Memilukan, Wanita Diperkosa Usai Melahirkan

News | Kamis, 25 Februari 2016 08:31
Memilukan, Wanita Diperkosa Usai Melahirkan

Reporter : Sandy Mahaputra

Meskipun dia menjerit, tapi tidak ada yang datang untuk menolongnya.

Dream - Sungguh malang nasib wanita asal India ini. Dia dilaporkan telah diperkosa di ranjang unit perawatan intensif (ICU) di sebuah rumah sakit dekat New Delhi, beberapa jam setelah melahirkan.

Wanita 23 tahun ini mengalami kelahiran traumatis sehingga harus melahirkan anaknya melalui operasi caesar. Namun sayang, ketika dalam proses pemulihan satu malam setelahnya dia diperkosa.

Terduga pemerkosa wanita itu tertangkap kamera CCTV saat memasuki rumah sakit swasta di Bahadurgarh, sebuah kota yang terletak di pinggiran New Delhi, India.

Dalam rekaman CCTV terlihat pelaku keluar dari mobilnya dan berjalan ke ruang ICU Rumah Sakit Brahm Shakti Sanjivan di Bahadurgarh. Saat itu kamera CCTV menunjukkan jam 3.30 pagi.

Menurut laporan, pelaku mengaku seorang dokter kepada petugas keamanan rumah sakit. Dengan santainya, dia kemudian mondar-mandir di dalam rumah sakit, pura-pura memeriksa para pasien.

Saat berjalan masuk ke ruang ICU, tak seorang pun petugas rumah sakit yang menanyainya.

Bahkan ketika pelaku masuk ke salah satu tirai di ICU, tidak ada yang seorang pun yang menegurnya.

Menurut korban, pria dalam kamera CCTV itu memperkosanya di ranjang tempat dia berbaring di ruang ICU. Meskipun dia menjerit, tapi tidak ada yang datang untuk menolongnya. Seorang kerabat korban mengatakan tidak ada yang menanggapi jeritannya.

" Dia adalah istri keponakan saya dan ia melahirkan bayi perempuan kemarin dan dirawat ke rumah sakit. Saya menungguinya sampai pukul 9:45 malam dan kemudian pergi karena pegawai rumah sakit mengatakan tidak boleh ada yang menginap di ruang ICU," kata kerabat korban kepada NDTV.

Kerabat korban menambahkan, semua pasien sedang tidur dan istri keponakannya berteriak tapi tak ada yang datang, bahkan meski perawat atau dokter.

(Ism, Sumber: Daily Mail)

2 dari 4 halaman

Lapor ke Polisi, Korban Perkosaan Bawa Alat Vital Pelaku

Dream - Seorang wanita datang ke kantor polisi dan mengaku dirinya telah diperkosa. Mengerikannya, ia datang melapor sambil membawa potongan alat vital yang diduga milik si pemerkosa.

Wanita 32 tahun itu mengatakan kepada petugas, dia telah berulang kali diperkosa oleh kakak iparnya, berhari-hari.

Saat peristiwa pemerkosaan terakhir, ia akhirnya nekat mengiris kemaluan sang pelaku dengan sabit.

Potongan alat vital yang masih berdarah-darah lantas dibawa ke hadapan petugas hingga mereka tertegun.

Polisi kemudian bergegas ke sebuah rumah di daerah Churhat di Kabupaten Sidhi pada hari Kamis sekitar pukul 06:00.

Tapi, sebelum bantuan medis diberikan, mereka telah menemukan tersangka tewas akibat bunuh diri.

Wanita itu mengatakan kepada petugas, suaminya bekerja di Nashik dan ia tinggal dengan saudara iparnya itu.

" Ketika ia memaksa saya, saya pura-pura setuju dan memutus kemaluannya dengan sabit," kata wanita itu kepada polisi seperti dikutip dari Times of India.

Tubuh pria itu ditemukan tergantung di pohon dekat rumah. Sementara wanita itu akhirnya ditangkap atas dugaan percobaan pembunuhan.

Sidhi SP Abid Khan mengatakan: " Ini adalah kasus yang jarang terjadi dan telah diselidiki untuk mengungkap motif yang tepat."

