Ormas Islam Bisa Terbitkan Fatwa Halal, UKM Bisa Gratis

News | Jumat, 14 Agustus 2020 12:01
Ormas Islam Bisa Terbitkan Fatwa Halal, UKM Bisa Gratis

Reporter : Ahmad Baiquni

Biaya pengurusan sertifikasi halal gratis hanya diberikan buat UKM beromzet di bawah Rp1 miliar.

Dream - Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pengurusan sertifikasi halal ke depan tidak hanya mengandalkan fatwa Majelis Ulama Indonesia. Menurut dia, ormas Islam berbadan hukum juga dibolehkan menerbitkan fatwa halal untuk kepentingan sertifikasi produk.

" Saya sudah mendapat arahan dari Wapres terkait ormas Islam bersama MUI bisa mengeluarkan fatwa halal. Dengan standar yang sama, dalam satu wadah MUI bersama elemen ormas," ujar Fachrul melalui keterangan tertulis.

Fachrul menjelaskan sertifikasi halal sejak 1988 dilakukan oleh MUI. Dengan terbitnya Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal yang mengamanahkan pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, maka fatwa halal tidak lagi hanya diterbitkan MUI melainkan juga ormas Islam.

Selain itu waktu pengurusan sertifikasi halal juga semakin dipercepat. Dari sebelumnya 93 hari kini menjadi hanya 21 hari.

" Meski Singapura hanya 15 hari. Ini langkah maju. Semoga ke depan lebih cepat," kata dia.

 

2 dari 4 halaman

Gratis Sertifikasi Halal buat UKM

Untuk mempercepat fasilitasi sertifikasi halal, 10 kementerian dan lembaga negara melakukan penandatanganan nota kerja sama di Kementerian Agama pada Kamis, 13 Agustus 2020. 10 institusi tersebut terdiri dari Kementerian Agama, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Dalam Negeri, Badan Amil Zakat Nasional, Badan Wakaf Indonesia, dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

" Kita punya kepentingan yang sama, membangun masa depan yang baik dan beri kemudahan kepada UMK," kata Fachrul.

Salah satu poin yang menjadi kesepakatan bersama yaitu pengurusan sertifikasi halal dengan biaya Rp0 alias gratis. Ketentuan ini ditujukan kepada pelaku UKM dengan omzet di bawah Rp1 miliar.

 

3 dari 4 halaman

Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki yang hadir dalam penandatanganan kerja sama tersebut mengapresiasi kebijakan biaya sertifikasi halal Rp0 untuk UKM. Teten mengaku selama ini kerap mendapatkan keluhan terkait biaya pengurusan sertifikasi halal.

" Kemudahan dan fasilitasi sertifikasi halal dan pemberlakukan tarif afirmasi Rp0 untuk omzet di bawah 1M ini akan disambut pelaku UKM. Sebab, mereka juga ingin ikut sertifikasi halal. Kebijakan Rp0 ini akan menggembirakan UKM. Kami berterima kasih kepada Menag atas inisiatif ini," kata Teten.

Teten berharap kerja sama ini akan memperkuat UKM dalam menghadapi penurunan daya beli akibat Covid-19. UKM butuh sertifikasi halal untuk mempercepat akses mereka terhadap pasar pengadaan barang melalui LKPP.

" Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga UKM mampu bertahan dan merajai pasar lokal di tengah pandemi. Mari promosikan UMK dan koperasi nasional sehingga mereka bisa terus tumbuh,” tegasnya.

 

4 dari 4 halaman

Ada 7.163 Pendaftar Sertifikasi Halal

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sukoso menyampaikan sejak 17 Oktober 2019 hingga 12 Agustus 2020, ada 7.163 pendaftar sertifikasi halal. Jumlah itu terdiri atas 5.085 pendaftar pelaku UKM, 1.198 pelaku usaha menengah, dan 880 pendaftar usaha besar.

Hingga hari ini, tercatat sudah ada 296 sertifikat halal yang sudah diterbitkan BPJPH dan diserahkan ke pelaku usaha dari seluruh Indonesia. Sukoso berharap, penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Agama dengan sembilan K/L terkait ini akan mempercepat proses sertifikasi halal, khususnya bagi UKM.

Jalinan kerja sama ini nantinya berbentuk dukungan kebijakan, program, dan anggaran, serta sosialisasi dan pendampingan sertifikasi halal. Termasuk dalam cakupan kerjasama lintas K/L ini adalah proses pembiayaan pengurusan sertifikasi halal, pendataan, koordinasi pembinaan pelaku UKM.

Join Dream.co.id