Lagi Main HP Pakai Headset, Remaja SMA Tersambar Petir di Dalam Rumah

News | Sabtu, 22 Februari 2020 14:49
Lagi Main HP Pakai Headset, Remaja SMA Tersambar Petir di Dalam Rumah

Reporter : Syahid Latif

Ada bau gosong, kasur bolong, dan tiang beton rumah rusak.

Dream - Malang tak dapat ditolak bagi seorang bocah remaja di Bantul, DI Yogyakarta. Saat sedang berteduh di dalam rumah sambil bermain ponsel menggunakan headset, remaja kelas 3 SMA itu tersambar petir.

Malam saat sedang kejadian, cuaca di lokasi rumahnya di Dusun Singosaren, Dewa Wukirsari, Imogiri tengah dilanda hujan lebat disertau petir.

Korban diketahui bernama Muhammad Farhan Alhalwani (18). Dia adalah pelajar kelas III SMA Negeri Wukirsali, Sleman. Farhan telah dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati, Bantul.

Sariyem, nenek korban mengatakan, kejadian itu berlangsung saat dia sedang mengaji di masjid yang tak jauh dari rumahnya.

Sebelum berangkat mengaji, Sariyem menerangkan, cucunya saat itu sedang berada di dalam kamarnya bermain gawai menggunakan headset.

" Berangkat mengaji sekitar pukul 18.30 WIB. Cucu saya waktu itu sedang di kamarnya main HP," ucap Sariyem.

2 dari 3 halaman

Kaget Cium Bau Gosong

Pengajian tersebut berlangsung sampai pukul 20.30 WIB. Saat tiba di rumah, Sariyem kaget melihat pintu rumah masih terbuka dan gelap. Sariyem langsung menjadi panik karena kondisi saat itu sedang hujan deras.

Kepanikan Sariyem bertambah saat dia tak kunjung menemukan Farhan di dalam rumah. Dia hanya mencium bau gosong. di kamar cucunya tersebut.

" Saya cari cucu saya enggak ada. Ternyata udah dibawa sama anak saya atau omnya ke rumah sakit," ungkap Sariyem.

Menurut Sariyem, saat ini kondisi cucunya sudah mendapat penanganan dari tim dokter RSUD. Bagian wajah, bahu, serta leher Farhan dilaporkan terluka.

" Cucu saya sadar kondisinya. Sudah bisa diajak komunikasi," papar Sariyem.

 

3 dari 3 halaman

Kasur Berlubang dan Beton Rusak

Melihat kondisi kamar yang meninggalkan bau gosong dan luka di tubuh cucunya, Sariyem menduga Farhan terkena sambaran petir.

Sebab saat kejadian, beberapa kali terdengar suara petir cukup keras di daerah Imogiri.

Dari pantauan di lapangan memang terlihat headset dan gawai yang dipakai oleh korban terlihat rusak parah. Hal yang cukup meyakinkan Farhan menjadi korban sambaran petir adalah kasur yang berlubang seperti terbakar dan tiang beton rusak ringan.

(Sah/ Sumber: Merdeka.com)

Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis
Join Dream.co.id