HS Dillon, Ekonom dan Mantan Utusan Presiden Tutup Usia

News | Senin, 16 September 2019 20:16
HS Dillon, Ekonom dan Mantan Utusan Presiden Tutup Usia

Reporter : Maulana Kautsar

Sekitar dua pekan sebelumnya HS Dillon dirawat di rumah sakit.

Dream - HS Dillon, ekonom dan mantan utusan presiden tutup usia hari ini, Senin, 16 September 2019 sekitar pukul 18.27 WIB. Pria bernama lengkap Harbrinderjit Singh Dillon selama hidupnya dikenal sebagai tokoh HAM, pakar pertanian, dan penanggulangan kemiskinan

Mengutip informasi yang diterima Liputan6.com,  kabar meninggalnya HS Dillon dibenarkan Haris Azhar, kolega almarhum.

" Benar, beliau meninggal dunia. Dua atau tiga minggu lalu masuk rumah sakit karena serangan jantung," ujar Haris.

HS Dillon lahir di Medan, Sumatera Utara meninggal dunia pada usia 74 tahun.

HS Dillon pernah menduduki jabatan penting, misalnya Kepala Badan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (Maret 2001-Oktober 2001) serta Utusan Khusus Presiden bidang Penanggulangan Kemiskinan (2011-2014).

Dia juga menjadi anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (1998-2003), Anggota Dewan Ekonomi Nasional (1999-2000), dan Anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (2000-2001).

Pesan terakhirnya di Twitter, dia mengkritisi peran petani yang dipenjarakan negara.

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-70 RI, almarhum juga menerima tanda jasa Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah. Tanda jasa itu diserahkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Kamis 13 Agustus 2015.

2 dari 6 halaman

BJ Habibie Meninggal Dunia

Dream - Indonesia kembali berduka. Presiden Ketiga Indonesia, Baharudin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia.

" Hari ini pada Rabu, 11 september 2019 pukul 18.05 WIB Presiden Ketiga BJ Habibie meninggal dunia," ujar putra kedua Habibie, Thareq Habibie, dalam konferensi pers di RSPAD Gatot Subroto.

Thareq menjelaskan tim dokter sudah melakukan upaya yang maksimal. Namun kondisi tidak bisa diprediksi.

" Kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Mohon doanya saja," kata Thareq.

Habibie meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto. Sebelumnya, Habibie dirawat di ruang ICU.

3 dari 6 halaman

Innalillahi, Ibunda SBY Meninggal Dunia

Dream - Kabar duka kembali menghampiri Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hampir tiga bulan lalu, sang istri yang juga mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono berpulang. Kini ibunda SBY dipanggil Yang Maha Kuasa. 

" Telah berpulang ke rahmatullah, Ibu Siti Habibah, ibunda dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada hari Jumat, tanggal 30 Agustus 2019, Pukul 19.21, di RS Mitra Keluarga Cibubur," tulis kabar yang beredar.

Kabar itu dibenarkan politisi Partai Demokrat, Andi Arief. Di Twitter pribadinya, Andi mencuit, kabar duka tersebut.

Rencananya, jenazah akan disemayamkan di kediaman pribadi SBY di Puri Cikeas. Jenazah akan dimakamkan besok, Sabtu, 31 Agustus 2019.

Sebelumnya, SBY pernah mengunggah foto bersama sang ibunda. Tampak SBY mencium Ibu Habibah yang terbaring. Unggahan itu dibuat 13 Agustus 2019.

" Saya beserta keluarga mohon doa dari seluruh sahabat agar Ibunda kami tercinta Siti Habibah yang saat ini sedang dirawat di ICU dapat diangkat segala penyakitnya oleh Allah SWT dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Amin YRA," tulis SBY.

 

4 dari 6 halaman

Cosmas Batubara, Mantan Menaker Era Soeharto Meninggal Dunia

Dream - Cosmas Batubara, mantan menteri tenaga kerja era Presiden Soeharto, meninggal dunia dini hari tadi, Kamis 8 Agustus 2019 sekitar pukul 03.27 WIB.

