Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia, Besan Ungkap Penyebabnya

News | Sabtu, 6 Juni 2020 20:31
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia, Besan Ungkap Penyebabnya

Reporter : Syahid Latif

Penyebab meninggal Ki Gendeng Pamungkas diungkap besannya.

Dream - Ki Gendeng Pamungkas, lelaki yang terkenal sebagai paranormal tutup usia sore tadi, Sabtu, 6 Juni 2020 sekitar pukul 15.15 WIB. Pria yang tinggal di Depok ini meninggal dunia di Rumah Sakit Mulia, Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

" Saya diberi informasi beliau meninggal dunia oleh anaknya sekitar pukul 15.00 WIB," ujar Adang Yani, keluarga sekaligus besan Ki Gendeng Pamungkas.

Penyebab Ki Gendeng Pamungkas meninggal dunia, ujar Adang, kemungkinan disebabkan komplikasi penyakit diabetes dan jantung yang diidapnya. Dugaan itu muncul karena pria yang memiliki nama asli Isan Masardi ini sempat perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU) selama tiga hari karena penyakitnya tersebut.

" Setahu saya memang sudah lama sakitnya. Tapi baru dibawa dan dirawat di ICU ini baru tiga hari lalu," kata Adang.

Jenazah Ki Gendeng Pamungkas langsung dibawa oleh pihak keluarga ke kediamannya di Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat sekitar pukul 16.30 WIB. Rencananya, almarhum akan dimakamkan besok pagi, (Minggu, 7/6/2020).

 

2 dari 5 halaman

Profil Ki Gendeng Pamungkas

Nama Ki Gendeng Pamungkas cukup dikenal masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang menyukai dunia supranatural. Pria yang kerap mengenakan pakaian serba hitam ini dikenal sebagai seorang paranormal kontroversial karena sering melontarkan pernyataan-pernyataan yang mengundang polemik.

Salah satu contohnya terjadi pada tahun 2006 kala Ki Gendeng Pamungkas menyatakan akan menyantet Presiden Amerika Serikat kala itu, George W Bush yang sedang melakukan lawatan kerja ke Indonesia. Saat itu, kedatangan Bush ditolak oleh sejumlah kalangan, termasuk Ki Gendeng.

Untuk menyantet orang nomor satu AS itu, Ki Gendeng menggelar ritual voodoo dengan perantara darah ular hitam, burung gagak, dan campuran darah Ki Gendeng Pamungkas sendiri.

Ki Gendeng juga mengaku akan melakukan beberapa penyerangan yaitu dengan meminta petir dan hujan, lalu membuat Bush tidak mendarat di Kebun Raya Bogor. Atas ancaman santet tersebut, Ki Gendeng Pamungkas didatangi orang- orang George Bush yang memintanya untuk membatalkan penyantetannya tersebut.

 

3 dari 5 halaman

Pernah Terjun ke Dunia Politik

Tak hanya dikenal sebagai paranormal yang kontroversial, Ki Gendeng juga dikenal dalam kiprahnya di jalur politik. Pada tahun 2008, ia juga pernah maju sebagai calon Wali Kota Bogor periode 2008-2013 berpasangan dengan Ahmad Chusairi.

Saat itu, Ki Gendeng Pamungkas maju Pilkada Kota Bogor melalui jalur perseorangan atau independen. Namun, ia gagal menjadi wali kota karena hanya mendapatkan suara sekitar 6,73 persen.

Ki Gendeng Pamungkas sempat menjadi tahanan polisi setelah ditangkap pada Selasa malam (9/5/2017) atas tuduhan melakukan diskriminatif ras dan etnis atau rasis. (Sah, Sumber: Liputan6.com/Achmad Sudarno)

4 dari 5 halaman

Pernah Ditangkap Polisi

Dream - Polisi menangkap Ki Gendeng Pamungkas. Lelaki yang kondang sebagai paranormal itu dianggap melakukan diskriminasi terhadap suatu ras dan etnis tertentu.

" Iya ditangkap semalam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Rabu 10 Mei 2017.

Menurut Argo, Gendeng Pamungkas diciduk Selasa kemarin, pukul 23.00 WIB, di Jalan Tanah Merdeka Perumahan Bogor Baru Tegal Lega Kecamatan Kota Bogor, Jawa Barat.

Gendeng Pamungkas dianggap melanggar Pasal 4 huruf b Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008, tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti saat melakukan penangkapan, di antaranya beberapa kaos dan jaket bertuliskan kalimat rasis.

Saat ini, Ki Gendeng Pamungkas tengah berada di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

5 dari 5 halaman

Alasan Buat Video Bernada Rasis

Dream - Paranormal Ki Gendeng Pamungkas memiliki alasan menyebarkan video berisi ujaran kebencian terhadap etnis tertentu. Dia mengaku ingin membuktikan informasi yang tertera dalam naskah kuno, Serat Jayabaya.

" Ingin kembali ke UUD 1945 yang asli, saya ini mempercayai Sabda Palon, nagih janji Serat Jayabaya," kata Ki Gendeng di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 10 Mei 2017.

Alasan lainnya, Ki Gendeng tidak menyukai perilaku etnis tertentu yang sering dia temui. Tetapi, Ki Gendeng menampik anggapan bahwa kebenciannya itu muncul terkait Pilkada DKI Jakarta.

" Enggak (saat Pilkada), dari dulu memang sudah," ucap dia.

Meski sudah ditangkap, paranormal terkenal itu menegaskan sama sekali tidak merasa menyesal. " Enggak menyesal," ujar Ki Gendeng.

Sementara, terkait airsoft gun yang ditemukan di rumahnya, Ki Gendeng Pamungkas mengatakan sudah rusak sejak 15 tahun lalu.  " Dulu ikut klub airsoft gun."

Sementara, Dir Krimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, mengatakan, polisi masih menunggu pemeriksaan medis terkait kondisi kejiwaan Ki Gendeng. " Tunggu hasil pemeriksaan dari dokter," kata Wahyu.

Join Dream.co.id