Malaysia Kembalikan 3.300 Ton Sampah Plastik ke Negara Asalnya

News | Jumat, 31 Mei 2019 06:00
Malaysia Kembalikan 3.300 Ton Sampah Plastik ke Negara Asalnya

Reporter : Maulana Kautsar

Sampah tersebut terkontaminasi zat berbahaya.

Dream - Malaysia menjadi salah satu pengimpor utama plastik. Tapi baru-baru ini, negeri jiran itu memulangkan ribuan ton plastik ke negara asalnya.

Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, mengatakan, sampah yang dipulangkan berbobot 3.300 ton. Sampah-sampah itu diketahui telah terkontaminasi.

Dilaporkan Gizmondo, 60 kontainer sampah itu berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Australia, Jepang, China, Kanada, dan lainnya. Sampah dari negara-negara itu diketahui terkontaminasi kandungan berbahaya.

" Kami mendesak negara-negara maju untuk meninjau kembali pengelolaan limbah plastik mereka dan menghentikan pengiriman sampah ke negara-negara berkembang," kata Yin, Rabu 29 Mei 2019.

Yin juga menyebut, enggan menjadikan Malaysia sebagai tempat pembuangan sampah dunia. " Meski kami negara kecil, kami tak bisa diganggu," ujar dia.

2 dari 2 halaman

Filipina Melakukan Hal Serupa

Sejak larangan impor plastik dari China pada 2018, Malaysia telah mengambil langkah signifikan mengenai plastik. 

Menurut Greenpeace, sejak Januari 2018 hingga Juli 2018, impor sampah plastik di negara itu naik tiga kali lipat mencapai 215.000 ton.

Kini, Yin mulai bertindak tegas. Dia mulai menindak impor sampah ilegal. Pada April, operasi yang diperintahkannya menemukan limbah plastik dari Spanyol, Jerman, Australia, dan AS.

Selain Malaysia, negara di Asia Tenggara yang bertindak tegas mengenai masalah impor sampah yaitu, Filipina. Dilaporkan CBC, Filipina pernah mengembalikan sampah plastik dari Kanada.

Terkait
Summer Style 2019
Join Dream.co.id