Kumandang Azan Bikin Warga Jepang Terpukau

News | Rabu, 17 Juli 2019 17:00
Kumandang Azan Bikin Warga Jepang Terpukau

Reporter : Ahmad Baiquni

Turis tersebut terlihat kagum dengan azan yang dikumandangkan muazin Masjid Negeri Selangor.

Dream - Azan menjadi penanda masuknya waktu sholat fardu. Di dalamnya terdapat rangkaian kalimat mengagungkan Allah dan Rasulullah, serta ajakan untuk melaksanakan sholat.

Pun begitu, kumandang azan bisa membuat perasaan yang mendengarnya tersentuh. Tidak sedikit yang terpukau mendengar lantunan azan.

Seperti yang terjadi di Masjid Negeri Selangor, Malaysia. Azan yang dikumandangkan muazin masjid tersebut, Ustaz Zoul, membuat warga Jepang yang sedang berkunjung terpukau.

Dikutip dari Siakapkeli, Rabu 17 Juli 2019, peristiwa itu terekam kamera dan diunggah dalam channel YouTube Hazizul Masdin. Dalam video itu, salah satu pelancong wanita asal Jepang terlihat mengagumi Ustaz Zoul yang sedang berazan.

2 dari 6 halaman

Cerita Sang Muazin

Ustaz Zoul bercerita, awalnya dia melihat serombongan turis asal Jepang sedang berkunjung ke Masjid Negeri Selangor. Mereka sedang merekam gambar masjid tersebut.

" Setelah saya mengenalkan diri sebagai muazin yang kumandangkan azan mereka lalu meminta saya azan dan mereka akan merekam. Mudah-mudah membuat mereka tertarik pada Islam," kata Ustaz Zoul.

Pada video itu, Ustaz Zoul terlihat mengumandangkan azan di hadapan para turis Jepang. Sementara tiap turis merekam azan tersebut menggunakan ponsel mereka.

Salah satu turis wanita terlihat mengenakan baju gamis biru dipadu jilbab dengan warna cerah. Dia terlihat takjub dengan lantunan azan tersebut.

Masjid Negeri Selangor merupakan salah satu destinasi yang kerap dikunjungi wisatawan asing. Masjid ini merupakan sarana bagi otoritas setempat untuk memperkenalkan Islam kepada masyarakat asing.

3 dari 6 halaman

Berikut Videonya

4 dari 6 halaman

Amirul Wafat Saat Lantunkan Azan di Jumat Pertama Ramadan

Dream - Kematian jadi misteri manusia. Beberapa kejadian kerap dihubungkan dengan kematian yang 'indah'. Misalnya saja, meninggal di hari Jumat, saat Ramadan, dan sedang menunaikan ibadah.

Peristiwa itulah yang dilihat Muhammad Izzan. Pemuda asal Kuantan, Malaysia, itu menyaksikan sahabatnya, Amirul, meninggal dunia saat melantunan azan di Jumat pertama Ramadan.

Izzan merupakan teman akrab Amirul. Mereka kerap belajar mengaji dan menghabiskan waktu tarawih bersama.

Izzan bercerita di dinding Facebooknya, Amirul merupakan orang yang ingin belajar bacaan Alquran. Dia kerap mengaji dan mendengar bacaan Alquran di dalam mobil.

" Dia senantiasa gigih dalam apa yang bisa dia lakukan. Saya teringat dia meminta saya mengajari saya cara melantunkan azan," kata Izzan.

5 dari 6 halaman

Rajin Mempelajari Alquran

Tetapi, usahanya memanggil orang untuk sholat itu, menjadi bagian dari kisah kematian Amirul. " Amirul sudah pergi selamanya. Bertemu Allah dalam keadaan kau sedang mengalunkan azan Jumat," kata Izzan.

Izzan mengenang, selama tiga tahun terakhir bersahabat dengan Amirul merupakan bagian terindah dalam hidupnya. Dia menyebut, mereka saling mendukung.

" Banyak lagi jika saya ingin menulis tentang Amirul. Tapi, linangan air mata lebih layak dari jari yang menuliskannya," tulisnya.

6 dari 6 halaman

Ini Curahan Hati Izzan

(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary
Join Dream.co.id