Mendiang yang juga pernah menjabat anggota DPR-RI itu menghembuskan napas terakhirnya saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Kencana.

Kabar duka tersebut disampaikan cucu Cosmas, Michael Manurung dalam pesan singkatnya dikutip Dream dari laman Liputan6.com.

" Telah Berpulang ke rumah Bapak di Surga suami/ayah/opung yang kami cintai Bapak Cosmas Batubara pada Hari Kamis, 8 Agustus 2019," tulis Michael

Jenazah rencananya akan disemayamkan di Cikini, Jakarta Pusat. Selanjutnya mendiang akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata. " Waktunya akan menyusul," tulis Michael.

Selama di pemerintahan, Cosmas pernah beberapa kali mendapat posisi menteri di era Soeharto. Selain Menaker, jabatan yang pernah dipegang Cosmas adalah Menteri Muda Urusan Perumahan Rakyat dan Menteri Negara Perumahan Rakyat.

Di bidang profesional, Cosmas diketahui masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk. (Sah)

5 dari 6 halaman

Innalillahi, Mantan Menteri Era Megawati Tutup Usia

Dream – Kabar duka berembus dari dunia infrastruktur dan perumahan. Soenarno, mantan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) di era presiden Megawati, tutup usia.

Dikutip dari akun Instagram Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, @kementerianpupr, Selasa 6 Maret 2018, Soenarno meninggal dunia pada usia 75 tahun. Dia mengembuskan napas terakhir hari ini pukul 00.45 WIB di Rumah Sakit MMC, Jakarta.

Pada pukul 09.00 WIB, almarhum akan diterbangkan ke Solo, Jawa Tengah dan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Astana Banaran, Dusun Talang Sawahan, Sukoharjo. Almarhum memiliki seorang istri, Hj. Soepanti Soenarno, 5 orang anak, dan 9 orang cucu.

“Segenap keluarga besar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof. Dr. Ir. Soenarno, HE, Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) periode 2001-2004,” tulis @kementerianpupr.

Sekadar infomasi, lulusan doktor bidang Teknik Sipil dari Colombia Pacific Univeristy, Amerika Serikat, ini menjabat sebagai menteri Kimpraswil Kabinet Gotong Royong era Megawati Soekarnoputri dan Hamzah Haz per 18 Agustus 2001 sampai 21 Oktober 2004.

Selama berkarier sebagai PNS sampai menduduki jabatan kementerian, Soenarno mencetak prestasi gemilang. Sepanjang kariernya, dia menerima berbagai penghargaan, seperti Penghargaan PELITA II (1980), Satyalancana Pembangunan (1982), Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun (1995), serta Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya (1997).

“Beberapa jabatan penting yang diemban beliau sebelum menjadi menteri antara lain adalah Pemimpin Proyrek Bendungan Karang Kates, Proyek Induk Kali Brantas, dan Dirjen Sumber Daya Air Kimpraswil,” tulis @kementerianpupr.

 

Segenap keluarga besar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Prof. Dr. Ir. Soenarno, Dipl. HE, Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Periode 2001-2004, dalam usia 75 tahun, pada hari Selasa, 6 Maret 2018 Pukul 00.45 di Rumah Sakit MMC Jakarta . Pada pukul 09.00 WIB, almarhum diterbangkan ke Solo, Jawa Tengah dan siang harinya akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Astana Banaran Dusun Talang Sawahan, Sukoharjo. Almarhum memiliki seorang istri Hj. Soepanti Soenarno (Almh), 5 orang anak dan 9 orang cucu . Prof. Dr. Ir. Soenarno, Dipl. HE lahir di Purwodadi, Jawa Tengah 19 Mei 1942, meraih gelar sarjananya pada tahun 1962 dari Fakultas Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, meraih gelar Dipl. HE dari IHE Delft, Belanda tahun 1977, lalu meraih Doktor bidang Teknik Sipil dari Columbia Pacific University, Amerika Serikat tahun 1982 dan meraih gelar S3 Program Studi Pendidikan Ekonomi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri Malang (Universitas Negeri Malang) pada tahun 1985 . Beliau menjabat Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah, Kabinet Gotong Royong di bawah Presiden Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz terhitung sejak 18 Agustus 2001 sampai dengan 21 Oktober 2004. Selama berkarir sebagai pegawai negeri sipil hingga menduduki jabatan puncak Kementerian, komitmennya dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah untuk kesejahteraan masyarakat dirasakan manfaatnya . Beberapa jabatan penting yang diemban beliau sebelum menjadi Menteri antara lain adalah Pemimpin Proyek Bendungan Karang Kates, Proyek Induk Kali Brantas dan Dirjen Sumber Daya Air Kimpraswil. . Sepanjang karirnya, beliau menerima berbagai penghargaan atas pengabdiannya. Di antaranya, Piagam Penghargaan PELITA II (1980), Satyalancana Pembangunan (1982), Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun (1995), Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya (1997), Piagam Penghargaan dalam Pengembangan Reformasi Sistem Pembangunan Prasar . #KabarPUPR #InfoPUPR #beritaduka #InfrastrukturUntukNegeri #Jokowi #setkabgoid @info_binamarga @informasibpiw @indonesiabaik.id

