Keren! Remaja Nigeria Buat Film Fiksi Ilmiah Cuma Pakai HP

News | Selasa, 20 Agustus 2019 07:00
Keren! Remaja Nigeria Buat Film Fiksi Ilmiah Cuma Pakai HP

Reporter : Maulana Kautsar

Membuat film secara otodidak dan peralatan sederhana.

Dream - Godwin Josiah dan para sepupunya menggantung kain hijau di gerbang sebuah kompleks perumahan di Kaduna, Nigeria. Kain itu mereka gunakan sebagai green screen, layar hijau yang sering digunakan untuk syuting adegan film.

Tidak ada kamera profesional. Hanya ponsel pintar dan tripod yang terbuat dari dudukan mikrofon rusak.

Kipas yang menghasilkan angin diarahkan ke seorang aktor. Efek angin membuat si aktor tampak terbang ke udara.

Godwin berakting untuk memberikan pesan jika keterbatasan yang dia dapat tak menghalangi langkahnya membuat film sci-fi.

“ Ya tujuan utamanya bukan untuk sekadar viral, kami ingin dunia melihat anak-anak di Kaduna punya sesuatu yang berbeda," kata Godwin, dilaporkan Africa News, Senin, 19 Agustus 2019.

 

2 dari 6 halaman

Dilirik Bisnis Film

Karya film sci-fi ini terjadi begitu saja. Tiap membuat film Godwin dan sepupunya merasa bahagia.

Godwin dan para sepupu membuat wadah bernama The Critics. Komunitas itu terdiri dari delapan orang.

Film pertama mereka " Redemption" rilis pada 2016. Kisah ini terinspirasi dari lemahnya jaringan internet dan listrik di desa itu. Mereka menggambarkan kondisi itu dengan menciptakan kisah tentang dua bocah lelaki yang membuat bahan bakar bio organik.

Mereka menabung selama sebulan untuk membeli kain hijau untuk green screen. Untuk teknis editing, Godwin mengaku hanya belajar efek visual secara otodidak di Youtube.

Bisnis film Nigeria, Nollywood, merupakan sektor bernilai jutaan dolar. Nollywood berada
berada di peringkat kedua terbesar di dunia setelah Bollywood berdasarkan jumlah film yang diproduksi.

3 dari 6 halaman

Mengembangkan Film

Tema-tema populer adalah kanibalisme, sihir dan pacar yang menangis yang mengutuk pacar mereka yang bandel.

Tetapi para mahasiswa telah menemukan ceruk dalam genre sci-fi. Sebanyak, 20 film pendek yang berdurasi hingga 10 menit telah The Critics buat.

Film-film itu kebanyakan bercerita tentang pahlawan super, alien, dan kekuatan gaib. 
Produser film Nollywood, Kemi Adetiba, tertarik untuk mengembangkan film karya The Critics.

“ Salah satu yang kami targetkan di tahun-tahun mendatang adalah membuat film terbesar di Nigeria dan mungkin lebih dari itu,” kata Kemi.

4 dari 6 halaman

Heboh Tayangan TV di Rusia Pamerkan Robot Canggih, Ternyata Isinya Manusia

Dream - Dunia saat ini semakin terbuka, hampir semua negara berlomba-lomba mengejar inovasi baru. Salah satunya dengan membuat robot berteknologi canggih.

Perkembangan robot memang semakin pesat beberapa tahun terakhir. Bahkan para pencipta berusaha membuat robot semirip mungkin dengan manusia, termasuk dalam hal kemampuannya.

Rusia sebagai salah satu negara terdepan di pengusaan teknologi belum lama ini memperkenalkan robot canggih mereka melalui saluran televisi terkemuka.

Pujian pun dilayangkan oleh acara itu kepada 'Boris', sang robot android yang bisa tampil bernyanyi, menari, bahkan berinteraksi dengan penonton di forum remaja yang membahas dunia robotika tersebut.

Boris© dream.co.id

Terlihat dalam sebuah tayangan video Boris tengah beraksi di depan publik yang tercengang dengan aksinya.

" Saya pandai matematika tetapi sekarang saya ingin belajar seni dan komposisi musik," kata boris dengan suara metalik seperti terlihat dalam tayangan.

" Boris si Robot sudah belajar menari, dan tidak buruk dalam hal itu," lanjut sang pembawa acara.

5 dari 6 halaman

Beredar Gambar Sisi Manusia Boris

Namun, tak lama setelah itu beredar gambar-gambar yang dibagikan secara online dari belakang panggung di acara tersebut.

Gambar itu memperlihatkan sosok diduga manusia di dalam pakaian robot Boris. Sosok itu terlihat dari balik celah antara bodysuit dan headpiece.

Boris© dream.co.id

Selain foto-foto tersebut, seorang Blogger menemukan situs web Robot Show, di mana terdapat satu set kostum robot Boris yang bernama " Alyosha Robot" . Dalam situs itu, Alyosha Robot diperjual belikan.

Boris© dream.co.id

Melansir theguardian.com, setelah klip itu viral, acara Rusia-24 pun segera mengklarifikasi dengan melakukan press conference.

Penyelenggara acara itu mengaku tak pernah mengklaim bahwa boris merupakan robot asli.

" Saya benar-benar yakin semua orang akan menyadari itu adalah kostum, seperti Sinterklas, bahwa ini adalah proyek yang dibuat untuk anak-anak," katanya.

6 dari 6 halaman

Berikut Cuplikan Klipnya

(Sumber: theguardian.com)

Join Dream.co.id