Eks Dirut Jiwasraya Reaktif Covid-19, Tim Pengacara Langsung Tes ke RS

News | Kamis, 2 Juli 2020 06:12
Eks Dirut Jiwasraya Reaktif Covid-19, Tim Pengacara Langsung Tes ke RS

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Kuasa hukum belum bisa memastikan posisi Eks Dirut Jiwasraya dibawa ke RS atau dikembalikan ke Rutan KPK.

Dream - Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (AJS) Hendrisman Rahim, dikabarkan reaktif virus corona. Kondisi tersebut membuat persidangan kasus dugaan korupsi di PT AJS yang sedianya digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat kemarin (Rabu, 1 Juli 2020) terpaksa ditunda hingga pekan depan.

" Betul, sidang dihentikan sementara. Dihentikan sampai Senin 6 Juli 2020, karena dicurigai bahwa Pak Hendrisman termasuk reaktif," ujar penasihat hukum Hendrisman, Maqdir Ismail saat dikonformasi, Rabu 1 Juli 2020.

Maqdir menyebut belum mendapatkan konfirmasi apakah kliennya sudah dibawa ke rumah sakit atau hanya dikembalikan ke Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

" Pak Hendrisman sudah dibawa tapi enggak tahu ke mana, apakah ke KPK atau ke rumah sakit dulu, swab test dulu. Kami juga sekarang mau ke rumah sakit, mau periksa juga semua," kata dia.

Hendrisman sedianya hari ini akan menjalani persidangan kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (AJS). Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ditunda lantaran Hendrisman reaktif Covid-19.

Dalam kasus dugaan korupsi PT AJS, Hendrisman didakwa merugikan keuangan negara hingga Rp 16,8 triliun.

2 dari 7 halaman

Rugikan Negara Hingga Rp16 Triliun

" Merugikan keuangan negara yaitu sebesar Rp 16.807.283.375.000,00 atau setidak-tidaknya sekitar jumlah tersebut," ujar Jaksa Yanuar Utomo dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu 3 Juni 2020.

Perbuatan itu dilakukan bersama-sama dengan kelima terdakwa lainnya yakni Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Direktur PT Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

Sumber: https://www.liputan6.com/news/read/4293749/eks-dirut-jiwasraya-hendrisman-rahim-reaktif-covid-19-sidang-ditunda

3 dari 7 halaman

Ingatkan Kasus Jiwasraya, Ini Pesan Kepala KSP Buat Pengelola Tapera

Dream – Hadirnya Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) merupakan upaya pemerintah memberikan pembiayaan perumahan yang layak dan terjangkau bagi para pekerja. Kepala Staf Kantor Presiden, Moeldoko mengingatkan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP-TAPERA) selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola dana peserta.

Dengan begitu, badan itu bisa memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh para pekerja.

" Uang yang akan dikelola BP-TAPERA adalah uang dari para pekerja yang telah mengeluarkan keringat dan berharap mendapatkan rumah layak huni. Tolong jangan salah kelola dan jangan kecewakan para pekerja," ujar Moeldoko saat audiensi dengan Komisioner BP-TAPERA di Gedung Bina Graha, Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat 12 Juni 2020.

Imbauan itu disampaikan Moeldoko dengan harapan BP Tapera terhindar dari masalah investasi seperti yang dialami oleh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri.

" Potensi dana yang yang dikelola sangat besar, tolong benar-benar dijaga amanat yang diberikan rakyat dengan menitipkan uangnya di TAPERA ini. Belajar dari kasus yang pernah ada jangan sampai mengulang kejadian yang sama," kata dia.

Moeldoko sangat mendukung kehadiran TAPERA ini karena mengedepankan prinsip gotong royong untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat berpenghasilan rendah.

4 dari 7 halaman

Siapkan Pengelolaan Keuangan yang Efektif dan Produktif

Komisaris BP-TAPERA, Adi Setianto menjelaskan saat ini BP-TAPERA telah menyiapkan pondasi pengelolaan keuangan yang efisien dan produktif. BP-TAPERA menjamin akan mengelola dana peserta secara transparan dengan selalu memperhatikan risiko yang ada.

" Kami akan bekerja profesional dengan mengelola dana peserta melalui manajer investasi terbaik. Selain itu peserta dapat memantau hasil pengelolaan melalui kanal informasi yang ada," kata dia.

Adi juga menjelaskan dalam pelaksanaannya, pelayanan Program Tapera pada tahap awal akan difokuskan pada PNS eks peserta Taperum-PNS maupun PNS baru. Peserta yang memenuhi kriteria masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yaitu berpenghasilan maksimal Rp8 juta dan belum memiliki rumah berhak mengajukan manfaat pembiayaan perumahan dengan bunga murah.

" Peserta dapat membeli rumah menggunakan skema KPR berdasarkan prioritas yang akan ditetapkan oleh BP Tapera," kata Adi.

Selain membeli rumah, pembiayaan juga dapat digunakan peserta untuk membangun rumah di lahan milik sendiri atau melakukan renovasi.

Pemerintah memberikan kesempatan bagi Pemberi Kerja sektor swasta untuk mendaftarkan Pekerjanya paling lambat tujuh tahun setelah ditetapkannya PP Penyelenggaraan Tapera.

Menurut Adi program serupa Tapera juga sudah dilaksanakan di berbagai negara, seperti Singapura, Malaysia, China, India, dan Korea Selatan. “ Hadirnya Program Tapera diharapkan dapat mengatasi permasalahan backlog perumahan serta menjadi faktor pendorong bergeliatnya sektor perumahan,” kata dia.

5 dari 7 halaman

Dana Iuran Tapera Akan Diinvestasikan, Syariah Kebagian?

Dream - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat Tapera berencana menanamkan iuran dari pekerja dalam bentuk investasi. Dana tersebut akan diamanahkan untuk dikelola bank kustodian dan manajemen investasi di pasar modal.

Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera, Gatut Subadio, menjelaskan investasi merupakan salah satu langkah yang dijalankan dalam pengelolaan dana Tapera. Hal itu juga merupakan salah satu tugas BP Tapera dalam pemupukan tabungan yang dananya dipotongkan dari iuran pekerja tak mendapat prioritas fasilitas pembiayaan rumah pertama.

6 dari 7 halaman

" Kami akan mengoptimalkan pengelolaan dana, tapi juga memperhatikan risiko yang mungkin terjadi," kata Gatut, dikutip dari Kemenkeu.

Gatut mengatakan tidak tertutup kemungkinan investasi dijalankan menggunakan prinsip syariah. Hal ini dijalankan jika ada keinginan dari peserta untuk menempatkan iuran Taperanya di lini investasi syariah.

7 dari 7 halaman

Disimpan di Pasar Modal dan Pasar Uang

Gatut juga menjamin dana hasil pemupukan beserta tabungan nantinya dikembalikan kepada peserta. Tepatnya pada akhir kepesertaan.

Lebih lanjut, Gatut menjelaskan pemupukan bertujuan agar dana yang dikumpulkan bertambah nilainya. BP Tapera mengelola dana tersebut dengan kontrak investasi dan menyimpan dana di pasar modal dan pasar uang.

" Kami bekerja sama dengan bank Kustodian sebagai mitra dan menunjuk manajer investasi," kata dia.

Sebagai informasi, dana yang dikelola BP Tapera sebagai awalan berasal dari sebagian pengalihan dana Bapertarum PNS yang akan diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Dana tersebut sebagian dikelola untuk pembiayaan rumah, pemupukan dan cadangan dalam menyeimbangkan likuiditas.

 

 

Join Dream.co.id