Kominfo Jawab Pemblokiran Iklan Rokok di Internet

News | Jumat, 14 Juni 2019 18:02
Kominfo Jawab Pemblokiran Iklan Rokok di Internet

Reporter : Maulana Kautsar

Kominfo segera bertindak.

Dream - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk memblokir iklan rokok di internet pada 10 Juni 2019.

Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek mengatakan, permintaan pemblokiran ini merupakan upaya menurunkan peralensi merokok pada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

" Permintaan pemblokiran iklan rokok di media internet ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan dengan Kemkominfo pada bulan April lalu," ujar Nila, melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 14 Juni 2019.

Berdasarkan studi yang dilakukan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi London School of Public Relations Jakarta (STIKOM LPSR) 2018, sebanyak 3 dari 4 remaja mengetahui iklan rokok di media daring. Iklan rokok itu ditemui di Youtube, Instagram, game online, dan berbagai laman.

 Contoh iklan rokok di media sosial (Kominfo)

Contoh iklan rokok di media sosial (Kominfo)

Menanggapi itu, Menteri Komunikasi Rudiantara meminta Ditjen Aplikasi Informatika untuk pengaisan terhadap konten iklan rokok di internet.

" Tim AIS Kementerian Kominfo langsung melakukan `crawling` dan dikenali sejumlah 114 kanal (Facebook, Instagram, dan Youtube) yang jelas melanggar Undang-Undang nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Pasal 46, ayat 3 butir c tentang promosi rokok yang memperagakan wujud rokok," kata Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo, Ferdinandus Setu.

Ferdinandus mengatakan, akan melakukan proses take down atas konten di platform tersebut. (ism)

Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri
Join Dream.co.id