Sebulan Terapkan New Normal, Kasus Baru Covid-19 Muncul di Korsel

News | Jumat, 29 Mei 2020 13:00
Sebulan Terapkan New Normal, Kasus Baru Covid-19 Muncul di Korsel

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Lonjakan kasus tak disangka terjadi. Mulai dari kasus di klub malam Itaewon, di TK, dan kini di pusat logistik di kota Bucheon.Lonjakan kasus tak disangka terjadi.

Dream - Beberapa negara di dunia yang sudah melonggarkan kebijakan lockdown mulai kembali menghadapi masalah wabah Covid-19. Setelah China, kasus munculnya pasien positif baru usai pemberlakuan pelonggaran karantina muncul di Korea Selatan (Korsel). 

Negeri Ginseng ini sebelumnya telah berhasil meredam penyebaran virus Corona Covid-19 sekitar sebulan lalu. Kala itu, kasus pasien positif Covid-19 dalam satu hari berada di bawah 50 orang, bahkan pernah nol kasus.

Keberhasilan Korsel bahkan menjadi contoh bagi negara. Selama wabah Corona lalu, pemerintah Korsel memang menggelar tes massal dengan jumlah pemeriksaan mencapai lebih dari 15 ribu orang per hari. 

Sejak pemberlakuan pelonggaran di awal bulan ini, pemerintah Korsel kembali membuka aktivitas bisnis dan sekolah. Namun kebijakan tersebut ternyata membuat munculnya kembali kasus pasien positif baru.

Kasus baru pasien positif Covid-19 dilaporkan terjadi di sebuah klub malam Itaewon, Taman Kanak-Kanak, dan kini terdeteksi di pusat logistik di kota Bucheon.

2 dari 3 halaman

Ada Guru Tularkan Corona ke Murid

Dilaporkan kantor berita Yonhap, Kamis 28 Mei 2020, terdapat 82 kasus yang sudah dilacak dari fasilitas logistik Coupang di Bucheon. Alhasil, 4.159 orang terkait fasilitas itu harus ikut tes corona. Sejauh ini 2.854 orang hasilnya negatif.

" Sepertinya tindakan preventif melawan epidemi, seperti memakai masker atau libur ketika sakit, tidak dilaksanakan dengan patuh oleh pegawai-pegawai di fasilitas itu," ujar Menteri Kesehatan Park Neung-hoo.

Per 28 Mei, kasus harian di Korsel menyentuh 79, tertinggi dalam 53 hari. Sebelum klaster Coupang, ada lagi kasus di Seoul ketika seorang guru menularkan Virus Corona ke anak 6 tahun. Puluhan murid dan orang tua akhirnya harus dites.

Hotspot COVID-19 tertinggi di Seoul adalah klaster klub Itaewon dengan total 131 kasus. Pemerintah Seoul akhirnya menutup seluruh klub malam di kotanya dan harus melacak ribuan pasien. 

3 dari 3 halaman

Kenaikan Kasus di Korsel

Berdasarkan data Korea CDC per 28 Mei, Korsel telah melakukan 868.666 tes Virus Corona. Dalam 24 jam, ada tambahan 15.970 tes.

Total kasus di Korsel mencapai 11.344, bertambah 79 kasus dalam 24 jam. Sementara, total sembuh ada 10.340 pasien.

Saat ini, ada 22.370 tes yang sedang dalam proses di Korsel. Total yang dites negatif secara keseluruhan mencapai 834.952.

Kasus di Daegu masih tertinggi, yakni 6.880 kasus. Kasus di Seoul dan Busan masing-masing mencapai 826 dan 145 kasus.

Klaster tertinggi di Seoul adalah klaster klub Itaewon. Tak hanya di Korsel, kasus klub Itaewon juga muncul di Busan, Byeonggi, dan beberapa daerah lain.

(Sah, Liputan6.com)

Join Dream.co.id