Masjid Siap Tampung Korban Terdampak Banjir

News | Rabu, 1 Januari 2020 18:05
Masjid Siap Tampung Korban Terdampak Banjir

Reporter : Ahmad Baiquni

Syafruddin meminta jajaran DMI menyiapkan logistik sesuai kemampuan untuk membantu korban banjir.

Dream - Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia, Syafruddin, menyatakan seluruh masjid siap menampung para korban banjir. Baik itu Jakarta maupun daerah-daerah lain yang diterpa banjir.

Syafruddin mengimbau jajaran pengurus DMI menjadikan masjid sebagai penampungan para korban banjir. Juga menyiapkan logistik serta menampung bantuan untuk mereka yang mengalami musibah.

" Apa pun latar belakang mereka, semuanya kita terima. Kita siapkan logistik sesuai kemampuan masing-masing untuk membantu para korban bencana banjir ini," ujar Syafruddin melalui keterangan tertulis diterima Dream, Senin 1 Januari 2020.

 DMI© istimewa

Syafruddin juga mendorong badan otonom di bawah DMI, seperti Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), JPRMI, Prima DMI, dan ISYEF untuk terjun membantu masyarakat. Juga para marbot, DKM, takmir masjid, dan lain-lain.

" Silakan dilaksanakan sejak hari ini dan hari-hari mendatang, sampai masyarakat merasakan perlindungan, pengayoman, dan kehadiran seluruh jajaran DMI," kata dia.

Lebih lanjut, Syafruddin mengatakan imbauan tersebut merupakan wujud keprihatinan DMI atas bencana banjir yang melanda Jakarta dan sejumlah daerah lain.

2 dari 5 halaman

Terdampak Banjir, Jasa Marga Alihkan Arus Lalin di Tol Japek

Dream - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus berupaya melakukan penanganan terhadap jalan tol yang terkena imbas banjir. Khususnya pada ruas tol Jakarta-Cikampek.

Corporate Communication & Community Development Group Head
PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, mengatakan genangan di tol Japek terjadi akibat luapan air dari luar kawasan tol.

Agar penanganan banjir dapat berjalan tanpa kendala, Heru mengatakan pihaknya menerapkan pengalihan arus lalu lintas. Pengalihan ini dijalankan di beberapa ruas tol.

" Km 24 B (Cibitung) arah Jakarta, kendaraan dikeluarkan ke akses Cibitung," ujar Heru, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Senin 1 Januari 2019.

Heru melanjutkan, pada KM 19 A yang berlokasi di Tambun, kendaraan menuju Cikampek dikeluarkan ke Bekasi Timur. Ruas ini dapat dilintasi namun terbatas untuk kendaraan tertentu.

" 1 lajur dapat dilintasi hanya untuk kendaraan besar (non golongan 1)," kata Heru.

Kemudian, untuk KM 9 A dan 9 B di kawasan Jatibening, Heru mengatakan saat ini dapat dilewati untuk lajur 3 dan 4. Namun demikian tetap terbatas untuk jenis kendaraan yang bisa lewat.

" Dapat dilintasi kendaraan besar dan golongan I kendaraan non sedan," kata dia.

 

3 dari 5 halaman

Tol Jakarta-Cikampek Banjir, Sebagian Lajur Tak Bisa Dilewati

Dream - Banjir pagi ini juga terjadi di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Genangan air muncul di beberapa titik, salah satunya Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Corporate Communication & Community Development Group Head
PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, menjelaskan genangan muncul di beberapa ruas Tol Japek arah Jakarta. Seperti di KM 27 sampai dengan KM 26, KM 24, KM 21, KM 19, KM 17, dengan tinggi muka air 5-10 cm membuat lajur 1 dan 2 tak bisa dilewati.

" Untuk di beberapa titik tersebut, pengguna jalan masih dapat mengakses jalan tol dengan mengambil Lajur 3 dan Lajur 4 dengan berhati-hati," ujar Heru, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Rabu 1 Januari 2020.

Heru mengatakan pengguna tol arah Bekasi menuju Cawang dialihkan menuju tol JORR. Ini untuk menghindari wilayah Jatibening yang dilanda banjir parah.

" Wilayah Jatibening KM 9 yang tingginya air mencapai 10-15 cm dan hanya bisa dilintasi di Lajur 4 untuk kendaraan kecil," kata Heru.

Akibat genangan air, Jasa Marga melakukan penutupan sejumlah gerbang tol yaitu Cikarang Barat 4 arah Jakarta, Cibitung 1 dan 2, Tambun, serta Cikarang Timur arah Jakarta. Heru meminta pengguna tol untuk mengantisipasi luapan danau Grand Wisata yang sudah menggenangi akses masuk menuju Tambun.

Selanjutnya, Heru mengatakan Jasa Marga Jakarta-Cikampek menyiagakan perambuan serta penempatan petugas sebelum lokasi genangan air. Ini agar pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraan dan mengantisipasi genangan air.

" Selain itu, untuk memastikan genangan air surut dengan cepat dan kondisi kembali seperti semula, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek juga menurunkan 2 unit pompa diesel moveable, 1 unit pompa submersible dan 4 unit pompa portable," kata Heru.

4 dari 5 halaman

Tol Dalam Kota Kebanjiran, Lalu Lintas Dialihkan

Dream - Hujan yang turun sejak semalam menimbulkan banjir di sejumlah kawasan di Jakarta. Tidak terkecuali di Jalan Tol Dalam Kota.

Corporate Communication & Community Development Group Head
PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Dwimawan Heru, mengatakan genangan terjadi di KM 14+400 arah Jakarta maupun Tomang. Penyebabnya, luapan air Kali Grogol.

" Saat ini terdapat genangan setinggi 5-10 cm di kedua lajur, baik arah Jakarta maupun arah Tomang," ujar Heru, melalui keterangan tertulis diterima Dream, Rabu 1 Januari 2020.

Heru mengatakan akibat banjir tersebut, arus lalu lintas dialihkan. Pengguna tol dari Jakarta menuju Grogol dan Bandara Soekarno Hatta dialihkan ke flyover Tomang. Sedangkan pengguna tol dari Kapuk dialihkan ke Tol Wiyoto Wiyono.

" Untuk memastikan kondisi jalan tetap aman untuk pengguna jalan, saat ini petugas Jasa Marga Regional Jabodetabekjabar tengah menyiagakan perambuan serta penempatan petugas sebelum lokasi genangan air agar pengguna jalan dapat mengurangi kecepatan kendaraan dan mengantisipasi genangan air," kata Heru.

Lebih lanjut, Heru menyampaikan permohonan maaf atas situasi dan ketidaknyamanan yang terjadi.

5 dari 5 halaman

Banjir Rendam Jakarta Hari Pertama 2020

Dream - Hujan deras mengguyur sejumlah daerah di Indonesia sejak malam pergantian tahun 2020 hingga pagi ini. Kawasan Jabodetabek tidak luput dari siraman hujan.

Kondisi tersebut menyebabkan banjir di sejumlah kawasan Ibu Kota. Ketinggian muka air bervariasi.

Akun Instagram @jktinfo menggunggah beberapa foto dan video mengenai banjir pagi ini. Salah satunya di kawasan Tomang Pulo.

Air yang melintas di Sungai Tomang memiliki permukaan sangat tinggi. Bahkan sampai merendam jembatan gantung.

Banjir terjadi hampir merata di lima kota administrasi. Baik Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, maupun Jakarta Pusat.

 

Join Dream.co.id