A post shared by Kementerian PUPR (@kemenpupr) on 

6 dari 6 halaman

Mantan Menkeu Marie Muhammad Tutup Usia

 Innalillahi Mantan Menkeu Marie Muhammad Tutup Usia

Dream - Mantan Menteri Keuangan era Presiden Soeharto, Marie Muhammad meninggal dunia. Pria berjuluk Mr Clean karena keteguhannya menolak korupsi ini tutup usia sekita pukul 02.40 WIB.

Marie Muhammad meninggal di RS Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur.

" Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Turut berbelasungkawa atas wafatnya Bapak Mar'ie Muhammad. Semoga Almarhum Husnul Khotimah,aamiin," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam aku Twitternya, Minggu, 11 Desember 2016.

Kabar meninggalnya Marie Muhammad juga dikabarkan akun Twitter Palang Merah Indonesia. 

" Inallillahi wainalillahi rojiun, telah berpulang Bapak Marie Muhammad, Ketua Umum Masa Bakti 1999 –2009 hari ini Jam 02.00 WIB," tulis @palangmerah.

Kabar Marie Muhammad tengah terbaring sakit memang sudah muncul beberapa bulan yang lalu. Terakhir kabar kondisi Marie muncul cuitan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD dalam akun Twitternya.

Dalam unggahan fotonya, Mahfud terlihat tengah menjenguk Mari'e Muhammad yang sedang dalam perawatan di Rumat Sakit Pusat Otak Nasional di kawasan Cawang, Jakarta.

" Berdoa utk kesembuhan kanda Mar'ie Muhammad (Menkeu yg Mister Clean). Sekarang sedang dlm perawatan di RS Pusat Otak Nasional, Cawang," tulisnya dalam akun Twitternya dikutip Dream, Jumat, 18 November 2016.

Marie Muhammad yang lahir di Surabaya, tahun 1939 adalah mantan Menkeu di era Orde Baru. Julukan Mr Clean diperolehnya karena perjuangannya memberantas korupsi.

Mengutip laman Wikipedia, pria yang mendapat gelar pendidikan, Master of Arts In Economics, dari Universitas Indonesia menutu karirnya di Kementerian keuangan sejak 1969. Saat itu Mari'e bekerja di Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara Departemen Keuangan RI.

Pada rentang 1972-1988, Mari'e mengabdi di Direktorat Jenderal Pembinaan BUMN Departemen Keuangan RI dengan jabatan terakhir sebagai Direktur. Sebelum diangkat menjadi Dirjen Pajak di tahun 1988-1993.

Karier Mari'e semakin berkibar setelah mantan presiden Soeharto mengangkatnya sebagai menteri keuangan Kebainet Pembangunan VI di tahun 1993-1998.

Usai mengabdi sebagai birokrat, sumbangsih Marie untuk negara tak berhenti. Dia menjabat sebagai ketua Oversight Committee (OC) Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) di Tahun 2001-2004 .Di sela jabatannya pun, Marie sempat menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) pada Tahun 1999 - 2009.

Terkait
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id