KPU Tetapkan Jokowi-Ma`ruf Amin Pemenang Pilpres 2019

News | Selasa, 21 Mei 2019 04:59
KPU Tetapkan Jokowi-Ma`ruf Amin Pemenang Pilpres 2019

Reporter : Syahid Latif

Jokowi-Maruf Amin mengantongi 55,50 persen suara dari surat suara sah yang dihitung

Dream - Joko Widodo dan Maruf Amin, pasangan Capres-Cawapres 2019-2014 nomor urut 01 ditetapkan sebagai pemenang dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Pasangan ini mengantongi 55,50 persen dari surat suara sah yang masuk.

Penetapan itu disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang telah mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 dini hari tadi, Selasa, 22 Mei 2019 pukul 01.46 WIB.

Komisioner KPU, Evi Novita Ginting, yang membacakan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 melaporkan jumlah suara sah nasional sebanyak 154.257.601 suara.

" Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional," ujarnya.

Sementara pasangan nomor urut dua, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dilaporkan memperoleh 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

Dari pantauan Liputan6.com hasil rekapitulasi akhir KPU mencatat pasangan calon nomor urut 01 unggul di 21 provinsi dan pasangan nomor urut 02 unggul di 13 provinsi.

 

2 dari 6 halaman

Peta Kantong Suara Jokowi dan Prabowo

Data resmi itu telah disahkan, tertanggal Senin 20 Mei 2019, sekitar pukul 24.00 WIB.

Sebanyak 21 provinsi dimenangkan oleh paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf yakni, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, Gorontalo, dan Papua.

Kemudian, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, dan Sulawesi Utara.

Sedangkan 13 provinsi sisanya, masih berdasar hasil rekapitulasi akhir KPU, diketahui dimenangkan oleh paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga. (Sah, Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

3 dari 6 halaman

Imigrasi: Prabowo Terbang ke Brunei Darussalam

Dream - Viral beredar foto Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto ke luar negeri. Dikabarkan, Prabowo tengah pergi ke Brunei Darussalam.

Kabar tersebut ternyata dibenarkan oleh pihak Imigrasi. Kasubag Humas Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Sam Fernando, menyatakan pihaknya memiliki data kepergian Prabowo ke Brunei.

" Berdasarkan informasi yang beredar Pak Prabowo pergi ke Bandar Sri Begawan dari Halim Perdanakusuma pada 16 Mei kemarin," ujar Sam, dikutip dari Liputan6.com.

Menurut Sam, Prabowo menuju Brunei menggunakan pesawat pribadi kode 9H-NYC Embraer 190-Lineage 1000. Data manifes menunjukkan terdapat 12 nama lain yang terbang bareng Prabowo.

" Arrived pada hari dan tanggal yang sama jam 20.12," kata Sam.

 

 

4 dari 6 halaman

Sempat Dibantah BPN

Kabar ini sebelumnya sempat dibantah oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dia menyebut foto Prabowo di Bandara Brunei Darussalam merupakan gambar lama.

Selanjutnya, Dahnil mengatakan pada Jumat pagi hingga malam, 17 Mei 2019, Prabowo ada di kediamannya.

" Siang tadi Pak Prabowo Salat Jumat di Hambalang, dan sampai malam tadi beraktivitas di Kertanegara 4. Jadi, foto-foto yang tersebar benar foto beliau ke LN, namun foto lama, jd adl fitnah apa yang disebar oleh situs penebar hoax seperti seword ini,"  tulis Dahnil di Twitter.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, memberikan keterangan senada. Dia mengatakan Prabowo ada di kediamannya, bukan di Brunei Darussalam.

" Iya, kalau malam tidur di Hambalang. Siang atau sore nyampe di Kertanegara, kalau malam balik lagi," kata Andre.

Lebih lanjut, dia mengatakan Prabowo tidak memiliki rencana ke luar negeri. " Tidak ada," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra

5 dari 6 halaman

Prabowo Tolak Hasil Pilpres, Ini Tanggapan Jokowi

Dream - Jokowi menyatakan tunduk dan mengikuti mekanisme serta aturan mengenai pemilu 2019. Calon presiden petahana bernama lengkap Joko Widodo ini menyerahkan keseluruhan hasil pemilu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

" Semua diatur konstitusi kita, semua diatur undang-undang, kita diatur oleh peraturan KPU. Ada semua, mekanismenya ada. Jadi mestinya semua melalui mekanisme yang sudah diatur konstitusi," kata Jokowi, dikutip dari laman Setkab, Kamis, 16 Mei 2019.

Jokowi mengatakan, pihak yang tak terima dengan hasil yang telah diumumkan KPU pada 22 Mei 2019, dapat menyelesaikannya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

" Berdasarkan undang-undang, MK merupakan lembaga yang berwenang untuk memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum," ucap dia.

Seperti yang diketahui, lawan tanding Jokowi saat Pilpres 2019, Prabowo Subianto, menyatakan menolak hasil perhitungan suara Pilpres 2019 yang dilakukan KPU. Prabowo beralasan, suara yang masuk ke situng KPU telah dimanipulasi.

" Sikap saya adalah saya akan menolak hasil perhitungan yang curang, kamu tidak bisa menerima keadilan, ketidakbenaran, dan ketidakjujuran," kata Prabowo, Selasa, 14 Mei 2019.

Prabowo berharap, KPU memperjuangkan kebenaran yang dia yakini.

" Kau yang harus memutuskan, kau yang harus memilih, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia atau meneruskan kebohongan ketidakadilan," ucap dia.

[crosslink_1]

6 dari 6 halaman

Inikah Asal Suara 54 Persen yang Diklaim Prabowo?

Dream - Capres 02, Prabowo Subianto mengklaim memenangi pilpres 2019. Prabowo dan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyebut suara yang didapat dari pilpres ini mencapai 54 persen.

Meski demikian, BPN belum membuka data kemenangan itu. BPN untuk sementara ini baru mengajukan gugatan mengenai kecurangan-kecurangan dalam pilpres.

Praktisi teknologi informasi dan pendiri KawalPemilu.org, Ainun Najib membagikan simulasi perhitungan kemenangan Prabowo-Sandiaga di cuitannya.

" Prabowo bisa menang 54 dengan data kurang dari 500 ribu TPS kalau pilah-pilih TPS-nya," kata Najib, diakses Kamis, 16 Mei 2019.

Simulasi itu menggunakan data KawalPemilu.org, tanpa menghitung hasil dari TPS di Jawa Tengah, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Tiga wilayah itu menjadi kantong suara Jokowi-Ma'ruf.

Data dari masing-masing TPS di tingkat provinsi itu didapat dari kabupaten atau kota yang hanya memenangkan Prabowo-Sandiaga.

Dari data itu, posisi Jokowi-Ma'ruf mendapatkan 40.010.698 suara atau 45,75 persen. Sementara itu, suara untuk Prabowo-Subianto sebanyak 47.432.566 atau 54,24 persen.

Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival
Join Dream.co.id