur agar memberikan donasi demi terselenggaranya sebuah acara.
7 dari 7 halaman

Sistematikan Pembuatan Proposal Bisnis

Berikut sistematika pembuatan proposal untuk kegiatan usaha atau bisnis:

  1. Buatlah pendahuluan yang baik sebagai pengenalan usaha yang akan dijalankan, latar belakang usaha, visi dan misi, serta tujuan didirikannya usaha tersebut.
  2. Buatlah profil badan usaha sebaik mungkin, mulai dari jenis usaha, nama perusahaan, hingga lokasi usaha.
  3. Cantumkan struktur organisasi perusahaan mulai dari pemilik usaha, pengelola, marketing, dan lain sebagainya sesuai kebijakan pemilik usaha.
  4. Jelaskan produk usaha yang akan dijalankan, bagaimana proses pembuatan produknya, bahan yang dibutuhkan, hingga keunggulan dari produk.
  5. Tentukan target pasar dengan jelas, seperti wilayah, usia, dan kelas di masyarakat.
  6. Jelaskan mengenai strategi promosi dan pemasaran produk.
  7. Buatlah laporan keuangan dengan jelas, seperti alokasi dana, analisis laba, dan perhitungan bagi hasil.
  8. Pada bagian penutup tulislah hal-hal yang meyakinkan calon donatur atau investor agar mau menginvestasikan uangnya ke usahamu. Jangan lupa untuk mengucapkan terimakasih.
  9. Buatlah lampiran yang mendukung dan meyakinkan proposal yang dibuat. Seperti dokumen pendukung, biodata pemilik usaha, surat izin usaha, surat perjanjian usaha dan sertifikat usaha.
Join Dream.co.id