Kisah Mencekam Korban Likuifaksi: 'Tanah itu Berputar, Seperti Diblender'

News | Selasa, 30 Oktober 2018 09:01
Kisah Mencekam Korban Likuifaksi: 'Tanah itu Berputar, Seperti Diblender'

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Warga menyaksikan sendiri begitu mengerikannya fenomena alam likuifaksi.

Dream - Sejauh mata memandang, hanya ada reruntuhan. Itulah yang terjadi di daerah Petobo dan Balaroa yang diguncang bumi dan dibolak-bolak fenomena lumpur bergerak.

Semuanya hilang. Hanya dalam hitungan detik. Padahal, sebelumnya ada ribuan bangunan kokoh berdiri.

Puing-puing bangunan yang terhampar di lahan luas itu menjadi saksi bisu fenomena alam yang mengerikan pada Jumat, September 2018 lalu. Likuifaksi namanya. Bahasa mudahnya, pembuburan tanah.

Pada 28 Oktober 2018, tepat sebulan usai bencana, jurnalis Dream Ilman Nafian berkesempatan menyaksikan kondisi terkini dari Balaroa. Ada pria setinggi 165 cm berdiri. Pandangan lurus ke arah sebuah lokasi reruntuhan yang sudah rata dengan tanah.

Tangannya membawa satu paket bahan pangan. Ada beras, mie instan dan biskuit. Pria bernama Irfandi itu sesekali jongkok, kemudian berdiri lagi.

Rupanya Irfandi tengah melihat-lihat bekas rumah dan bengkel motornya yang hancur.

Dengan suara sedikit bergetar, Irfandi menceritakan bagaimana mencekamnya peristiwa di akhir September itu.

2 dari 3 halaman
Jefri Nicol Pertama Kali Nembak Cewek
Join Dream.co.id