Kontrak 158 Hotel untuk Jemaah Haji di Mekah Hampir Final

News | Rabu, 10 April 2019 16:00
Kontrak 158 Hotel untuk Jemaah Haji di Mekah Hampir Final

Reporter : Maulana Kautsar

Ada penandatangan pakta integritas `clean and clear`.

Dream - Proses pengadaan layanan akomodasi jemaah haji Indonesia sudah hampir selesai. Pembantu Staf Teknis Urusan Haji (STUH) I Amin Handoyo memastikan proses penyediaan fasilitas untuk para calon jemaah haji tahun 2019 sudah memasuki tahap kontrak.

" Hari ini, pengadaan layanan akomodasi jemaah haji sudah mulai masuk tahap kontrak rumah di Mekah,” ucap Amin Handoyo dalam keterangan resminya, Selasa, 9 April 2019.

Amin menegaskan penyedia layanan termasuk akomodasi harus menandatangani pakta integritas dalam kontrak kerjasama. Salah satu poin pentingnya adalah penyedia jasa tidak akan memberikan imbal apapun kepada tim penyedia layanan dan staf teknis urusan haji.

“ Pakta integritas ini sebagai bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan pemerintahan yang clean dan clear,” kata dia.

Kemenag mencatat total kebutuhan akomodasi di Mekah mencapai 207.577 pax. Jumlah ini terdiri dari kebutuhan untuk 204.000 jemaah, 2.555 petugas kloter, dan 1.022 untuk selisih penempatan laki dan perempuan.

“ Untuk pengadaan layanan akomodasi Mekah, sampai saat ini sudah 98 persen. Ada 158 hotel yang akan disewa,” ujar dia.

2 dari 2 halaman

Komposisi Kontrak Hotel di Madinah

Sementara untuk Madinah, lanjut Amin, proses pengadaan sudah mencapai 75 persen. Layanan akomodasi ini menggunakan sistem sewa full musim dan setengah musim.

“ Sebanyak 50 hotel di Madinah kita sewa full musim dan 7 hotel disewa setengah musim,” ucap dia.

Jumlah ini lebih banyak dari masa haji 2018. Saat itu, hotel yang disewa full musim hanya 53 persen. Sebanyak 47 persen lainnya disewa secara blocking time.

“ Tahun ini, hanya 25 persen yang masih menggunakan sistem sewa blocking time,” ujar dia.(Sah)

Terkait
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi
Join Dream.co.id