Polisi mengatakan, perempuan itu stabil secara mental dan tidak menyesal dengan apa yang telah dia lakukan. (Ism) 

3 dari 4 halaman

Turis Swedia Diperkosa di Bali

Dream - Anna Jennifer Widin, seorang turis asal Swedia yang tengah berlibur ke Bali diperkosa oleh seseorang tak dikenal. Kapolresta Denpasar, Komisaris Besar Anak Agung Made Sudana membenarkan peristiwa tersebut.

" Ya, kasusnya ditangani oleh Unit PPA Polresta Denpasar," kata Sudana saat dihubungi, Sabtu 13 Februari 2016.

Sudana melanjutkan, peristiwa bejat tersebut terjadi di wilayah Seminyak, Kuta. " Peristiwanya terjadi kemarin. TKP (Tempat Kejadian Perkara) di wilayah Seminyak," jelasnya.

Ceritanya, perempuan kelahiran 1 September 1992 itu tengah bersama seorang rekannya di sebuah minimarket di kawasan Seminyak sekira pukul 03.30 WITA. Mereka kemudian didatangi oleh seorang pria yang menawarkan kendaraan roda dua untuk diantar ke vila tempatnya menginap di Kei Villas, Villa A No 1 Seminyak, Kuta.

Korban yang tak curiga menurut saja untuk diantar ke vilanya. Selanjutnya, korban pemegang nomor paspor 89278172 itu berboncengan dengan pria yang baru dikenalnya tersebut. Bukan diantar ke vilanya, korban justru dibawa ke sebuah tempat yang tak diketahuinya. Di sanalah perempuan yang bekerja sebagai resepsionis itu diperkosa.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku kemudian baru mengantar korban ke vilanya. Di tengah perjalanan, korban melompat dari boncengan motor pelaku hingga tersungkur. Korban mengalami luka pada pipi bawah mata sebelah kiri, dan memar pada dagu.

Pelaku kemudian melarikan diri sambil membawa barang bawaan korban seperti telepon genggam dan uang. Korban kemudian meminta pertolongan ke Hotel Santika di Jalan Sunset Road. Mengetahui jika perempuan malang itu menjadi korban pemerkosaan, pihak hotel kemudian menghubungi Polsek Kuta.

Laporan Berry Putra, Bali

4 dari 4 halaman

Lapor Diperkosa Tetangga, Malah Diceraikan Suami

Dream - Wanita 25 tahun asal India, yang berbicara secara anonim, melapor kepada suaminya setelah menjadi korban kekerasan seksual tetangganya sendiri. Bukannya membela dan menenangkan istrinya, sang suami yang bekerja di Dubai itu malah mengirim pesan SMS berisi kata talak tiga kali.

Ya, wanita itu telah diceraikan oleh suaminya lewat SMS setelah mengaku menjadi korban perkosaan tetangganya sendiri. Penderitaan wanita India itu tidak hanya berhenti di situ saja. Dia diusir dari rumahnya dan ibu mertuanya mengambil hak asuh anaknya.

" Ketika saya membaca pesan itu saya seperti mati rasa. Saya tidak percaya apa yang telah saya baca. Hanya tiga kata; talal, talak, talak," jelasnya, dikutip Dream dari MailOnline, Selasa 1 Desember 2015.

Dia tidak menyangka itu adalah hal terakhir yang dia peroleh dari suami yang telah dinikahinya selama lima tahun. Atas perlakuan suaminya itu, dirinya merasa hancur. Bahkan, merasa sang suami terlampau pengecut untuk menghadapi keadaan itu.

" Tapi saya salah. Dia mengambil jalan keluar yang mudah seperti pengecut dengan menceraikan saya lewat pesan teks. Butuh waktu lima detik untuk mengakhiri hubungan selama lima tahun," katanya bersedih.

Akibat perlakuan itu, dirinya kian merasa menjadi perempuan yang dibuang. Meski begitu dia masih ingin bertahan demi anak-anaknya.

" Saya bisa bertahan, tapi kemudian mereka merenggut harapan terakhir saya - anak saya satu-satunya. Saya telah benar-benar kehilangan keinginan untuk hidup," harapnya.

(Ism, Sumber: metro.co.uk) 

Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival
Join Dream.co.id