Wamenparkeraf Berharap 95% Pelaku Sektor Wisata & Ekonomi Kreatif Divaksinasi

News | Senin, 26 Juli 2021 07:00

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Kemenparekraf menghadirkan layanan Senta Vaksinasi Covid-19 yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dream - Program menggenjot vaksinasi untuk masyarakat terus dilakukan banyak pihak. Salah satunya dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menghadirkan layanan Senta Vaksinasi Covid-19 di kawasan MNC Center, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Kehadiran sentra layanan vaksinasi ini diharapkan bisa mendukung upaya percepatan distribusi vaksin dan pemenuhan target penerima vaksin secara nasional.

" Pemerintah menggandeng berbagai pihak dan melakukan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat distribusi vaksin di Tanah Air serta memudahkan masyarakat dalam mendapatkan vaksinasi," ujar Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf), Angela Tanoesoedibjo baru-baru ini.

Wamenparkeraf Berharap 95% Pelaku Sektor Wisata & Ekonomi Kreatif Divaksinasi
Ilustrasi Vaksinasi (Foto: Liputan6.com)
2 dari 5 halaman

Target 6000 Vaksinasi

Dalam kegiatan tersebut, Kemenparekraf merangkul pihak swasta seperti MNC Peduli, Doktora Clinic, Traveloka, Mister Aladin dan GBI Glow Fellowship Center dengan menyediakan layanan yang beroperasi pada 23-27 Juli 2021. Layanan untuk dosis pertama ini akan mulai beroperasi pada pukul 08.00 WIB.

Sedangkan jadwal pemberiaan dosis kedua akan dilangsungkan pada 20-24 Agustus 2021.

Dengan target penerima 6.000 orang, Angela berharap layanan ini bisa dimanfaatkan masyarakat umum, termasuk lansia, untuk segera dapat mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin dengan menunjukkan kartu identitas resmi tanpa syarat domisili.

 Vaksinasi Covid-19
© Istimewa

Angela mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu bentuk upaya kita bersama untuk dapat menangani pandemi Covid-19.

3 dari 5 halaman

Harapan 95% Pelaku Sektor Parekraf Bisa Divaksin

Dalam kesempatanm Agela mengaku jika sektor pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk bidang usaha yang terkena dampak pandemi COvid-19 cukup berat. Kehadiran layanan vaksinasi ini diharapkan bisa mewujudkan target kekebalan komunal (herd immunity) di masyarakat.

Angela juga mengimbau rekan yang bekerja di industri parekraf untuk dapat memanfaatkan sentra vaksinasi dengan ikut divaksin.

" Ini agar dapat mempercepat pemulihan di salah satu industri yang paling terdampak ini. Harapan kami 90-95 persen dari 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor parekraf dapat menerima vaksin," ujar Angela.

4 dari 5 halaman

Ini yang Menyebabkan Vaksinasi Nasional Melambat

Dream - Sejumlah daerah mengalami perlambatan vaksinasi Covid-19, padahal pemerintah pusat tengah gencar menggenjotnya untuk mencapai herd immunity. Salah satu penyebabnya, pasokan vaksin yang kurang.

Ketua Umum PB IDI, dr Daeng M Faqih, mengatakan, stok vaksin saat ini memang sulit didapat. Sebab, vaksin dari luar negeri sedang dicari banyak negara, tidak hanya Indonesia.

" Saat ini, vaksin menjadi rebutan 200 lebih negara di dunia, terutama India yang banyak penduduknya," ujar Daeng pada diskusi virtual bertajuk 'Dukungan Good Doctor untuk Program Vaksinasi Nasional dan Penanganan Covid-19 di Indonesia', Kamis, 22 Juli 2021.

Dalam kondisi ini, Daeng mengajak masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19. Dia juga mendorong pemerintah untuk menggunakan berbagai saluran pengadaan vaksin, termasuk secepat mungkin meluncurkan Vaksin Merah Putih yang saat ini masih dalam penelitian.

5 dari 5 halaman

Tak Ada Jadwal Pasti

Managing Director Good Doctor Indonesia, Danu Wicaksana, mengatakan, minat masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi sangat tinggi. " Namun, tidak ada penjadwalan yang jelas untuk vaksinasi membuat membludaknya antrean," kata Danu.

Danu menyarankan masyarakat menggunakan 11 aplikasi telemedicine untuk mempermudah pendaftaran vaksinasi. Salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Good Doctor.

" Pandemi ini sangat sudah dan berat untuk diatasi, maka kita harus gotong royong dalam pandemi ini," kata dia.

Laporan : Delfina Rahmadhani

Join Dream.co.id